Duel Carabao Cup: Arsenal vs Crystal Palace di Perempat Final

ARLINGTON, Texas — Perempat final Carabao Cup menghadirkan duel menarik antara Arsenal vs Crystal Palace pada Rabu (24/12/2025) waktu setempat. Laga yang mempertemukan tim peringkat atas Premier Lea...

Oct 08, 2026 - 20:00
0 1
Duel Carabao Cup: Arsenal vs Crystal Palace di Perempat Final

ARLINGTON, Texas — Perempat final Carabao Cup menghadirkan duel menarik antara Arsenal vs Crystal Palace pada Rabu (24/12/2025) waktu setempat. Laga yang mempertemukan tim peringkat atas Premier League bertemu dengan tim yang sedang membangun kekuatan baru ini menyajikan duel taktis antara dua gelandang yang menjadi sorotan: Mikel Merino dan Adam Wharton.

Menit ke-1, pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Arsenal memulai dengan formasi 4-3-3 yang menjadi andalan pelatih Mikel Arteta. Penguasaan bola langsung dikuasai The Gunners dengan persentase mencapai 63 persen di babak pertama. Sementara Crystal Palace bermain dengan formasi 3-4-2-1 yang mengandalkan serangan balik cepat.

Lini Tengah Jadi Kunci Pertandingan

Mikel Merino menjadi motor serangan Arsenal di lini tengah. Sepanjang laga, pemain asal Spanyol itu mencatatkan 89 persen akurasi umpan, melakukan 3 kali tekel sukses, dan melepaskan 2 shots on target yang hampir membuka keunggulan pada menit ke-27. Tendangan jarak jauhnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Crystal Palace, Dean Henderson.

Sementara itu, Adam Wharton tampil sebagai penggandeng lini tengah Crystal Palace dengan tugas ganda: memutus serangan Arsenal sekaligus mengatur transisi ke depan. Gelandang muda berusia 21 tahun ini mencatatkan 4 kali intersep, 76 sentuhan bola, dan 5 umpan panjang akurat. Kombinasinya dengan Daichi Kamada membuat Crystal Palace beberapa kali merepotkan pertahanan Arsenal.

Menit ke-42, babak pertama hampir berakhir tanpa gol. Namun, sebuah serangan cepat dari sisi kanan membuahkan peluang. Umpan silang Bukayo Saka disambut sundulan Kai Havertz, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang. Skor bertahan 0-0 hingga turun minum.

Babak Kedua: Arsenal Meningkatkan Intensitas

Memasuki babak kedua, Mikel Arteta melakukan rotasi. Declan Rice dan Martin Odegaard masuk untuk menambah kreativitas di lini tengah. Formasi berubah menjadi 4-2-3-1 dengan Merino sedikit mundur sebagai double pivot bersama Rice.

Menit ke-58, tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil. Odegaard melepaskan umpan terobosan kepada Leandro Trossard di sisi kiri. Trossard kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur deras ke sudut kanan gawang. Arsenal 1-0 Crystal Palace. Gol tersebut merupakan gol kelima Trossard di ajang Carabao Cup musim ini.

Crystal Palace merespons dengan memasukkan Eberechi Eze dan Jean-Philippe Mateta untuk menambah daya gedor. Formasi berubah menjadi 4-4-2 dengan Wharton tetap menjadi jangkar lini tengah. Menit ke-71, Crystal Palace hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan Mateta yang masih bisa diamankan oleh David Raya. Statistik shots on target saat itu menunjukkan Arsenal unggul 6-3.

Statistik dan Catatan Pertandingan

Hingga menit ke-90, Arsenal menguasai pertandingan dengan penguasaan bola 61 persen. Total tembakan 14-8 untuk keunggulan Arsenal, dengan 7 shots on target berbanding 3 milik Crystal Palace. Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak 4 kali: dua untuk pemain Arsenal (Merino dan Rice) dan dua untuk pemain Crystal Palace (Wharton dan Marc Guehi).

Menit ke-88, terjadi momen kontroversial. Wasit menggunakan VAR untuk memeriksa potensi offside pada gol kedua Arsenal yang dicetak Gabriel Martinelli. Setelah pengecekan selama hampir dua menit, wasit memutuskan gol tersebut sah. Arsenal 2-0 Crystal Palace.

Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Arsenal. The Gunners melaju ke semifinal Carabao Cup dengan catatan clean sheet kedua mereka di kompetisi ini musim ini. David Raya mencatatkan 3 penyelamatan penting sepanjang laga.

"Kami bermain dengan disiplin tinggi. Mikel Merino dan Declan Rice mengontrol lini tengah dengan sangat baik. Tapi saya juga harus mengapresiasi Crystal Palace, mereka tim yang sulit dikalahkan," ujar Mikel Arteta dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, menyatakan bahwa timnya telah memberikan perlawanan maksimal. "Adam Wharton bermain luar biasa. Dia masih muda, tapi kualitasnya sudah terlihat. Kami kalah karena kurang efisien di depan gawang," ujarnya.

Dengan hasil ini, Arsenal menjadi tim pertama yang memastikan tempat di semifinal Carabao Cup 2025/2026. Mereka akan menunggu pemenang antara Liverpool dan Newcastle United yang bertanding keesokan harinya. Sementara Crystal Palace harus kembali fokus ke Premier League untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa kedalaman skuad Arsenal musim ini jauh lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Rotasi yang dilakukan Arteta tidak menurunkan kualitas permainan. Di sisi lain, Crystal Palace menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang bisa diremehkan, terutama dengan kehadiran pemain muda berbakat seperti Adam Wharton yang menjadi salah satu gelandang paling menjanjikan di Premier League saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User