Oct 21, 2026
Olahraga

Balogun dan AS Melaju ke Perempat Final Usai Tundukkan Belgia 2-1

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Amerika Serikat atas Belgia di Stadion Seattle, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini mengantar tuan rumah ke perempat...

Balogun dan AS Melaju ke Perempat Final Usai Tundukkan Belgia 2-1

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Amerika Serikat atas Belgia di Stadion Seattle, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini mengantar tuan rumah ke perempat final, dan nama Folarin Balogun menjadi pusat perhatian sepanjang 90 menit plus injury time.

Bermain di hadapan lebih dari 68.000 penonton yang memadati Seattle Stadium, AS tampil dengan formasi 4-2-3-1. Balogun dipercaya sebagai striker tunggal, didukung tiga gelandang serang di belakangnya. Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit asal Argentina, tim asuhan pelatih ini langsung mengambil inisiatif menyerang.

Menit ke-23: Balogun Membuka Keran Gol

Menit ke-23, Balogun melepaskan tendangan kaki kanan dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari gelandang bertahan AS. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang Belgia, tak mampu dijangkau kiper Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk Amerika Serikat. Itu menjadi gol kelima Balogun di turnamen ini, sekaligus mengukuhkannya sebagai top skor sementara Piala Dunia 2026.

Statistik babak pertama mencatat AS unggul penguasaan bola 56 persen berbanding 44 persen. Tapi Belgia bukan lawan sembarangan. Menit ke-38, Kevin De Bruyne melepaskan umpan silang matang ke kotak penalti, disambut sundulan Romelu Lukaku. Skor berubah 1-1. Shots on target babak pertama: AS 4, Belgia 3.

"Kami tahu Belgia punya kualitas individu. Tapi kami bermain dengan disiplin dan sabar. Balogun adalah pencetak gol yang haus," ujar pelatih Timnas AS dalam konferensi pers usai laga.

BABAK KEDUA: Taktik dan Perubahan Formasi

Memasuki babak kedua, Belgia mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 3-5-2 demi menambah daya gedor. Pelatih Belgia memasukkan dua pemain sayap cepat untuk menekan sisi pertahanan AS. Penguasaan bola berbalik menjadi milik Belgia dengan 53 persen, tapi AS lebih efektif.

Menit ke-67, Balogun nyaris mencetak gol keduanya. Tendangan volinya membentur mistar gawang setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. VAR sempat mengecek potensi offside, tetapi keputusan hakim garis tetap sah, tidak ada gol.

Selang tujuh menit berselang, tepatnya menit ke-74, AS kembali unggul. Kali ini lewat aksi individu gelandang muda yang menusuk dari sisi kiri, melewati dua pemain Belgia, lalu melepaskan tembakan mendatar. Skor 2-1 untuk tuan rumah. Assist dicatat atas nama Balogun, yang menarik bek Belgia ke sisi kanan sebelum melepas umpan terukur.

Statistik Akhir dan Dampak bagi Balogun

Hingga peluit panjang berbunyi, AS menutup laga dengan penguasaan bola 51 persen, 13 shots dengan 7 on target, serta 9 peluang tercipta. Belgia mencatat 12 shots dan 5 on target. Dalam hal duel udara, AS menang 58 persen. Kartu kuning diberikan kepada tiga pemain: dua dari Belgia, satu dari AS. Tidak ada kartu merah sepanjang laga.

Bagi Balogun, penampilan ini menegaskan statusnya sebagai ujung tombak utama skuad AS. Dengan lima gol dan dua assist di lima laga, ia kini bersaing ketat di daftar top skor. Yang menarik, ia sempat diragukan menjelang turnamen karena cedera hamstring ringan pada Mei lalu. Namun pelatih tetap memberinya kepercayaan penuh, dan Balogun membalasnya dengan performa konsisten.

Kemenangan ini membuat AS melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang laga antara Belanda dan Maroko. Sementara Belgia harus angkat koper lebih cepat dari yang diperkirakan. Ini menjadi pukulan telak bagi generasi emas Belgia yang kembali gagal menembus babak delapan besar setelah edisi sebelumnya juga tersingkir di fase yang sama.

"Kami tidak mau berhenti di sini. Lawan berikutnya lebih berat, tapi kami punya modal kepercayaan diri," tambah kapten Timnas AS.

Dengan clean sheet yang gagal diraih, fokus AS kini beralih ke lini pertahanan. Dua gol yang kebobolan di babak gugur menjadi catatan penting. Namun di atas semua itu, malam di Seattle jadi milik Folarin Balogun dan Timnas Amerika Serikat. Perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 masih berlanjut, dan mimpi bermain di final di negeri sendiri kian nyata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User