Oct 12, 2026
Olahraga

Bezzecchi Tercepat FP2 Mandalika, Ungguli Marquez di Sirkuit Berpasir

Sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10), menghasilkan kejutan besar. Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat, mengalah...

Bezzecchi Tercepat FP2 Mandalika, Ungguli Marquez di Sirkuit Berpasir

Sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10), menghasilkan kejutan besar. Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat, mengalahkan Marc Marquez yang harus puas di posisi kedua. Catatan waktu Bezzecchi menjadi sinyal kuat bahwa ia siap bersaing di barisan depan selama akhir pekan balapan di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut.

Dominasi Bez di Sesi Kedua

Memasuki FP2, kondisi trek Mandalika masih menyisakan tantangan berupa suhu aspal yang tinggi serta sisa pasir di beberapa tikungan. Meski demikian, Bezzecchi langsung tancap gas sejak menit-menit awal. Pembalap asal Italia itu mencatatkan putaran tercepatnya pada percobaan ketiga, memanfaatkan ban belakang baru untuk mengunci posisi teratas. Ia unggul tipis atas Marquez yang sempat memimpin klasemen sementara di pertengahan sesi.

Statistik menunjukkan Bezzecchi konsisten di sektor ketiga dan keempat, area yang menjadi kunci di Mandalika. Kecepatan tertingginya menyentuh angka 308 km/jam, sementara catatan waktunya menjadi acuan para pembalap lain. Marquez, yang dikenal agresif dalam pengereman, beberapa kali melakukan penyelamatan dramatis di tikungan 10, namun tidak mampu menandingi ritme Bezzecchi pada putaran cepat.

Pertarungan Papan Atas dan Performa Pembalap Lain

Di belakang duo terdepan, persaingan berlangsung sengit. Beberapa pembalap pabrikan lain saling bertukar posisi, dengan selisih waktu di bawah 0,3 detik. Penguasaan trek menjadi faktor penting karena karakter Mandalika yang menuntut traksi tinggi pada tikungan lambat dan kecepatan maksimal di dua trek lurus panjang. Pembalap yang mampu menjaga ban belakang tetap awet di paruh kedua sesi cenderung mencatatkan waktu lebih baik.

Menariknya, sejumlah pembalap muda menunjukkan progres signifikan dibanding sesi FP1. Mereka memanfaatkan data telemetri untuk memperbaiki titik pengereman, terutama di tikungan 1 dan 2 yang sering menjadi lokasi insiden. Beberapa pengawas balapan juga sempat meninjau insiden kecil melalui VAR, namun tidak ada penalti yang dikeluarkan karena dinilai sebagai insiden balapan normal.

Formasi dan Strategi Menuju Kualifikasi

Dari sisi formasi, tim-tim papan atas mulai mengunci starting XI teknis mereka, termasuk pemilihan kompon ban dan pengaturan elektronik. Bezzecchi terlihat nyaman dengan motor yang lebih stabil saat keluar dari tikungan, sedangkan Marquez masih mencari setup ideal pada bagian depan motor. Sesi FP2 ini menjadi tolok ukur penting sebelum kualifikasi, di mana posisi pole akan sangat menentukan peluang podium.

Cuaca di Mandalika diprediksi tetap panas dan berawan pada hari balapan, sehingga manajemen ban menjadi kunci. Pembalap yang terlalu agresif di awal sesi berisiko kehilangan grip pada putaran akhir. Bezzecchi sendiri menyatakan bahwa timnya masih akan melakukan evaluasi sebelum kualifikasi. "Kami menemukan sesuatu yang positif di FP2, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan, terutama di sektor pertama," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.

Makna Hasil FP2 bagi Persaingan Gelar

Dengan hasil ini, Bezzecchi mengirim pesan bahwa ia bukan sekadar pelengkap papan atas. Kemenangan atas Marquez di sesi latihan memang tidak menghitung poin, tetapi memberikan momentum psikologis dan data berharga. Jika mampu mempertahankan konsistensi, ia berpotensi merebut pole position dan bersaing untuk meraih 25 poin penuh.

Bagi Marquez, posisi kedua di FP2 tetap menjadi hasil yang solid. Ia hanya tertinggal tipis dan masih menyimpan potensi peningkatan pada sesi kualifikasi. Karakteristik Mandalika yang menuntut keberanian dalam pengereman menjadi wilayah keahliannya, sehingga duel kedua pembalap ini diperkirakan berlanjut hingga balapan Minggu nanti.

Sekadar catatan statistik, sesi FP2 kali ini mencatatkan rata-rata kecepatan putaran yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, indikasi bahwa pengembangan motor dan aspal Sirkuit Mandalika terus membaik. Para penggemar yang memadati tribun sejak pagi disuguhkan pertarungan ketat yang menjanjikan akhir pekan penuh drama. Kualifikasi akan menjadi ujian sesungguhnya: siapa yang mampu mengubah kecepatan latihan menjadi posisi start ideal?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User