Yordania Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Hancurkan Oman 3-0

AMMAN — Yordania resmi menorehkan sejarah. Pada matchday kesembilan Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tim asuhan pelatih Jamal Sellami menutup laga dengan skor akhir 3-0 melawan Oman di...

Oct 14, 2026 - 18:18
0 0
Yordania Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Hancurkan Oman 3-0

AMMAN — Yordania resmi menorehkan sejarah. Pada matchday kesembilan Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tim asuhan pelatih Jamal Sellami menutup laga dengan skor akhir 3-0 melawan Oman di Stadion Internasional Amman. Hasil ini memastikan langkah mereka ke putaran final Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sepanjang sejarah federasi.

Sejak wasit meniup peluit kick-off, Yordania mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-2-3-1 yang dipasang Sellami menempatkan Musa Al-Taamari sebagai poros kreatif di lini tengah, dengan Ali Olwan sebagai ujung tombak tunggal. Oman yang datang dengan skema 4-4-2 bertahan rapat mencoba meredam tempo, tetapi tekanan tinggi Yordania membuat mereka kerap kehilangan bola di area sendiri.

Menit ke-23, tekanan itu berbuah. Al-Taamari melepaskan umpan terobosan mendatar ke sisi kanan, disambut Yazan Al-Naimat yang menusuk ke kotak penalti. Tendangan kaki kanannya menghujam sudut jauh gawang Oman. Skor 1-0 untuk tuan rumah, dan stadion meledak.

Dominasi Statistik Babak Pertama

Keunggulan Yordania bukan sekadar gol. Sepanjang 45 menit pertama, mereka mencatatkan penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen milik Oman. Shots on target tuan rumah mencapai lima percobaan, sementara Oman hanya mencatat satu. Al-Taamari menjadi pemain paling aktif dengan tiga peluang cipta dan dua umpan kunci, memaksa lini belakang Oman menarik dua pemain tambahan untuk mengawalnya.

Oman sempat mengancam lewat serangan balik cepat pada menit ke-38. Namun Yazeed Abu Laila di bawah mistar Yordania tampil sigap, menepis sepakan jarak dekat striker Oman. Clean sheet yang diraih malam itu menjadi bukti kualitas lini pertahanan Yordania yang dikomandoi Abdallah Nasib.

Menit ke-52, keunggulan Yordania bertambah. Berawal dari sepak pojok, bola jatuh ke kaki Nour Al-Rawabdeh yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Kiper Oman tak mampu menjangkau. Skor berubah 2-0, dan kubu Oman mulai kehilangan bentuk permainan.

Al-Taamari Menutup Pesta

Puncaknya datang pada menit ke-71. Al-Taamari menerima bola di ruang kosong, menggiring melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan penyelesaian tenang ke tiang dekat. Gol ketiga Yordania sekaligus mengunci kemenangan. Ini menjadi kontribusi gol dan assist ketiganya di laga tersebut — sebuah penampilan yang layak disebut sebagai man of the match.

Menarik dicatat, Yordania tidak sekadar menang. Mereka menutup laga dengan 16 total shots, delapan di antaranya tepat sasaran. Oman hanya mencatat empat tembakan dengan dua on target. Kartu kuning diberikan kepada dua pemain Oman akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik, sementara Yordania bersih tanpa kartu hingga menit akhir.

Pelatih Jamal Sellami dalam konferensi pers menyebut kesuksesan ini sebagai buah kerja kolektif jangka panjang.

"Kami tidak lolos hanya karena satu malam ini. Ini hasil tiga tahun kerja keras, disiplin taktik, dan kepercayaan para pemain pada sistem," ujarnya. "Al-Taamari luar biasa, tetapi malam ini semua pemain bermain seperti final."

Implikasi bagi Peta Sepak Bola Asia

Kelolosan Yordania menambah daftar negara Asia yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Bagi federasi mereka, ini adalah debut bersejarah — sebelumnya Yordania beberapa kali hanya sampai putaran akhir kualifikasi tanpa pernah menembus putaran final. Keberhasilan ini menempatkan mereka sejajar dengan tim-tim Asia lain yang lebih dulu dikenal di panggung dunia.

Dari sisi taktik, keberhasilan Yordania menunjukkan pentingnya keseimbangan antara disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik. Dalam sembilan laga Grup B, mereka konsisten menjaga struktur 4-2-3-1 dan mengandalkan kreativitas Al-Taamari di sepertiga akhir lapangan. Kini tantangan berikutnya menanti: menghadapi tim-tim elite dunia di putaran final.

Bagi Oman, kekalahan ini menutup peluang mereka lolos otomatis. Mereka masih memiliki kemungkinan lewat jalur lain, tetapi selisih gol dan performa di laga terakhir menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih mereka.

Sementara di Amman, perayaan berlanjut hingga larut malam. Para pemain berfoto bersama trofi kecil yang mereka bawa ke tengah lapangan, sebuah simbol kecil dari pencapaian besar. Yordania tidak lagi sekadar peserta kualifikasi — mereka kini resmi menjadi peserta Piala Dunia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User