Veda Ega Pratama Melonjak dari P26 ke P2 di Practice Moto3 Hungaria 2026

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian pada hari pertama Moto3 Hungaria 2026. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-26 pada sesi latihan bebas pertama (FP1), ia bangkit dramatis d...

Oct 14, 2026 - 17:23
0 0
Veda Ega Pratama Melonjak dari P26 ke P2 di Practice Moto3 Hungaria 2026

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian pada hari pertama Moto3 Hungaria 2026. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-26 pada sesi latihan bebas pertama (FP1), ia bangkit dramatis dan menutup sesi practice resmi di urutan kedua. Lonjakan 24 posisi ini menjadi salah satu comeback tercepat di kelas Moto3 musim ini.

Kronologi Sesi: dari P26 ke P2

Sesi latihan bebas pertama tidak berjalan mulus bagi pembalap yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia itu. Menit ke-8, Veda hanya mencatatkan waktu 1 menit 48,7 detik, terpaut hampir 1,4 detik dari pembalap tercepat. Catatan itu menempatkannya di peringkat 26 dari 28 pembalap yang turun ke lintasan.

Namun, pada sesi practice yang berlangsung beberapa jam berselang, Veda tampil berbeda. Ia langsung menempelkan diri di kelompok depan sejak menit ke-5. Menit ke-17, ia mencetak flying lap 1 menit 47,192 detik — hanya 0,089 detik lebih lambat dari pembalap tercepat. Hingga bendera chequered dikibarkan, tidak ada yang mampu menggeser posisinya dari urutan kedua.

Statistik kunci: selisih waktu Veda antara FP1 dan practice mencapai 1,5 detik. Ini menandakan ia belum mendorong motor secara maksimal di sesi pertama, atau timnya melakukan perubahan besar pada setelan motor.

Analisis Teknis: Perubahan yang Berhasil

Lonjakan performa ini tak lepas dari penyesuaian pada sektor sasis dan elektronik. Di sesi pertama, Veda mengeluh soal grip belakang yang sulit diprediksi. Tim Honda Team Asia kemudian mengubah setelan rear shock dan memodifikasi peta engine braking.

Formasi starting XI pembalap tidak berubah, tetapi pendekatan Veda berubah drastis. Pada FP1, ia terlalu agresif di tikungan pertama — sebuah karakter sirkuit Hungaroring yang lebar namun licin. Di practice, ia lebih sabar, memanfaatkan slipstream dan menunda braking hingga titik optimal.

Menariknya, pembalap yang finis di posisi ketiga, David Muñoz, hanya berselisih 0,031 detik dari Veda. Persaingan di barisan depan sangat ketat. Sementara itu, pembalap tercepat hari itu — Jose Antonio Rueda — mencatat 1 menit 47,103 detik. Artinya, selisih Veda dengan posisi pole sementara hanya 0,089 detik.

Kutipan dan Proyeksi Kualifikasi

"Kami tidak panik setelah FP1. Veda masih dalam proses adaptasi. Yang penting adalah dia menemukan ritme di sesi practice. Besok kami akan fokus pada konsistensi race pace," ujar seorang juru bicara tim.

Performa ini membuka peluang besar bagi Veda untuk lolos langsung ke Q2. Dengan catatan waktu di practice, ia diproyeksikan aman berada di 14 besar gabungan. Jika mampu mengulangi performa, bukan tidak mungkin ia meraih front row untuk pertama kalinya di kelas Moto3.

Namun, tantangan belum selesai. Sirkuit Hungaroring punya karakter stop-and-go dengan 14 tikungan yang menuntut traksi tinggi. Pembalap yang mampu menjaga ban belakang tetap awet akan diuntungkan pada balapan Minggu. Veda sendiri belum pernah mencetak clean sheet podium di musim ini, tetapi tren positif ini menjadi sinyal kebangkitan.

Perbandingan sesi:

  • FP1: P26, waktu 1:48.7, selisih +1,4 detik
  • Practice: P2, waktu 1:47.192, selisih +0,089 detik
  • Peningkatan posisi: +24 tempat
  • Peningkatan waktu: -1,5 detik

Jika Veda konsisten, ini bisa menjadi titik balik kariernya. Moto3 Hungaria 2026 baru dimulai, tetapi pesan sudah terkirim: pembalap Indonesia ini tidak bisa diremehkan. Kualifikasi besok akan menjadi ujian sesungguhnya. Apakah lonjakan P26 ke P2 hanya kebetulan, atau awal dari dominasi?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User