Gol Mac Allister Antar Argentina Unggul 1-0 atas Swiss
Babak pertama perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Bank of America, Minggu (12/7/2026), ditutup dengan keunggulan sementara 1-0 untuk La Albiceleste. Gol semata wayang...
Babak pertama perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Bank of America, Minggu (12/7/2026), ditutup dengan keunggulan sementara 1-0 untuk La Albiceleste. Gol semata wayang yang tercipta di periode 45 menit awal lahir dari kaki Alexis Mac Allister, memberi Argentina pijakan kokoh menuju semifinal.
Detik-Detik Gol Pembuka
Menit ke-23 menjadi momen yang memecah kebuntuan. Berawal dari skema serangan terstruktur di sisi kanan, Nahuel Molina mengirim umpan silang mendatar yang gagal diantisipasi sempurna oleh barisan pertahanan Swiss. Bola liar jatuh di depan kotak penalti dan disambut Mac Allister dengan sepakan first-time kaki kanan yang meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang. Gregor Kobel hanya terpaku melihat bola bersarang. Assist Molina tercatat sebagai assist kelimanya sepanjang turnamen, menegaskan peran vital bek sayap itu dalam skema Lionel Scaloni.
Penguasaan Bola dan Statistik Babak Pertama
Argentina tampil dominan sepanjang paruh pertama. Statistik memperlihatkan penguasaan bola mencapai 63% berbanding 37% milik Swiss. Tim asuhan Scaloni melepaskan delapan tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran, sedangkan Swiss hanya mampu mencatatkan dua shots on target dari total empat percobaan. Formasi 4-3-3 Argentina berjalan mulus, dengan trio gelandang Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Rodrigo De Paul sukses meredam kreativitas Granit Xhaka di kubu lawan. Mac Allister sendiri, selain golnya, mencatat akurasi operan 91% dan tiga tekel sukses, menggambarkan kontribusinya di kedua fase permainan.
Taktik Scaloni dan Kebuntuan Swiss
Argentina memulai laga dengan starting XI terbaiknya, menempatkan Julian Alvarez sebagai ujung tombak yang aktif melakukan pressing. Di sisi Swiss, Murat Yakin mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Breel Embolo sebagai striker tunggal yang kerap terisolasi. Upaya Swiss membangun serangan dari sayap melalui Ruben Vargas dan Noah Okafor kerap kandas di sepertiga akhir. Bek tengah Argentina, Cristian Romero dan Lisandro Martinez, tampil solid dengan total 11 sapuan dan dua intersep. Kartu kuning pertama pertandingan diberikan kepada Denis Zakaria pada menit ke-37 setelah melanggar De Paul, menjadi bukti intensitas duel lini tengah yang tinggi. Hingga turun minum, kiper Emiliano Martinez belum terpaksa melakukan penyelamatan krusial berkat kokohnya tembok pertahanan di depannya.
Peluang Kedua Tim dan VAR
Meski Argentina memegang kendali, Swiss nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-41. Sebuah kemelut di kotak penalti dari situasi bola mati menghasilkan sundulan Nico Elvedi yang membentur mistar gawang. Ofisial sempat memeriksa potensi pelanggaran melalui VAR namun tak menemukan indikasi handball. Beberapa menit berselang, Argentina membalas lewat akselerasi Alejandro Garnacho di sayap kiri; umpan tariknya nyaris disambar Alvarez, namun Kobel bereaksi cepat menutup ruang. Hingga babak pertama usai, kedudukan 1-0 tetap terjaga.
Jelang Babak Kedua
Dengan keunggulan satu gol, Argentina diprediksi akan lebih berhati-hati mengelola tempo. Swiss kemungkinan akan meningkatkan intensitas serangan dan memasukkan pemain ofensif tambahan seperti Zeki Amdouni untuk mendobrak pertahanan lawan. Clean sheet yang masih dipegang Argentina akan menjadi ujian sesungguhnya di 45 menit kedua, di mana stamina dan kedalaman bangku cadangan bisa menjadi penentu. Pertarungan ini masih jauh dari kata selesai dan satu gol tambahan bisa memastikan langkah pemenang ke semifinal.
Baca juga:
Comments (0)