Bellingham Cetak Gol Menit 93, Inggris Singkirkan Norwegia 2-1

Skor akhir 2-1 untuk Inggris atas Norwegia tersaji di babak perempat final Piala Dunia 2026. Jude Bellingham menjadi pahlawan lewat golnya pada menit ke-93 yang memastikan tempat The Three Lions di se...

Bellingham Cetak Gol Menit 93, Inggris Singkirkan Norwegia 2-1

Skor akhir 2-1 untuk Inggris atas Norwegia tersaji di babak perempat final Piala Dunia 2026. Jude Bellingham menjadi pahlawan lewat golnya pada menit ke-93 yang memastikan tempat The Three Lions di semifinal. Duel sengit di Stadion Miami, Minggu (12/7) WIB, itu berakhir dramatis setelah dua babak berjalan dengan intensitas tinggi dan taktik yang saling membalas.

Jalannya Pertandingan: Gol Pembuka, Respons Cepat, dan Drama Akhir

Norwegia mengejutkan publik Miami ketika Erling Haaland membuka skor pada menit ke-17. Berawal dari umpan terobosan Martin Ødegaard yang memotong garis pertahanan tinggi Inggris, Haaland lolos dari jebakan offside dan dengan dingin menaklukkan Jordan Pickford melalui tembakan mendatar ke pojok kiri gawang. Assist Ødegaard menit 17, skor 0-1, shots on target pertama Norwegia. Inggris sempat goyah, namun perlahan menemukan ritme. Formasi 4-2-3-1 racikan pelatih Inggris mulai menekan lewat sektor sayap, memanfaatkan kecepatan Bukayo Saka dan Phil Foden.

Menit ke-34, Gareth Southgate menginstruksikan pressing lebih tinggi. Hasilnya, bola hasil sapuan tak sempurna bek Norwegia jatuh ke kaki Declan Rice. Operan satu sentuhan Rice mengarah ke Harry Kane yang berdiri di kotak penalti. Kane, dengan gerakan pivot khasnya, melepaskan tembakan melengkung yang sempat ditepis kiper, namun bola muntah disambar Declan Rice yang ikut membantu serangan. Gol penyama kedudukan tercipta: 1-1. Assist Kane, gol Rice menit 35, skor imbang 1-1. Hingga babak pertama usai, penguasaan bola seimbang: 52% Inggris, 48% Norwegia, dengan shots on target 3 berbanding 2.

Memasuki babak kedua, intensitas meningkat. Norwegia tak ingin menyerah. Alexander Sørloth nyaris membawa timnya unggul pada menit ke-58 lewat sundulan yang membentur mistar gawang. Inggris merespons dengan memasukkan Marcus Rashford menggantikan Saka pada menit ke-65, menambah daya dobrak di sisi kiri. Beberapa peluang emas lahir dari kaki Kane dan Jude Bellingham, namun kiper Norwegia tampil gemilang. Hingga menit ke-80, skor masih 1-1, dan tampaknya laga akan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Namun, momen krusial terjadi di masa injury time. Pada menit 90+3, Inggris mendapatkan tendangan sudut. Foden mengirim umpan lambung yang disambut sundulan John Stones. Bola liar di kotak penalti, dan dalam situasi chaos, Bellingham yang berdiri di tiang jauh melepaskan tendangan voli keras ke sudut atas gawang. Gol! Inggris berbalik unggul 2-1. Gol Bellingham menit 90+3, assist Stones lewat kemelut sepak pojok. Selebrasi liar dilakukan Bellingham sambil membuka tangan, disambut gemuruh suporter Inggris. Wasit sempat mengecek VAR untuk potensi pelanggaran, namun gol dinyatakan sah.

Statistik Kunci dan Peta Taktik

Dominasi Inggris tak sepenuhnya tercermin dari angka penguasaan bola yang berakhir 54% berbanding 46%. The Three Lions mencatatkan total 8 shots on target dari 17 percobaan, sementara Norwegia hanya mencatat 4 tembakan tepat sasaran dari 9 percobaan. Akurasi operan Inggris mencapai 89%, sedangkan Norwegia 82%. Sisi menarik adalah efektivitas serangan balik Norwegia yang dipimpin Ødegaard dan kecepatan Haaland. Dua kali mereka mampu menciptakan big chances, namun Pickford tampil solid dengan tiga penyelamatan penting. Kartu kuning diterima oleh gelandang Norwegia, Sander Berge, pada menit ke-71 setelah melanggar Bellingham yang tengah melakukan penetrasi.

Formasi starting XI Inggris: 4-2-3-1 (Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Rice, Tonali; Saka, Bellingham, Foden; Kane). Southgate memilih duet gelandang Rice dan Sandro Tonali (naturalisasi) sebagai jangkar, memberi kebebasan pada Bellingham menyusup ke kotak lawan. Di kubu Norwegia, starting XI 4-3-3 (Nyland; Ryerson, Ajer, Østigård, Bjørkan; Berge, Ødegaard, Aursnes; Sørloth, Haaland, Elyounoussi) mengandalkan kombinasi fisik dan kreativitas sang kapten. Pergantian pemain cukup memengaruhi ritme: masuknya Rashford menambah 2 dribel sukses dan 1 key pass, sementara Norwegia kehilangan dimensi serangan setelah Haaland ditarik keluar pada menit ke-85 karena masalah hamstring ringan.

Reaksi Pelatih dan Penampilan Individu

“Kami menunjukkan karakter hebat. Jude adalah pemain spesial. Dia tahu kapan harus tampil di momen besar,” ujar pelatih Inggris seusai pertandingan.

Di sisi lain, pelatih Norwegia mengakui: “Kami memberikan perlawanan luar biasa, tapi detail kecil di menit akhir membuat perbedaan. Saya bangga pada tim ini.”

Bellingham memenangi penghargaan pemain terbaik berkat 2 dribel sukses, 3 tembakan, dan 91% akurasi umpan. Harry Kane, meski tak mencetak gol, mencatat 4 key passes dan menjadi jangkar permainan kombinasi. Dari kubu Norwegia, Ødegaard menonjol dengan 3 umpan kunci dan assist, sementara Haaland membuktikan diri sebagai predator mematikan dengan 1 gol dari 2 peluang.

Kemenangan ini membawa Inggris ke semifinal dan menjaga asa meraih trofi Piala Dunia kedua mereka. Pertandingan ini sekaligus menjadi salah satu laga paling dramatis di turnamen, menampilkan adu taktik, gol-gol indah, serta mentalitas pantang menyerah Tim Tiga Singa. Statistik akhir: skor 2-1, gol Inggris oleh Rice (35') dan Bellingham (90+3'), gol Norwegia oleh Haaland (17'), penguasaan bola 54%-46%, shots on target 8-4.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User