Argentina Juara Dunia 2022 Usai Drama 120 Menit Melawan Prancis

SKOR AKHIR: Argentina 3-3 Prancis (Argentina menang 4-2 lewat adu penalti) — Lusail Stadium menjadi saksi salah satu final Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah. Menit ke-120+3, wasit Szymon Marcini...

Oct 09, 2026 - 17:35
0 0
Argentina Juara Dunia 2022 Usai Drama 120 Menit Melawan Prancis

SKOR AKHIR: Argentina 3-3 Prancis (Argentina menang 4-2 lewat adu penalti) — Lusail Stadium menjadi saksi salah satu final Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah. Menit ke-120+3, wasit Szymon Marciniak meniup peluit panjang tanda pertandingan harus diselesaikan lewat drama adu penalti. Di titik putih, Emiliano Martinez menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan krusial, memastikan Albiceleste mengangkat trofi Piala Dunia ketiga mereka setelah terakhir kali juara pada 1986.

Lionel Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-23 lewat eksekusi penalti. Hadiah penalti diberikan setelah Angel Di Maria dilanggar Ousmane Dembele di kotak terlarang. Messi menuntaskan tugasnya dengan tenang, mengirim bola ke sudut kiri bawah gawang Hugo Lloris yang bergerak ke arah berlawanan. Skor 1-0 untuk Argentina, dan Lusail Stadium meledak dalam sorak biru-putih.

Dominasi Total Argentina di Babak Pertama

Babak pertama menjadi milik Argentina sepenuhnya. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Lionel Scaloni berjalan sempurna. Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister menguasai lini tengah dengan penguasaan bola mencapai 61 persen di 45 menit pertama. Prancis yang biasanya mengandalkan transisi cepat justru lumpuh. Kylian Mbappe nyaris tidak menyentuh bola di area berbahaya, sementara Antoine Griezmann kesulitan menemukan ruang di antara lini pertahanan Argentina yang dikawal Cristian Romero dan Nicolas Otamendi.

Menit ke-36, Argentina menggandakan keunggulan lewat gol indah hasil kerja sama tim yang rapi. Messi melepaskan umpan terobosan ke kanan, Julian Alvarez meneruskan dengan sentuhan cerdas, dan Di Maria yang masuk dari sisi kiri menuntaskan dengan tendangan voli mendatar. Skor 2-0. Di Maria, yang bermain sebagai false winger, mencatatkan satu gol dan satu assist di babak pertama — kontribusi luar biasa di laga terakhirnya bersama tim nasional.

Kebangkitan Dramatis Prancis di 10 Menit Terakhir

Prancis tampak mati kutu hingga menit ke-79. Didier Deschamps melakukan perubahan besar dengan menarik Dembele dan Olivier Giroud, memasukkan Randal Kolo Muani dan Kingsley Coman. Perubahan itu mengubah dinamika pertandingan. Menit ke-80, Nicolas Otamendi melakukan pelanggaran ceroboh di kotak penalti terhadap Kolo Muani. VAR mengonfirmasi keputusan wasit: penalti untuk Prancis.

Mbappe yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan kerasnya ke arah kanan gagal diantisipasi Martinez. Skor 2-1. Dua menit berselang, menit ke-81, drama terjadi. Mbappe kembali mencetak gol setelah menerima umpan silang dari Coman, menuntaskan dengan tendangan voli spektakuler yang menghujam gawang Argentina. Skor berubah 2-2 dalam kurun waktu 97 detik. Lusail Stadium terdiam, suporter Argentina tak percaya.

"Kami kehilangan konsentrasi selama dua menit dan Prancis menghukum kami. Tapi tim ini memiliki mentalitas yang luar biasa. Kami tidak pernah menyerah," ujar Lionel Scaloni dalam konferensi pers usai pertandingan.

Perpanjangan Waktu dan Adu Penalti yang Menegangkan

Di babak perpanjangan waktu, Argentina kembali mengambil inisiatif. Menit ke-108, Messi mencetak gol ketiganya di final Piala Dunia setelah memanfaatkan bola rebound dari tendangan Lautaro Martinez yang diblok Lloris. Skor 3-2 untuk Argentina. Messi mencatatkan brace di laga final, sebuah pencapaian yang hanya dilakukan segelintir pemain dalam sejarah turnamen.

Namun drama belum berakhir. Menit ke-118, Mbappe melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang mengenai tangan Gonzalo Montiel. Penalti untuk Prancis. Mbappe menuntaskan dengan sempurna, mencetak hat-trick di final Piala Dunia — prestasi pertama sejak Geoff Hurst pada 1966. Skor 3-3. Pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Di adu penalti, Martinez menyelamatkan tendangan Coman, sementara Aurelien Tchouameni menembak melebar. Messi, Paulo Dybala, Leandro Paredes, dan Montiel menuntaskan tugas mereka dengan sempurna. Argentina menang 4-2 dan mengakhiri penantian 36 tahun.

Statistik akhir pertandingan: Argentina mencatatkan 10 shots on target dari 20 percobaan, sementara Prancis hanya 5 shots on target dari 10 percobaan. Penguasaan bola akhir 52 persen untuk Argentina berbanding 48 persen Prancis. Mbappe menyelesaikan turnamen dengan 8 gol, meraih Golden Boot, sementara Messi membawa pulang Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User