Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VFB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Kamis (19/9/2024) dini hari WIB. Kylian Mbappe, Antonio Rudiger, dan Endrick menjadi pencetak gol Los Blancos, sementara Stuttgart hanya mampu membalas lewat Deniz Undav. Namun momen paling menyita perhatian datang dari sang remaja Brasil, Endrick, yang masuk sebagai pemain pengganti dan langsung menorehkan namanya di papan skor pada menit injury time.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off. Stuttgart, klub Bundesliga yang tampil sebagai runner-up musim lalu, tidak datang ke Bernabeu untuk sekadar bertahan. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih Sebastian Hoeness membuat mereka berani menekan tinggi dan merebut penguasaan bola di lini tengah. Statistik mencatat Stuttgart unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 52 persen berbanding 48 persen milik Madrid pada babak pertama.
Meski demikian, efektivitas tetap milik tuan rumah. Menit ke-46, tepat setelah babak kedua dimulai, Kylian Mbappe membuka keunggulan Madrid. Berawal dari skema serangan balik cepat, Rodrygo melepaskan umpan silang rendah yang disambut Mbappe di depan gawang. Tendangan pertamanya sempat diblok, tetapi bola muntah langsung disarangkan ke sudut kanan bawah. 1-0 untuk Madrid, dan gol itu menjadi gol pembuka Mbappe di kompetisi Eropa bersama Los Merengues.
Stuttgart Menekan, Rudiger Menjawab
Stuttgart tidak tinggal diam. Menit ke-68, mereka menyamakan kedudukan lewat aksi Deniz Undav. Umpan terobosan Jamie Leweling berhasil menembus lini belakang Madrid, dan Undav dengan tenang menaklukkan Thibaut Courtois dari jarak dekat. 1-1, Bernabeu sempat terdiam.
Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, merespons dengan memasukkan Luka Modric dan Endrick untuk menambah kreativitas serta daya gedor. Pergantian itu berbuah manis. Menit ke-83, Antonio Rudiger mencetak gol keduanya di Liga Champions musim ini melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok Modric. Bek asal Jerman itu mencatatkan duel udara 100 persen dan satu intersep krusial di kotak penalti sendiri. Skor berubah 2-1.
Menit-menit akhir menjadi milik Endrick. Pemain berusia 18 tahun itu, yang baru masuk pada menit ke-80, melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti pada menit ke-90+5. Bola melengkung ke pojok kiri gawang Stuttgart, tidak mampu dijangkau kiper Alexander Nubel. 3-1, dan Bernabeu bergemuruh. Gol tersebut menjadikan Endrick salah satu pemain pengganti termuda yang mencetak gol pada debutnya di Liga Champions bersama Real Madrid.
"Endrick punya insting luar biasa di depan gawang. Dia bekerja keras setiap hari, dan hari ini dia membuktikannya. Saya senang dengan kontribusinya," ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.
Statistik Pertandingan: Efisiensi Madrid di Atas Dominasi Stuttgart
Meski Stuttgart menguasai bola lebih lama, Madrid jauh lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Berikut data kunci pertandingan:
Penguasaan bola: Real Madrid 48% - 52% Stuttgart
Shots on target: Real Madrid 7 - 4 Stuttgart
Total tembakan: Real Madrid 14 - 11 Stuttgart
Kartu kuning: Real Madrid 2 - 3 Stuttgart
Kartu merah: 0 - 0
Offside: Real Madrid 3 - 1 Stuttgart
VAR: Tidak ada keputusan yang dianulir
Kiper Madrid, Thibaut Courtois, mencatatkan tiga penyelamatan penting, termasuk satu penyelamatan refleks kaki pada menit ke-37 yang menggagalkan peluang emas Chris Fuhrich. Sementara itu, lini belakang Madrid yang diisi Eder Militao dan Rudiger harus bekerja ekstra menghadapi kecepatan sayap-sayap Stuttgart.
Starting XI dan Rotasi Ancelotti
Ancelotti menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI: Courtois; Carvajal, Militao, Rudiger, Mendy; Valverde, Tchouameni, Bellingham; Rodrygo, Mbappe, Vinicius Junior. Pergantian pada babak kedua mengubah dinamika lini tengah, dengan masuknya Modric yang memberikan tempo dan visi passing berbeda. Endrick masuk menggantikan Mbappe dan langsung mengubah papan skor.
Sementara Stuttgart tampil dengan 4-2-3-1: Nubel; Vagnoman, Anton, Rouault, Mittelstadt; Karazor, Stiller; Millot, Undav, Fuhrich; Demirovic. Hoeness mengaku timnya kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial.
"Kami bermain baik selama 70 menit, tetapi Madrid menghukum setiap kesalahan kecil. Itulah kualitas mereka," kata Hoeness.
Dengan hasil ini, Real Madrid memuncaki klasemen sementara Grup Liga Champions dengan tiga poin, diikuti Stuttgart yang harus puas tanpa poin. Laga berikutnya, Madrid akan menghadapi Lille, sementara Stuttgart menjamu Sparta Praha. Bagi Endrick, gol ke gawang Stuttgart menjadi sinyal bahwa ia siap menjadi penentu di panggung terbesar Eropa, meski hanya bermain sebagai pengganti. Ancelotti punya alasan kuat untuk memberinya menit bermain lebih banyak di laga-laga berikutnya.
Comments (0)