Alex Marquez Tercepat di FP2 MotoGP Jerman, Marc Marquez Kelima
Sesi latihan bebas kedua MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring menghadirkan kejutan sekaligus konfirmasi kekuatan pembalap Gresini Racing, Alex Marquez. Pada Jumat (10/7) sore waktu setempat, Marq...
Sesi latihan bebas kedua MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring menghadirkan kejutan sekaligus konfirmasi kekuatan pembalap Gresini Racing, Alex Marquez. Pada Jumat (10/7) sore waktu setempat, Marquez sukses mengunci posisi puncak dengan catatan waktu lap terbaik yang tak tersentuh hingga bendera finis berkibar.
Mengaspal di lintasan sepanjang 3,671 km yang legendaris dengan tikungan menikung ke kiri mendominasi, Alex Marquez membukukan 1 menit 20,345 detik. Waktu tersebut diraih pada menit-menit akhir sesi menggunakan ban belakang soft, memanfaatkan tow dari rekan setimnya yang membantunya mencatat kecepatan puncak hingga 298,7 km/jam di sektor lurus. Unggul 0,287 detik dari pembalap posisi kedua, Alex tampil superior meski kondisi trek cukup berangin.
Dominasi Alex Marquez di Atas Ducati
Keberhasilan Alex Marquez berada di puncak klasemen FP2 bukanlah kebetulan. Sejak sesi pagi (FP1), pembalap bernomor 73 itu sudah menunjukkan ritme kompetitif, bertengger di lima besar. Di FP2, ia total menyelesaikan 22 lap dan konsisten berada di kisaran 1:20,8 sebelum akhirnya mempertajam waktu. Data sektor menunjukkan bahwa Alex unggul di sektor 3, area kombinasi tikungan cepat yang menjadi ciri khas Sachsenring, di mana ia mencatat split terbaik 24,631 detik.
“Saya sangat senang dengan hasil ini, tapi kami tidak boleh lengah. Besok kualifikasi akan menjadi pertarungan ketat, terutama karena beberapa pembalap lain mengejar setup yang lebih baik,” ujar Alex Marquez seusai sesi.
“Motornya terasa nyaman sejak awal, kami hanya perlu menyempurnakan elektronik untuk race pace. Target tetap pole position,” tambahnya.
Marc Marquez Tertahan di Posisi Kelima
Sementara itu, sang kakak, Marc Marquez, harus puas mengakhiri FP2 di peringkat kelima. Pembalap Repsol Honda ini mencatat lap terbaik 1:20,632 detik, terpaut 0,404 detik dari adiknya. Meski sempat memimpin sesi di paruh awal, Marc kesulitan memaksimalkan ban baru di akhir dan terpaku pada lalu lintas padat yang mengganggu flying lap-nya.
Marc Marquez sebenarnya menunjukkan kecepatan sektor yang kompetitif, terutama di sektor 1 dan 4 yang membutuhkan pengereman keras. Namun, kehilangan 0,2 detik di sektor 3 membuatnya tak mampu menembus tiga besar. “Traffic-nya luar biasa padat, saya tidak bisa mendapatkan lap bersih. Tapi data kami cukup solid untuk besok,” ungkap Marc singkat di paddock.
Papan Atas Dipadati Pembalap Ducati dan KTM
Di belakang Alex Marquez, persaingan memperebutkan posisi lima besar berlangsung sengit. Posisi kedua ditempati Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dengan waktu 1:20,632 detik—sama persis dengan Marc namun dihitung lebih unggul berdasarkan lap kedua terbaik. Peringkat ketiga diisi Jorge Martin (Prima Pramac) dengan 1:20,718 detik, disusul Brad Binder (Red Bull KTM) di posisi keempat yang hanya lebih lambat 0,073 detik dari Martin.
Pabrikan KTM sendiri tampil menjanjikan, dengan dua motor pabrikan masuk tujuh besar. Kecepatan motor Austria itu di tikungan left-hander menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati yang selama ini tak terbendung di Sachsenring. Sesi ini juga diwarnai insiden kecil ketika Fabio Quartararo (Yamaha) terjatuh di tikungan 11 tanpa cedera, sementara Maverick Viñales (Aprilia) harus puas di posisi 11 setelah sempat terpeleset di gravel.
Performa Pabrikan Lain: Aprilia dan Yamaha Masih Tertinggal
Sementara Ducati dan KTM menguasai papan atas, pabrikan lain masih berjuang menemukan kecepatan. Aprilia Racing yang diandalkan Maverick Viñales hanya mampu menempati posisi 11, dengan waktu 1:21,201 detik. Rekan setimnya, Aleix Espargaro, lebih lambat lagi di posisi 14. Yamaha juga tidak lebih baik; Fabio Quartararo sempat crash dan hanya terpaut 0,9 detik dari puncak. Semua pihak mengakui bahwa sirkuit Sachsenring menuntut setup yang spesifik dan aerodinamika yang sulit ditiru oleh motor in-line four. “Kami butuh langkah besar untuk kualifikasi,” aku Quartararo.
Fakta Kunci Menjelang Kualifikasi
Beberapa catatan statistik penting dari FP2 MotoGP Jerman 2026:
Waktu tercepat: Alex Marquez – 1:20,345
Lap terbanyak: Jorge Martin – 24 lap
Top speed: Brad Binder – 301,2 km/jam (slipstream)
Sektor terbaik: Alex Marquez (Sektor 3), Bagnaia (Sektor 1 & 2), Marc Marquez (Sektor 4)
Suhu trek: 42° C, angin kencang di tikungan 8-9
Strategi Ban dan Cuaca
Pilihan ban menjadi faktor krusial di Sachsenring. Mayoritas pembalap memilih ban depan medium dan belakang soft seperti Alex, namun beberapa mencoba kombinasi hard untuk meningkatkan grip di tikungan panjang. Michelin menyediakan varian simetris khusus untuk sirkuit asimetris ini, memberi opsi bagi tim untuk mengatur distribusi bobot. Sementara itu, prakiraan cuaca menunjukkan kemungkinan hujan ringan pada Sabtu pagi, yang bisa mengubah peta persaingan kualifikasi. “Kalau hujan, semuanya akan reset. Kami sudah menyiapkan setup basah,” kata Alex.
Sejarah Alex Marquez di Sachsenring, Peluang Pole?
Bukan kali ini saja Alex Marquez tampil cepat di Sachsenring. Pada musim 2025, ia berhasil start dari baris terdepan dan finis podium. Meski belum pernah menang di kelas utama, trek yang dipenuhi tikungan kiri ini cocok dengan gaya balapnya yang agresif. “Sachsenring selalu spesial, tapi saya ingin membuktikan bahwa tahun ini kami bisa lebih baik,” tegas Alex. Dengan keunggulan waktu yang tipis, pole position masih terbuka lebar bagi siapa saja, namun momentum jelas berada di kubunya.
Dengan selisih waktu yang sangat kecil—kurang dari 0,4 detik membentang dari posisi pertama hingga keenam—kualifikasi besok Sabtu diprediksi bakal menjadi ajang rebutan pole yang brutal. Alex Marquez jelas berada di posisi menguntungkan, namun Marc Marquez serta para rivalnya dipastikan tak akan tinggal diam. Akankah adik kandung ini kembali mencuri perhatian di kandang sendiri? Kita tunggu GP Jerman 2026 selanjutnya.
Baca juga:
Comments (0)