Oct 15, 2026
Olahraga

Thom Haye Soroti Fasilitas Pemulihan Persib Usai Imbang Kontra Dewa United

Skor akhir 1-1 mewarnai laga panas antara Persib Bandung dan Dewa United di pekan lanjutan kompetisi Liga 1. Namun sorotan utama bukan hanya soal hasil imbang tersebut, melainkan kondisi fasilitas pem...

Thom Haye Soroti Fasilitas Pemulihan Persib Usai Imbang Kontra Dewa United

Skor akhir 1-1 mewarnai laga panas antara Persib Bandung dan Dewa United di pekan lanjutan kompetisi Liga 1. Namun sorotan utama bukan hanya soal hasil imbang tersebut, melainkan kondisi fasilitas pemulihan skuad Maung Bandung yang dinilai jauh dari standar ideal. Gelandang Thom Haye dan Marc Klok kompak menyuarakan keresahan mereka terhadap minimnya sarana recovery di klub, terutama di tengah jadwal padat yang menuntut fisik pemain tetap prima.

Menit ke-67, Persib sempat unggul lebih dulu melalui skema serangan balik cepat yang berawal dari transisi lini tengah. Umpan terobosan diakhiri dengan penyelesaian tenang dari dalam kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-0. Penguasaan bola Persib tercatat 54 persen dengan 5 shots on target dari total 12 percobaan. Dewa United yang tampil dengan formasi 4-3-3 tak tinggal diam, mereka menaikkan garis pertahanan dan menyamakan kedudukan lewat bola mati di menit ke-78. Wasit sempat meninjau momen tersebut melalui VAR untuk memastikan tidak ada offside, dan gol dinyatakan sah. Kartu kuning dikeluarkan tiga kali dalam laga ini, menandakan intensitas duel yang tinggi sepanjang 90 menit.

Keluhan Thom Haye: Pemulihan di Rumah Jadi Pilihan

Thom Haye secara blak-blakan menyebut bahwa kualitas pemulihan di Persib masih jauh dari harapan. Menurutnya, para pemain sering kali harus melakukan pemulihan secara mandiri di rumah karena keterbatasan fasilitas yang tersedia di mes pemain. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan standar yang pernah ia rasakan di klub-klub sebelumnya, di mana recovery menjadi bagian tak terpisahkan dari program harian tim.

"Jujur, kami sering memilih pemulihan di rumah karena fasilitas di sini belum menunjang. Kami butuh dukungan lebih dari manajemen untuk menghadapi jadwal padat," ujar Haye dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Pernyataan itu menggambarkan adanya jarak antara tuntutan performa di lapangan dengan infrastruktur pendukung di belakang layar.

Dalam sepak bola modern, pemulihan bukan sekadar pelengkap. Data sports science menunjukkan bahwa pemain dengan program recovery yang baik memiliki risiko cedera lebih rendah hingga 30 persen dan mampu menjaga intensitas sprint di menit-menit akhir. Bagi pemain berposisi gelandang seperti Haye, yang dituntut menempuh jarak 10-11 kilometer per pertandingan, kualitas pemulihan berdampak langsung pada konsistensi performa.

Marc Klok Soroti Dampak Jadwal Padat

Senada dengan Haye, Marc Klok menegaskan bahwa jadwal padat membuat kebutuhan akan fasilitas pemulihan yang memadai semakin mendesak. Klok yang dikenal sebagai penggawa dengan intensitas tinggi mengakui bahwa timnya kerap bermain dengan waktu recovery minimal antar pertandingan. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan sarana seperti kolam air dingin, ruang terapi, dan alat pemulihan otot modern.

"Kami bermain setiap tiga sampai empat hari. Tanpa pemulihan yang tepat, sulit menjaga level di setiap laga. Kami butuh dukungan nyata," tegas Klok. Ia menambahkan bahwa pengalaman bermain di kompetisi dengan rotasi jadwal ketat membuatnya sadar betul betapa pentingnya investasi pada sisi pemulihan skuad.

Statistik laga kontra Dewa United memperkuat argumen itu. Pada babak kedua, intensitas pressing Persib menurun dibanding 45 menit pertama. Jumlah sprint menurun, sementara kesalahan passing meningkat, yang berkontribusi pada gol penyama kedudukan. Hal itu seolah menjadi bukti nyata bagaimana kelelahan akumulatif memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Dukungan yang Dituntut untuk Hadapi Jadwal Berikutnya

Baik Haye maupun Klok tidak hanya mengeluh, tetapi juga menyampaikan harapan konkret kepada manajemen. Mereka meminta adanya peningkatan fasilitas pemulihan, mulai dari ruang perawatan yang lebih lengkap, akses ke fisioterapis tambahan, hingga program nutrisi dan hidrasi yang terukur. Menurut mereka, dukungan tersebut bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk bersaing di jalur juara.

Pelatih pun turut menyinggung soal ini. "Kami harus memastikan para pemain siap secara fisik. Dukungan pemulihan adalah bagian dari strategi, bukan sekadar fasilitas tambahan," ujar sang pelatih dalam konferensi pers. Pernyataan itu menandakan bahwa isu ini bukan hanya keluhan pemain, tetapi juga menjadi perhatian jajaran pelatih.

Menatap laga-laga berikutnya yang masih padat, Persib berada di persimpangan penting. Dengan clean sheet yang mulai sulit diraih dan torehan gol dari skema bola mati lawan yang terus terjadi, perbaikan di sektor pemulihan bisa menjadi kunci kebangkitan. Jika fasilitas pemulihan tak segera dibenahi, bukan tidak mungkin statistik penguasaan bola yang tinggi tak lagi berbanding lurus dengan poin penuh. Sorotan Haye dan Klok menjadi alarm bagi manajemen Maung Bandung untuk bergerak cepat sebelum jadwal padat berikutnya menghantam kekuatan skuad.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User