Barcelona Hancurkan Valladolid 7-0, Raphinha Cetak Trigol di Laga Perdana

Skor akhir 7-0. Barcelona memulai kiprahnya di Liga Spanyol 2024/2025 dengan pesta gol yang tak terbendung, menghancurkan Valladolid di Olympic Stadium, Barcelona, Sabtu (31/08/2024) dini hari WIB. Ke...

Oct 10, 2026 - 19:56
0 0
Barcelona Hancurkan Valladolid 7-0, Raphinha Cetak Trigol di Laga Perdana

Skor akhir 7-0. Barcelona memulai kiprahnya di Liga Spanyol 2024/2025 dengan pesta gol yang tak terbendung, menghancurkan Valladolid di Olympic Stadium, Barcelona, Sabtu (31/08/2024) dini hari WIB. Kemenangan telak ini menjadi pernyataan tegas bahwa skuad asuhan Hansi Flick siap bersaing di jalur juara sejak pekan perdana.

Sejak wasit meniup peluit kick-off, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola mencapai 68 persen di sepanjang laga, dengan 18 shots on target dari total 24 percobaan. Valladolid nyaris tidak pernah keluar dari tekanan, hanya mencatatkan 2 shots on target dan penguasaan bola 32 persen.

Babak Pertama: Raphinha Buka Keran Gol Menit ke-20

Menit ke-20, Raphinha melepaskan tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Lamine Yamal. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang, tak mampu dijangkau kiper Valladolid. Skor 1-0 untuk Barcelona.

Menit ke-35, giliran Jules Kounde yang mencatatkan namanya di papan skor. Bek kanan asal Prancis itu menyambut umpan silang dari Alejandro Balde dengan sundulan tajam. Kounde merayakan gol bersama rekan-rekannya, menandai dominasi lini belakang yang ikut produktif di laga ini.

Menit ke-45+1, Raphinha kembali mencetak gol keduanya. Menerima umpan pendek dari Pedri, ia mengecoh dua pemain bertahan Valladolid sebelum melepaskan tembakan mendatar. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Trigol Raphinha dan Pesta Gol Tak Terbendung

Memasuki babak kedua, Flick tidak mengendurkan serangan. Menit ke-53, Raphinha menyelesaikan trigol-nya melalui penalti setelah Lamine Yamal dilanggar di kotak terlarang. Wasit sempat mengecek VAR, namun keputusan penalti tetap sah. Skor 4-0.

Menit ke-67, Robert Lewandowski turut menyumbang gol setelah memanfaatkan bola rebound dari tembakan Raphinha yang membentur tiang. Penyerang asal Polandia itu menunjukkan insting predatornya di dalam kotak penalti. Skor 5-0.

Menit ke-78, Fermin Lopez masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak. Ia mencetak gol keenam Barcelona melalui tendangan voli setelah menerima umpan silang dari Raphinha, yang mencatatkan assist keduanya di laga ini.

Menit ke-89, Pau Victor menutup pesta gol dengan penyelesaian tenang di depan gawang. Skor akhir 7-0 untuk Barcelona. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, hanya dua kartu kuning dikeluarkan wasit, satu untuk masing-masing tim.

Analisis Taktik: Formasi 4-2-3-1 Flick Berjalan Sempurna

Hansi Flick menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan starting XI yang menempatkan Raphinha sebagai penyerang sayap kiri, Lamine Yamal di kanan, dan Pedri sebagai playmaker. Duet Casado dan Bernal di lini tengah memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Data menunjukkan Barcelona menciptakan 12 peluang emas, dengan 8 di antaranya berasal dari sisi sayap. Valladolid gagal mengantisipasi pergerakan dinamis para winger Barcelona, terutama Raphinha yang terus merepotkan lini pertahanan lawan sepanjang 90 menit.

"Kami bermain dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Raphinha menunjukkan kualitasnya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana tim bekerja sebagai satu kesatuan," ujar Hansi Flick dalam konferensi pers usai laga.

Implikasi untuk Persaingan Gelar

Kemenangan 7-0 ini menjadi pesan kuat bagi rival-rival Barcelona di Liga Spanyol. Dengan clean sheet dan produktivitas gol yang merata dari berbagai lini, Barcelona menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni. Raphinha kini memimpin daftar top skor sementara dengan tiga gol, sementara Kounde menjadi bek pertama yang mencetak gol di musim ini.

Valladolid, di sisi lain, harus segera melakukan evaluasi besar. Mereka kalah dalam duel udara (7-2), kalah dalam tekel (14-9), dan tidak mampu menciptakan satu pun peluang berbahaya dari skema serangan balik. Pelatih Valladolid, Paulo Pezzolano, mengakui keunggulan lawan.

"Barcelona berada di level yang berbeda malam ini. Kami harus bangkit dan belajar dari kekalahan ini," kata Pezzolano.

Barcelona selanjutnya akan menghadapi ujian berat di pekan kedua. Namun jika performa seperti ini bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin gelar juara Liga Spanyol akan kembali ke Camp Nou musim ini. Satu hal yang pasti: pesta 7-0 di Olympic Stadium menjadi pembuka yang sempurna bagi era Flick di Barcelona.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User