Bellingham Jadi Pahlawan Inggris di Menit Akhir Kontra Norwegia
Stadion Miami menggelar drama menegangkan di perempat final Piala Dunia 2026 ketika Inggris sukses membalikkan keadaan untuk menumbangkan Norwegia 2-1, Minggu (12/7) dini hari WIB. Jude Bellingham men...
Stadion Miami menggelar drama menegangkan di perempat final Piala Dunia 2026 ketika Inggris sukses membalikkan keadaan untuk menumbangkan Norwegia 2-1, Minggu (12/7) dini hari WIB. Jude Bellingham menjadi pembeda lewat gol krusial pada menit ke-90+3, memastikan langkah The Three Lions ke semifinal setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Pertandingan sejak awal berlangsung dalam tempo tinggi. Inggris, yang turun dengan formasi 4-2-3-1, langsung mendominasi penguasaan bola. Penguasaan bola mencapai 62% untuk Inggris, berbanding 38% milik Norwegia, namun efektivitas serangan belum terlihat. Trio Foden, Bellingham, dan Saka yang menopang Harry Kane di lini depan kerap menemui kebuntuan karena disiplinnya pertahanan Norwegia yang dikawal kapten Martin Ødegaard.
Kejutan Babak Pertama: Haaland Memecah Kebuntuan
Meski terus ditekan, Norwegia justru membuka skor melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-22. Berawal dari sapuan bek tengah, operan terobosan dilepaskan ke sisi kiri yang langsung disambar Erling Haaland. Penyerang Manchester City itu melepaskan diri dari kawalan Declan Rice, menusuk masuk ke kotak penalti, dan menaklukkan Jordan Pickford dengan tendangan keras ke tiang dekat — gol pertama Haaland di turnamen sekaligus membungkam mayoritas pendukung Inggris di stadion. Sampai turun minum, Norwegia mencatat 3 tembakan tepat sasaran, sedangkan Inggris hanya 2 dari 9 percobaan. VAR sempat memeriksa potensi offside, tetapi gol tersebut sah.
Babak Kedua: Transformasi Tak-tik dan Gol Spektakuler
Selepas jeda, pelatih Inggris melakukan penyesuaian. Grealish masuk menggantikan Rashford untuk menambah kreativitas di sepertiga akhir. Hasilnya instan: Inggris melepaskan 14 tembakan di babak kedua, 6 di antaranya tepat sasaran. Gol penyama kedudukan akhirnya tiba di menit ke-67. Kerja sama satu-dua antara Bellingham dan Kane menghasilkan ruang tembak yang sempurna di dalam kotak. Kane, dengan ketenangan khas predator kotak penalti, mengirim bola mendatar ke sudut jauh gawang — 1-1. Assist dicatat atas nama Bellingham, kolaborasi yang terus menjadi andalan sepanjang turnamen.
Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan, momen ajaib terjadi. Pada menit ke-90+3, umpan silang dari Trent Alexander-Arnold dari sayap kanan gagal disapu sempurna oleh bek Norwegia. Bola liar jatuh di depan Bellingham yang berdiri tanpa kawalan di tiang jauh. Dengan satu sentuhan penyelesaian, gelandang Real Madrid itu melesakkan tembakan voli yang tak mampu dijangkau kiper. Gol ke-5 Bellingham di Piala Dunia 2026 ini memastikan skor akhir 2-1, mengirim stadion ke dalam kegilaan.
Statistik Kunci dan Analisis Taktis
Secara keseluruhan, Inggris mencatat total 23 tembakan (8 tepat sasaran) berbanding 9 tembakan (4 tepat sasaran) milik Norwegia. Dominasi penguasaan bola Inggris mencapai 61,2%, namun efektivitas umpan kunci justru lebih tinggi dari Norwegia yang mengandalkan serangan balik. Ødegaard menyelesaikan 89% umpan akurat dan menciptakan 3 peluang, tetapi transisi bertahannya lengah di saat-saat kritis.
Disiplin taktik juga terlihat dari minimnya pelanggaran keras: hanya satu kartu kuning untuk Inggris (Rice, karena tekel terlambat) dan dua untuk Norwegia (Ajer dan Ryerson). Skema pressing tinggi Inggris di 15 menit akhir memaksa Norwegia kehilangan bola sebanyak 7 kali di area bertahan sendiri — satu di antaranya berujung gol kemenangan.
"Kami tahu Norwegia akan menyulitkan, terutama melalui Haaland. Tapi perubahan di babak kedua berbuah hasil. Bellingham lagi-lagi menunjukkan kelasnya di momen-momen besar," ujar pelatih Inggris selepas pertandingan.
Dengan hasil ini, Inggris menjaga rekor tak terkalahkan sepanjang turnamen dan akan menghadapi pemenang laga Brasil vs Portugal di semifinal. Sementara bagi Norwegia, perjalanan gemilang mereka harus terhenti kendati memberikan perlawanan sengit yang membuktikan kebangkitan sepak bola Skandinavia di panggung global.
Baca juga:
Comments (0)