Drama Dua Gol Akhir Bawa Spanyol ke Semifinal Piala Dunia

La Roja memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga yang penuh ketegangan di Stadion Lusail, Qatar. Dua gol di babak kedua membalikkan keadaa...

Drama Dua Gol Akhir Bawa Spanyol ke Semifinal Piala Dunia

La Roja memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga yang penuh ketegangan di Stadion Lusail, Qatar. Dua gol di babak kedua membalikkan keadaan dan mengakhiri perlawanan sengit tim asuhan Domenico Tedesco. Kemenangan ini melanjutkan tren positif Spanyol yang kini belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir.

Jalannya Pertandingan

Belgia mengawali laga dengan intensitas tinggi. Menit ke-17, umpan terobosan Kevin De Bruyne berhasil dimanfaatkan Romelu Lukaku. Penyerang AS Roma itu melepaskan tembakan keras ke pojok kiri gawang Unai Simón yang tak mampu dijangkau. Skor 1-0 untuk Belgia.

Tertinggal satu gol, Spanyol meningkatkan penguasaan bola. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Luis de la Fuente mendominasi lini tengah lewat trio Pedri, Gavi, dan Rodri. Namun, rapatnya pertahanan Belgia membuat Peluang di babak pertama minim. Hingga turun minum, Belgia unggul 1-0 dengan statistik penguasaan bola 48% berbanding 52% milik Spanyol, namun shots on target Belgia lebih efektif: 3 berbanding 1.

Memasuki babak kedua, Spanyol meningkatkan tempo. Menit ke-78, umpan silang Nico Williams dari sisi kanan disambut Álvaro Morata dengan sundulan keras yang menggetarkan jala gawang Koen Casteels. Skor berubah 1-1. Hanya berselang enam menit, tepatnya menit ke-84, Dani Olmo melepaskan tendangan first time dari luar kotak penalti setelah menerima bola muntah. Gol indah tersebut membuat Spanyol berbalik unggul 2-1.

Belgia berusaha mengejar, namun dua peluang emas Leandro Trossard pada menit ke-89 dan 90+3 berhasil diblok Simón. Kartu kuning untuk Youri Tielemans di menit ke-85 akibat protes keras menambah frustrasi tim De Rode Duivels. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Statistik Kunci dan Analisis Taktik

Spanyol mencatat penguasaan bola 56% dengan total 7 shots on target dari 16 percobaan. Belgia hanya mencatatkan 4 shots on target dari 11 percobaan. Serangan balik cepat Belgia sempat merepotkan, namun perubahan formasi Spanyol menjadi 4-2-3-1 setelah gol penyama kedudukan membuat Lini belakang lebih solid.

Peran Dani Olmo sebagai playmaker pengganti sangat krusial: ia tidak hanya mencetak gol penentu, tetapi juga menciptakan tiga key passes dan satu assist potensial yang nyaris berbuah gol ketiga. Di sisi lain, kegagalan Belgia mempertahankan keunggulan tak lepas dari menurunnya pressing lini tengah setelah menit ke-70. Kelelahan Jeremy Doku menjadi celah yang dieksploitasi Spanyol lewat overlapping bek sayap Alejandro Balde.

Pasca Pertandingan

”Kami tahu Belgia tim kuat dengan transisi cepat. Saya bangga pemain tidak menyerah setelah tertinggal. Kemenangan ini untuk seluruh rakyat Spanyol,” ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers. Sementara itu, Domenico Tedesco mengakui bahwa timnya kehilangan fokus di 10 menit terakhir. ”Detail kecil jadi pembeda. Kami sempat mengontrol laga, tapi dua kesalahan fatal menghancurkan semuanya,” katanya.

Laga ini juga menjadi penampilan ke-100 Álvaro Morata bersama timnas Spanyol, yang dirayakannya dengan gol penting. Kini Spanyol menanti pemenang antara Argentina dan Belanda di babak semifinal, sementara Belgia harus pulang dengan penyesalan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User