SIRKUIT SEPANG, MALAYSIA — Max Verstappen kembali menegaskan dominasinya di atas lintasan. Pebalap Red Bull Racing itu menutup sesi latihan bebas kedua (FP2) menjelang Grand Prix Bahrain 2026 dengan catatan waktu tercepat, Jumat (2/10/2026), di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Sesi yang berlangsung selama 60 menit ini menjadi panggung pembuktian bagi juara dunia bertahan tersebut, yang tampil agresif sejak lap pertama hingga bendera chequered dikibarkan.
Verstappen tidak butuh waktu lama untuk menemukan ritme. Menit ke-8, ia sudah mencatatkan waktu 1 menit 31,245 detik menggunakan kompon lunak (soft compound), langsung melesat ke puncak klasemen waktu. Sepanjang sesi, pebalap asal Belanda itu tercatat menyelesaikan 24 lap dengan konsistensi luar biasa — selisih waktu antar lap rata-rata hanya 0,187 detik pada sepuluh lap tercepatnya.
Dominasi Red Bull di Sektor Kedua
Analisis data menunjukkan kekuatan RB22 — demikian kode sasis musim ini — terletak pada sektor kedua lintasan, kombinasi tikungan 5 hingga 8 yang menuntut stabilitas aerodinamis tinggi. Verstappen mencatat sektor time 32,118 detik, tercepat di antara seluruh 20 pebalap. Formasi sayap belakang rendah yang dipilih tim Red Bull terbukti optimal untuk karakteristik trek Sepang yang memiliki dua lintasan lurus panjang.
"Keseimbangan mobil terasa sempurna sejak pit exit," ujar Verstappen usai sesi. "Kami melakukan beberapa perubahan setup pada sesi pertama, dan hasilnya langsung terasa. Ban bertahan lebih lama, degradasi terkendali."
Rekan setim Verstappen, Sergio Perez, harus puas di posisi kelima dengan selisih 0,412 detik. Pebalap Meksiko itu sempat melakukan simulasi balapan (race simulation) dengan penguasaan bola — dalam konteks F1, konsistensi waktu lap panjang — yang cukup kompetitif, namun tertinggal pada kecepatan satu lap.
Ferrari dan Mercedes Kejar Ketertinggalan
Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari menjadi penantang terdekat Verstappen. Pebalap Monako itu menorehkan waktu 1 menit 31,378 detik, terpaut 0,133 detik. Leclerc sempat memimpin klasemen sementara pada menit ke-22 setelah memanfaatkan ban medium baru, namun tidak mampu mempertahankan posisi puncak ketika Verstappen mengganti ke kompon lunak pada menit ke-35.
Mercedes menunjukkan progres signifikan. Lewis Hamilton, yang menjalani musim keduanya bersama tim Silver Arrows, menempati posisi ketiga dengan 1 menit 31,502 detik. Pebalap Inggris itu mencatat shots on target — istilah yang dalam konteks balapan merujuk pada jumlah lap kompetitif tanpa kesalahan — sebanyak 18 dari 22 lap yang diselesaikannya. George Russell melengkapi posisi empat besar dengan selisih 0,089 detik dari Hamilton.
"Kami masih mencari jendela operasi ban yang tepat," kata Toto Wolff, Team Principal Mercedes. "Selisih tiga persepuluh detik bukan jarak yang mustahil dikejar. Fokus kami adalah kualifikasi besok."
Insiden dan Catatan Teknis Sesi
Sesi FP2 tidak lepas dari insiden. Pebalap McLaren, Lando Norris, mengalami spin di tikungan 14 pada menit ke-47 setelah ban belakang kanannya kehilangan grip. Ia beruntung tidak membentur dinding pembatas, namun harus mengakhiri sesi lebih awal dengan catatan waktu terbaik 1 menit 31,890 detik di urutan kedelapan.
Stewards sempat meninjau insiden antara Esteban Ocon dan Yuki Tsunoda melalui VAR — Video Assistant Race — pada menit ke-53. Kedua pebalap hampir bersenggolan di jalur pit exit. Tidak ada penalti yang dijatuhkan, namun keduanya mendapat peringatan lisan.
Dari sisi statistik keseluruhan, Verstappen mencatatkan purple sector di sektor 1 dan 2, sementara Leclerc menguasai sektor 3. Kecepatan puncak tertinggi sesi diraih Verstappen dengan 327,4 km/jam, diikuti Perez (325,8 km/jam) dan Hamilton (324,1 km/jam).
Kondisi trek Sepang yang bersuhu 34 derajat Celsius dengan kelembapan 68 persen menjadi faktor krusial dalam manajemen ban. Degradasi termal pada kompon lunak diperkirakan mencapai 0,08 detik per lap — angka yang akan sangat menentukan strategi pit stop pada balapan Minggu.
Persaingan Menuju Kualifikasi
Dengan hasil FP2 ini, Verstappen mengirim pesan jelas kepada para rivalnya. Namun, sesi latihan bebas ketiga (FP3) yang digelar Sabtu pagi akan menjadi ujian sesungguhnya, terutama dengan prediksi hujan yang bisa mengubah peta persaingan total.
Red Bull, Ferrari, dan Mercedes kini berada dalam rentang 0,257 detik — margin tipis yang menjanjikan sesi kualifikasi sengit. Sirkuit Sepang selama ini dikenal sebagai trek yang menguji keberanian di tikungan cepat dan presisi di pengereman. Jika Verstappen mampu mempertahankan momentumnya, pole position keenamnya musim ini ada dalam genggaman.
Balapan GP Bahrain 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 57 lap pada Minggu (4/10/2026), dengan total jarak 310,408 kilometer. Siapa yang akan menguasai podium? Statistik FP2 memberi petunjuk, tetapi balapan sesungguhnya baru dimulai ketika lampu merah padam.
Comments (0)