Veda Ega Pratama Puncaki Practice Moto3 Mandalika, Ungguli Danish
Sesi practice Moto3 Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi bergulir di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10). Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan catatan waktu yang menempa...
Sesi practice Moto3 Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi bergulir di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10). Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan catatan waktu yang menempatkannya di posisi ke-12 dalam klasemen gabungan sesi latihan bebas tersebut, unggul atas rekan senegaranya, Danish, yang harus puas berada di bawahnya.
Meski bukan posisi terdepan, penampilan Veda Ega menjadi sorotan tersendiri. Sepanjang sesi yang berlangsung di bawah cuaca panas khas Lombok itu, ia konsisten menjaga ritme di kelompok pembalap papan tengah, dengan selisih waktu yang tidak terlalu jauh dari para penghuni posisi sepuluh besar.
Jalannya Sesi Practice
Sejak menit-menit awal, para pembalap langsung tancap gas untuk mencari waktu terbaik. Veda Ega, yang mengendarai motor dengan setelan khusus untuk karakter sirkuit Mandalika, sempat tertahan di posisi belasan pada pertengahan sesi. Namun, pada sepuluh menit terakhir, ia berhasil memperbaiki catatan waktu per lap-nya.
Menit ke-35, Veda Ega melepaskan lap cepat dengan kombinasi sempurna di sektor dua dan tiga, memanfaatkan tikungan tajam yang menjadi ciri khas Mandalika. Catatan waktunya langsung melesat ke posisi ke-12, menggeser sejumlah pembalap lain, termasuk Danish. Sementara itu, pembalap-pembalap terdepan terus bertukar posisi di puncak klasemen, menunjukkan persaingan ketat menjelang kualifikasi.
Dari data lintasan, tercatat Veda Ega menorehkan waktu terbaik 1 menit 38 detik pada sektor tercepatnya, dengan kecepatan maksimum menyentuh 220 km/jam di trek lurus utama. Adapun Danish, yang juga tampil berani, harus puas berada satu peringkat di bawah Veda Ega dengan selisih sekitar 0,2 detik.
Analisis Performa Veda Ega
Jika ditelaah lebih dalam, performa Veda Ega pada sesi practice kali ini memperlihatkan progres yang signifikan. Ia mampu menjaga konsistensi di tikungan cepat dan memiliki kecepatan keluar tikungan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari kemampuannya memangkas waktu di sektor dua, yang biasanya menjadi titik lemah para pembalap muda.
Meski demikian, masih ada catatan pada sektor satu, di mana Veda Ega tampak sedikit kesulitan menemukan garis ideal saat pengereman. Beberapa kali ia terlihat melebar, terutama pada tikungan pertama setelah start/finish. Jika mampu memperbaiki area ini, bukan tidak mungkin ia akan menembus sepuluh besar pada sesi kualifikasi nanti.
Dari sisi strategi, timnya tampaknya memilih pendekatan hati-hati dengan tidak terlalu banyak melakukan perubahan setelan pada sesi practice pertama. Fokus utama adalah mengumpulkan data untuk kualifikasi, bukan mengejar waktu terbaik sejak awal.
Persaingan Menuju Kualifikasi
Hasil practice ini menjadi gambaran awal bahwa persaingan di kelas Moto3 pada seri Mandalika akan berlangsung sengit. Veda Ega, yang berstatus sebagai pembalap tuan rumah, tentu memiliki motivasi lebih untuk tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri. Posisi ke-12 memang belum ideal, tetapi bukan hal mustahil untuk diperbaiki pada sesi kualifikasi.
Danish, yang berada di bawah Veda Ega, juga masih menyimpan potensi. Selisih waktu yang tipis menandakan bahwa kedua pembalap Indonesia ini masih dalam jangkauan untuk bersaing di barisan depan. Sesi kualifikasi nanti akan menjadi penentu siapa yang berhak start lebih depan pada balapan Minggu.
Dengan karakter sirkuit Mandalika yang menuntut keberanian dalam mengatur gas dan pengereman, para pembalap dituntut untuk tampil cerdas. Veda Ega Pratama telah menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level ini. Kini, tinggal bagaimana ia memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk memperbaiki catatan waktunya dan memberikan kejutan bagi para penggemar Moto3 di Indonesia.
Comments (0)