Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Swiss setelah 120 menit pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City, Sabtu, 11 Juli 2026. Pertandingan yang berlangsung dramatis ini dipastikan lewat gol di babak extra time, sekaligus diwarnai kartu merah pemain Swiss Breel Embolo oleh wasit asal Portugal, Joao Pinheiro. Kemenangan ini membawa Argentina melaju ke babak semifinal, sementara Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka dengan catatan 10 pemain di lapangan sejak menit ke-78.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Argentina Sejak Awal
Sejak peluit kick-off, Argentina tampil menekan dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan tiga penyerang cepat di lini depan. Penguasaan bola di babak pertama mencapai 61 persen untuk Argentina berbanding 39 persen Swiss. Menit ke-12, Argentina menciptakan peluang pertama melalui tembakan dari luar kotak penalti yang masih melebar di sisi kanan gawang Swiss. Swiss yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 berusaha keluar dari tekanan dengan serangan balik cepat, namun lini belakang Argentina yang dikawal empat bek solid mampu meredam setiap ancaman.
Menit ke-23, Argentina membuka keunggulan. Berawal dari umpan terobosan di sisi kiri, penyerang Argentina melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Swiss. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Argentina dengan 7 shots on target berbanding 2 milik Swiss, serta 5 sepak pojok berbanding 1.
Swiss Bangkit, Embolo Diusir
Babak kedua berjalan lebih sengit. Swiss meningkatkan intensitas pressing dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-58 melalui sundulan pemain belakang mereka yang memanfaatkan sepak pojok dari sisi kanan. Skor 1-1 membuat pertandingan semakin terbuka. Namun, momentum Swiss buyar pada menit ke-78 ketika Breel Embolo menerima kartu merah langsung dari wasit Joao Pinheiro setelah pelanggaran keras di tengah lapangan. Keputusan wasit sempat ditinjau melalui VAR, namun tetap mengesahkan kartu merah tersebut.
Bermain dengan 10 orang, Swiss terpaksa menarik satu penyerang dan memperkuat lini tengah. Argentina yang unggul jumlah pemain menggempur pertahanan Swiss dengan penguasaan bola mencapai 68 persen hingga menit ke-90. Meski begitu, rapatnya pertahanan Swiss membuat skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.
"Kami kehilangan konsentrasi setelah kartu merah. Argentina memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat baik. Saya bangga dengan perjuangan anak-anak, namun sepak bola memang kejam," ujar pelatih Swiss dalam konferensi pers usai pertandingan.
Extra Time: Argentina Akhirnya Menembus Pertahanan Swiss
Di babak extra time, Argentina terus menekan. Menit ke-105, sebuah tendangan dari luar kotak penalti masih membentur tiang gawang Swiss. Akhirnya pada menit ke-112, Argentina mencetak gol kemenangan melalui serangan terorganisir dari sisi kanan. Umpan silang rendah disambut pemain pengganti dengan tembakan first-time yang bersarang di sudut kiri gawang. Skor berubah 2-1 untuk Argentina dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik akhir pertandingan menunjukkan Argentina mendominasi dengan penguasaan bola 64 persen, 18 shots on target berbanding 6 milik Swiss, serta 11 sepak pojok berbanding 3. Swiss mencatat 4 kartu kuning dan 1 kartu merah, sementara Argentina hanya menerima 2 kartu kuning. Kiper Swiss tampil gemilang dengan 9 penyelamatan, namun tidak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.
Dengan hasil ini, Argentina melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang laga antara dua tim kuat lainnya. Sementara Swiss harus puas dengan perjalanan hingga perempat final, meski sempat menunjukkan perlawanan sengit sebelum kehilangan Embolo akibat kartu merah. Pertandingan di Kansas City ini menjadi salah satu laga paling dramatis di babak perempat final Piala Dunia 2026, dengan total 24 tembakan tercipta dan tempo tinggi sepanjang 120 menit.
Comments (0)