Turkiye Terbitkan Surat Penangkapan Netanyahu, Pakistan Waspadai Hujan Lebat

Turkiye secara resmi mengajukan permohonan surat perintah penangkapan internasional terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan genosid

Turkiye Terbitkan Surat Penangkapan Netanyahu, Pakistan Waspadai Hujan Lebat

Turkiye secara resmi mengajukan permohonan surat perintah penangkapan internasional terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan genosida yang terkait dengan penyergapan armada kapal bantuan (flotilla) untuk Gaza oleh militer Israel. Permohonan tersebut diumumkan Menteri Kehakiman Turkiye, Akin Gurlek, pada Jumat (21/8/2026), sekaligus meminta penerbitan red notice Interpol untuk Netanyahu beserta seorang warga Israel lainnya bernama Afek Moskovitch.

Dalam pernyataannya melalui platform X, Gurlek menegaskan bahwa permintaan red notice itu merupakan kelanjutan dari proses hukum yang berjalan di Turkiye. Surat penangkapan atas tuduhan genosida terhadap Netanyahu dan Moskovitch telah dikeluarkan pada 14 Juli 2026 oleh otoritas peradilan Turkiye, menyusul insiden penyergapan armada kapal bantuan di perairan internasional yang memicu kecaman dunia.

"Sebagai bagian dari proses peradilan terkait serangan di perairan internasional terhadap para aktivis flotilla, dan sesuai surat penangkapan yang dikeluarkan pada 14 Juli 2026 terhadap Benjamin Netanyahu dan Afek Moskovitch atas tuduhan genosida, Kementerian Kehakiman telah meminta Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan red notice demi penangkapan internasional mereka," demikian bunyi pernyataan resmi Gurlek.

Kronologi Kasus Genosida yang Menjerat Netanyahu

Turkiye selama ini menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap perang Israel di Gaza. Presiden Recep Tayyip Erdogan berulang kali menuduh Netanyahu melakukan genosida terhadap warga Palestina sejak konflik meletus pada Oktober 2023. Eskalasi hukum terbaru ini merupakan puncak dari rangkaian peristiwa yang berlangsung selama hampir tiga tahun terakhir.

  1. 7 Oktober 2023: Serangan Hamas ke wilayah Israel memicu perang Gaza yang berlangsung hingga kini, dengan puluhan ribu korban jiwa di pihak Palestina.
  2. Mei 2026: Militer Israel mencegat sebuah armada kapal bantuan yang membawa sekitar 430 aktivis menuju Gaza di perairan internasional, memicu kecaman internasional yang meluas.
  3. 14 Juli 2026: Pengadilan Turkiye mengeluarkan surat penangkapan terhadap Netanyahu dan Afek Moskovitch atas tuduhan genosida, kejahatan kemanusiaan, perampasan kemerdekaan yang diperberat, serta penganiayaan yang disengaja.
  4. 21 Agustus 2026: Menteri Kehakiman Turkiye meminta Kementerian Dalam Negeri menerbitkan red notice Interpol untuk penangkapan internasional kedua tokoh tersebut.

Insiden penyergapan flotilla pada Mei lalu tidak hanya disorot Turkiye. Prancis, Italia, dan Australia juga telah meluncurkan proses peradilan terkait peristiwa yang sama, menambah tekanan diplomatik terhadap pemerintah Israel di kancah internasional.

Pakistan: Peringatan Hujan Lebat di Punjab dan Khyber Pakhtunkhwa

Di tengah ketegangan politik tersebut, pemerintah provinsi Punjab dan Khyber Pakhtunkhwa (KP) di Pakistan justru menghadapi ancaman cuaca ekstrem. Pada Jumat (21/8/2026), Otoritas Manajemen Bencana Provinsi (PDMA) kedua wilayah mengeluarkan peringatan resmi bahwa hujan lebat dan badai petir diprediksi berlangsung dari Jumat malam hingga Minggu (23/8) di sebagian besar distrik, berdasarkan advisori Badan Meteorologi Pakistan (PMD).

Di Punjab, hujan lebat diperkirakan mengguyur Lahore, Sargodha, Faisalabad, Jhang, Toba Tek Singh, Sahiwal, dan Okara. Adapun hujan juga diprediksi turun di Rawalpindi, Attock, Chakwal, Jhelum, Gujranwala, Sialkot, Narowal, Gujrat, Mandi Bahauddin, Bhakkar, Layyah, Dera Ghazi Khan, Multan, Bahawalpur, Bahawalnagar, dan Rahim Yar Khan.

Di Khyber Pakhtunkhwa, hujan diperkirakan melanda distrik bagian atas dan daerah dataran, termasuk Chitral, Dir, Swat, Shangla, Buner, Malakand, Bajaur, Kohistan, Peshawar, Mardan, Swabi, Charsadda, Nowshera, Kohat, Kurram, dan Hangu, demikian keterangan resmi PDMA.

Risiko Banjir dan Longsor, PDMA Terbitkan Arahan Siaga

PDMA mengingatkan adanya risiko banjir perkotaan di Lahore, Gujranwala, Sialkot, dan Narowal di Punjab, serta Mardan dan Swabi di Khyber Pakhtunkhwa. Selain itu, risiko tanah longsor mengintai kawasan perbukitan Murree dan Galiyat di Punjab, serta distrik Chitral, Dir, Swat, Bar-Swat, Shangla, Battagram, Mansehra, Kohistan, dan Abbottabad di KP.

Menghadapi ancaman tersebut, Direktur Jenderal PDMA Punjab, Saif Anwar Jappa, menginstruksikan para komisioner dan wakil komisioner di seluruh provinsi untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengingatkan adanya potensi banjir bandang di saluran drainase air hujan yang kerap menjadi penyebab genangan di kawasan perkotaan.

"Peringatan telah dikeluarkan kepada pemerintah daerah sesuai dengan arahan kepala menteri Punjab. Seluruh jajaran harus siaga menghadapi potensi banjir dan longsor selama akhir pekan," ujar Jappa.

Masyarakat di daerah rawan diimbau memantau perkembangan cuaca, menghindari aktivitas di dekat aliran sungai dan lereng bukit, serta bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi jika hujan deras berlanjut. Dua peristiwa besar ini — tekanan hukum internasional terhadap Netanyahu dan peringatan cuaca ekstrem di Pakistan — menjadi sorotan utama pemberitaan pada pekan ini.

[SOCIAL_TWEET]: BREAKING: Turkiye minta red notice Interpol untuk Netanyahu atas tuduhan genosida terkait penyergapan flotilla Gaza. Sementara itu, Pakistan siaga hujan lebat di Punjab & KP hingga Minggu (23/8).[SOCIAL_TG]: Turkiye keluarkan surat penangkapan Netanyahu atas tuduhan genosida; PDMA Pakistan peringatkan hujan lebat dan risiko banjir di Punjab-KP. Ikuti berita selengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User