Bek Port FC Buka Suara Usai Dua Kali Dihajar Comeback Tim Indonesia

Skor akhir 1-3 terpampang di papan skor Stadion Si Jalak Harupat. Port FC harus menelan kekalahan pahit dari Persib Bandung dalam lanjutan ASEAN Club Championship, dan bek tengah mereka, Manuel Tom Bi...

Oct 10, 2026 - 19:18
0 0
Bek Port FC Buka Suara Usai Dua Kali Dihajar Comeback Tim Indonesia

Skor akhir 1-3 terpampang di papan skor Stadion Si Jalak Harupat. Port FC harus menelan kekalahan pahit dari Persib Bandung dalam lanjutan ASEAN Club Championship, dan bek tengah mereka, Manuel Tom Bihr, akhirnya angkat bicara. Kekalahan ini menjadi pukulan kedua dalam sepekan bagi klub asal Thailand tersebut, setelah sebelumnya juga kena comeback dari tim Indonesia lainnya.

Pertandingan berjalan dramatis. Port FC sebenarnya membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol yang tercipta di menit ke-23. Namun, Persib Bandung bangkit dan membalikkan keadaan dengan tiga gol berturut-turut. Penguasaan bola Port FC memang mendominasi dengan angka 58 persen, tetapi shots on target mereka hanya tercatat empat kali dari total 11 percobaan. Efisiensi penyelesaian akhir menjadi masalah utama pasukan asuhan pelatih itu.

Babak Pertama: Keunggulan yang Sirna

Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Port FC pada starting XI awalnya berjalan sesuai rencana. Menit ke-23, mereka memecah kebuntuan lewat serangan balik cepat yang diakhiri dengan tendangan keras ke sudut gawang. Assist manis dari lini kedua membuat kiper Persib tidak berkutik. Keunggulan 1-0 bertahan hingga menit ke-40, sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan bola mati.

Bihr mengakui bahwa gol penyama kedudukan itu mengubah momentum pertandingan secara drastis. "Kami kehilangan konsentrasi tepat sebelum turun minum. Gol itu memberi mereka kepercayaan diri, dan setelah itu kami kesulitan menguasai permainan," ujar Bihr dalam konferensi pers usai laga. Ia menambahkan bahwa timnya seharusnya bisa mempertahankan keunggulan lebih lama.

Babak Kedua: Persib Mengamuk, Port FC Limbung

Memasuki babak kedua, Persib Bandung tampil lebih agresif. Mereka mengubah taktik menjadi pressing tinggi dan berhasil merebut bola di area pertahanan Port FC. Menit ke-58, gol kedua tercipta setelah kemelut di depan gawang. Empat menit berselang, tepatnya menit ke-62, gol ketiga bersarang melalui serangan cepat dari sisi kanan. Bek Port FC terlihat terlambat menutup ruang, dan kiper mereka harus memungut bola dari jaring untuk ketiga kalinya.

Statistik menunjukkan Port FC kalah dalam duel udara dengan persentase hanya 42 persen. Mereka juga melakukan 14 pelanggaran, yang menghasilkan dua kartu kuning. Sementara itu, Persib Bandung mencatat enam shots on target dari sembilan percobaan, sebuah angka yang sangat efisien. Wasit sempat menggunakan VAR untuk memeriksa potensi offside pada gol kedua, namun keputusan tetap mengesahkan gol tersebut.

"Kami tidak boleh menyalahkan satu pemain saja. Ini kesalahan kolektif. Dua laga dalam sepekan dengan skenario comeback yang sama adalah pelajaran keras bagi kami," tegas Bihr.

Dampak Klasemen dan Evaluasi Port FC

Kekalahan ini membuat Port FC tertahan di peringkat ketiga grup dengan koleksi poin yang belum aman. Peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka, tetapi bergantung pada hasil laga terakhir. Di sisi lain, Persib Bandung naik ke posisi puncak dan menjaga clean sheet di dua laga terakhirnya.

Bihr menekankan bahwa masalah utama bukan pada fisik, melainkan mentalitas saat memimpin pertandingan. "Kami sudah dua kali unggul lebih dulu, tapi gagal mempertahankannya. Ini soal fokus dan komunikasi di lini belakang. Kami harus segera memperbaikinya sebelum laga berikutnya," jelasnya. Ia juga memuji atmosfer suporter Persib yang menurutnya memberikan tekanan luar biasa bagi pemain tamu.

Pelatih Port FC diperkirakan akan melakukan rotasi pada laga domestik mendatang untuk menjaga kebugaran pemain. Beberapa nama yang tampil kurang maksimal berpotensi digantikan oleh pemain muda. Port FC juga akan menggelar sesi latihan khusus untuk skema bertahan saat unggul, termasuk simulasi menghadapi bola mati dan serangan balik cepat.

Dengan waktu pemulihan yang singkat, Port FC wajib bangkit. Dua kekalahan beruntun dari tim Indonesia menjadi alarm keras. Jika tidak segera dievaluasi, ambisi mereka di ASEAN Club Championship bisa berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan. Bihr dan rekan-rekan setidaknya masih memiliki satu kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User