Spanyol Singkirkan Belgia 2-1 untuk Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
MetLife Stadium bergemuruh. Spanyol mengunci tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Belgia dengan skor tipis 2-1. Laga perempat final yang digelar Sabtu malam waktu setempat itu menyajik...
MetLife Stadium bergemuruh. Spanyol mengunci tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Belgia dengan skor tipis 2-1. Laga perempat final yang digelar Sabtu malam waktu setempat itu menyajikan drama dua babak kontras, di mana La Roja bangkit dari ketertinggalan untuk memastikan satu tempat di empat besar.
Spanyol yang tampil dengan formasi 4-3-3 andalan Luis de la Fuente langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal. Namun, justru Belgia yang mencuri keunggulan lebih dulu lewat skema serangan balik mematikan pada menit ke-12. Romelu Lukaku, yang tampil sebagai ujung tombak, mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan akurat dari Kevin De Bruyne. Dengan tenang, Lukaku menaklukkan kiper Unai Simon lewat sepakan mendatar ke pojok kiri bawah.
Tertinggal 0-1 tidak membuat Spanyol panik. Mereka terus mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 67% di babak pertama. Peluang emas hadir pada menit ke-28 ketika tendangan voli Pedri dari luar kotak penalti membentur mistar gawang. Satu menit kemudian, Dani Olmo nyaris menyamakan kedudukan andai sepakannya tidak diblok bek Belgia, Wout Faes. Hingga turun minum, Belgia sukses mempertahankan keunggulan berkat disiplinnya lini belakang.
Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Spanyol meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, gol penyama lahir pada menit ke-54. Pedri, yang menjadi otak permainan, mengirim umpan terobosan sempurna ke kotak penalti. Alvaro Morata, yang sejak awal babak kedua masuk menggantikan Joselu, menyambut bola dengan kontrol dada sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois. Skor berubah 1-1.
Gol itu menyuntikkan energi besar ke kubu Spanyol. Mereka terus menekan pertahanan Belgia yang mulai goyah. Puncaknya terjadi pada menit ke-78. Sebuah kemelut di depan kotak penalti Belgia berhasil dihalau, namun bola jatuh di kaki Ansu Fati. Pemain muda Barcelona itu melepaskan tendangan melengkung dari jarak 20 meter yang bersarang indah di pojok atas gawang. Gol indah itu sempat dicek VAR karena dugaan offside, namun tayangan ulang memastikan posisi Fati sah. Spanyol berbalik unggul 2-1.
Belgia berusaha keras menyamakan skor di 15 menit terakhir. Lukaku kembali mengancam pada menit ke-83 lewat sundulan yang masih bisa ditepis Unai Simon. Pelatih Domenico Tedesco memasukkan Leandro Trossard dan Jeremy Doku untuk menambah daya gedor, namun rapatnya lini belakang Spanyol yang dikawal Aymeric Laporte dan Pau Torres membuat usaha Belgia sia-sia.
Statistik Kuasai Laga, Kunci Kemenangan Spanyol
Secara statistik, Spanyol unggul mutlak dalam penguasaan bola dengan 63% berbanding 37% milik Belgia. Dari sisi ancaman, La Roja melepaskan total 18 tembakan dengan 8 mengarah ke gawang (shots on target), sedangkan Belgia hanya mencatatkan 7 tembakan dengan 4 on target. Jumlah operan Spanyol juga jauh lebih banyak—734 berbanding 298—menunjukkan dominasi mereka dalam membangun serangan.
Kunci kemenangan Spanyol terletak pada peran ganda Pedri dan Gavi di lini tengah. Pedri mencatatkan satu assist, tiga umpan kunci, dan akurasi operan 92%. Sementara Gavi, yang bermain lebih ke depan, sukses memenangi tujuh duel dan mencatatkan dua intersep penting. Duo muda ini tak henti-hentinya merepotkan lini tengah Belgia yang diperkuat Amadou Onana dan Youri Tielemans.
Kutipan Pelatih“Saya sangat bangga dengan mentalitas tim. Mereka tidak menyerah setelah tertinggal dan terus berusaha. Kami tahu ini akan menjadi laga sulit, tapi kami mendominasi dan pantas menang,” ujar Luis de la Fuente seusai pertandingan.
Sementara itu, Tedesco mengakui keunggulan lawan. “Spanyol terlalu kuat dalam penguasaan bola. Kami punya rencana dan sempat unggul, tapi mereka mampu membalikkan keadaan. Kami harus menerima ini dan fokus ke masa depan,” katanya.
Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke semifinal dan akan menantang pemenang pertandingan antara Brasil vs Prancis. Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tak mungkin La Roja akan mengulang kejayaan tahun 2010.
Baca juga:
Comments (0)