Oct 09, 2026
Olahraga

Donnarumma Tinggalkan Lapangan Usai City Tumbangkan Everton di Pekan ke-35

Manchester City menutup pekan ke-35 Premier League dengan kemenangan penting atas Everton, dan sorotan utama tertuju pada kiper Gianluigi Donnarumma yang meninggalkan lapangan usai laga tuntas. Pertan...

Donnarumma Tinggalkan Lapangan Usai City Tumbangkan Everton di Pekan ke-35

Manchester City menutup pekan ke-35 Premier League dengan kemenangan penting atas Everton, dan sorotan utama tertuju pada kiper Gianluigi Donnarumma yang meninggalkan lapangan usai laga tuntas. Pertandingan yang digelar Selasa (05/05/2026) dini hari WIB itu menjadi milik City, namun ekspresi Donnarumma setelah peluit akhir memantik tanda tanya tersendiri.

Jalannya Pertandingan: City Dominan Sejak Menit Awal

Sejak menit ke-1, City langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-2-3-1 yang dipasang pelatih mereka menempatkan dua gelandang bertahan sebagai poros sirkulasi bola, sementara trio lini serang bergerak bebas mencari celah di antara lini Everton. Penguasaan bola City menyentuh angka 68 persen pada babak pertama, dengan total 11 shots dan 5 di antaranya on target. Everton yang mengandalkan skema 4-4-2 bertahan dalam blok rendah, mengandalkan serangan balik cepat lewat kedua penyerangnya.

Menit ke-23 menjadi momen pembuka. Umpan terobosan dari lini tengah City memecah konsentrasi bek Everton, dan penyelesaian dingin di kotak penalti membuat skor berubah 1-0. VAR sempat meninjau potensi offside, namun keputusan tetap sah karena posisi penyerang City sejajar dengan bek terakhir Everton. Everton mencoba merespons melalui sepakan dari luar kotak penalti pada menit ke-31, tetapi Donnarumma masih sigap mengamankan bola.

Peran Donnarumma dan Statistik Babak Pertama

Donnarumma mencatat 3 penyelamatan di babak pertama, termasuk satu refleks penting menit ke-41 yang menggagalkan peluang emas Everton dari skema bola mati. Clean sheet belum tercipta karena Everton masih mengancam lewat tendangan sudut. Statistik menunjukkan City unggul jauh: penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, shots on target 5-2, serta akurasi umpan City menyentuh 89 persen.

Menit ke-38, bek Everton menerima kartu kuning setelah melanggar gelandang City yang menusuk dari sisi kanan. Momentum ini hampir berbuah gol kedua andai sepakan bebas City tidak membentur mistar gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan City.

Babak Kedua: City Menambah Amunisi

Memasuki babak kedua, City menaikkan tempo. Menit ke-52, serangan dari sisi kiri menghasilkan umpan silang yang disambut sundulan, namun kiper Everton masih bisa menepis. Everton memainkan garis pertahanan lebih tinggi, mencoba menekan sirkulasi bola City, tetapi justru membuka ruang bagi serangan balik cepat.

Menit ke-67, City menggandakan keunggulan lewat tendangan keras dari tepi kotak penalti. Assist dicatat untuk gelandang yang sebelumnya memenangkan duel di lini tengah. Skor 2-0 membuat Everton kehilangan momentum, dan pergantian pemain yang dilakukan pelatihnya tak banyak mengubah dinamika laga. Donnarumma kembali dipaksa bekerja pada menit ke-79, menepis tembakan mendatar ke arah tiang jauh.

Statistik akhir: City mencatat 19 shots dengan 8 on target, sementara Everton 7 shots dengan 3 on target. Donnarumma menyelesaikan laga dengan 4 penyelamatan dan clean sheet. Kiper asal Italia itu juga mencatat akurasi umpan panjang di atas 70 persen, membantu City keluar dari tekanan Everton.

Momen Donnarumma Meninggalkan Lapangan

Setelah peluit panjang berbunyi, Donnarumma langsung berjalan menuju terowongan pemain tanpa banyak interaksi dengan rekan setimnya. Momen tersebut menarik perhatian karena kontras dengan suasana kemenangan City. Belum ada keterangan resmi apakah situasi itu berkaitan dengan kondisi fisik, protokol medis, atau hal lain di luar lapangan.

“Kami mengendalikan pertandingan hampir sepanjang 90 menit. Penguasaan bola dan kedisiplinan bertahan menjadi kunci, dan kiper kami tampil solid,” ujar pelatih Manchester City dalam sesi konferensi pers usai laga.

Pelatih Everton menyebut timnya kurang tajam di sepertiga akhir. “Kami punya tiga peluang bagus, tetapi penyelesaian akhir tidak cukup klinis. Melawan tim sekualitas City, kami harus lebih efisien,” katanya.

Implikasi Klasemen dan Laga Berikutnya

Dengan tambahan tiga poin, City memperkuat posisinya di papan atas jelang pekan ke-36. Rekor clean sheet Donnarumma menjadi catatan tersendiri di musim ini. Everton tetap berada di zona yang nyaman, tetapi selisih dengan tim-tim di bawahnya mengecil. Laga berikutnya akan menjadi ujian lain bagi City, terutama jika Donnarumma harus absen. Penggemar menantikan perkembangan kondisi kiper andalannya sebelum kick-off berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User