Endrick Brace, Real Madrid Lolos ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis dini hari WIB, menjadi panggung selebrasi emosional Endrick. Penyerang muda Brasil itu mencetak dua gol alias bra...

Oct 08, 2026 - 17:28
0 0
Endrick Brace, Real Madrid Lolos ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis dini hari WIB, menjadi panggung selebrasi emosional Endrick. Penyerang muda Brasil itu mencetak dua gol alias brace, membawa Los Blancos melaju ke perempat final dengan catatan empat gol di semua kompetisi musim ini.

Bermain di Santiago Bernabeu, Real Madrid tampil dominan sejak menit awal. Formasi 4-3-3 yang diusung Carlo Ancelotti menempatkan Endrick sebagai ujung tombak, didukung dua winger cepat di sisi sayap. Penguasaan bola Real Madrid mencapai 62 persen, dengan shots on target sembilan kali berbanding empat milik Celta Vigo. Celta Vigo yang mengandalkan serangan balik sempat memberi perlawanan, namun kedalaman skuad Madrid terbukti terlalu kuat.

Jalannya Pertandingan: Endrick Buka Keran Gol

Menit ke-12, tekanan Madrid berbuah hasil. Umpan terobosan dari lini tengah menemukan ruang di antara bek tengah dan bek sayap Celta. Endrick yang bergerak cerdas di ruang kosong melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti, bola menghujam sudut kanan gawang. Kiper Celta Vigo tak berkutik. Skor 1-0 untuk Madrid.

Celta Vigo merespons menit ke-23 lewat serangan balik cepat. Umpan silang dari sisi kiri disambut sundulan tajam, namun kiper Madrid masih mampu mengamankan bola. Menit ke-34, Madrid menggandakan keunggulan melalui aksi individu pemain sayap yang menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Madrid melepaskan 11 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran, sementara Celta hanya mencatat dua shots on target.

Babak Kedua: Brace Endrick dan Drama Kartu

Memasuki babak kedua, Celta Vigo mengubah pendekatan menjadi lebih agresif dengan pressing tinggi. Menit ke-52, mereka memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti yang melengkung indah ke sudut kiri gawang. Skor 2-1, pertandingan kembali hidup.

Namun Endrick menegaskan kelasnya menit ke-67. Menerima assist terukur dari lini tengah, ia melakukan gerakan tanpa bola yang membingungkan bek lawan, lalu menyelesaikan peluang dengan tenang. Brace tercatat, skor berubah 3-1. Ini menjadi gol keempat Endrick musim ini, mempertegas statusnya sebagai penyerang masa depan Madrid.

Celta Vigo sempat memberi harapan menit ke-74 lewat gol kedua mereka, memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid saat transisi. Skor 3-2 membuat lini pertahanan Madrid meningkatkan kewaspadaan. Kartu kuning dikeluarkan wasit untuk dua pemain Celta akibat pelanggaran taktis menghadang serangan balik. VAR sempat meninjau satu insiden di kotak penalti menit ke-80, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.

Penutup Laga dan Catatan Statistik

Madrid memastikan kemenangan lewat dua gol tambahan di menit ke-85 dan menit ke-90+2, memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Celta Vigo yang bermain lebih terbuka. Skor akhir 5-2. Statistik lengkap: penguasaan bola 62-38, shots on target 9-4, sudut 7-3, dan pelanggaran 14-11. Madrid mencatat clean sheet di babak kedua? Tidak, karena kebobolan dua kali, namun efektivitas serangan menjadi pembeda utama.

"Endrick menunjukkan insting gol yang luar biasa. Ia bekerja keras, dan gol-gol ini adalah buah dari kepercayaan diri yang terus tumbuh," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Kemenangan ini membawa Real Madrid ke perempat final Copa del Rey. Endrick kini mengoleksi empat gol musim ini, sebuah sinyal positif bagi lini serang Madrid yang tengah menghadapi jadwal padat. Dengan formasi 4-3-3 yang fleksibel dan kedalaman skuad mumpuni, Los Blancos siap menghadapi lawan berikutnya di perempat final. Bagi Celta Vigo, eliminasi ini menjadi pelajaran berharga soal efisiensi di depan gawang dan disiplin bertahan saat menghadapi tim elite.

Selebrasi emosional Endrick usai gol kedua menjadi momen ikonik malam itu. Penyerang berusia muda itu berlari ke arah tribun, mengepalkan tangan, dan merayakan bersama suporter. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin ia menjadi andalan utama Madrid di sisa musim. Copa del Rey masih menyimpan banyak cerita, dan Madrid telah mengirim pesan jelas: mereka datang untuk merebut gelar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User