Gol Menit 112 Julian Alvarez Bawa Argentina Singkirkan Swiss

Kansas City, 12 Juli 2026 – Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss 1-0 lewat gol spektakuler Julian Alvarez pada menit ke-112. Laga perempat final yang ...

Gol Menit 112 Julian Alvarez Bawa Argentina Singkirkan Swiss

Kansas City, 12 Juli 2026 – Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss 1-0 lewat gol spektakuler Julian Alvarez pada menit ke-112. Laga perempat final yang berlangsung di Stadion Kansas City, Minggu pagi WIB, berjalan ketat tanpa gol hingga waktu normal dan baru terpecahkan lewat aksi individu brilian striker Manchester City itu di babak kedua perpanjangan waktu.

Perjalanan Pertandingan: Taktik Disiplin Swiss Redam La Albiceleste

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Swiss langsung memasang tembok kokoh dengan formasi 5-4-1 yang bertransisi menjadi 5-3-2 saat bertahan. Argentina, yang tampil dengan pakem 4-3-3 menyerang, mendominasi penguasaan bola hingga 63% namun kerap frustrasi menghadapi lini belakang rapat asuhan Murat Yakin. Babak pertama berakhir dengan hanya dua tembakan tepat sasaran untuk Argentina, sementara Swiss nir-shot on target.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Argentina meningkat. Lionel Messi yang beroperasi sebagai playmaker sentral beberapa kali melepaskan umpan terobosan kunci, namun penyelesaian akhir masih melebar. Swiss sendiri nyaris mencuri gol pada menit ke-78 lewat skema serangan balik cepat Breel Embolo yang berhasil mengecoh Nicolas Otamendi, tetapi sepakannya masih bisa dimentahkan Emiliano Martinez. Skor kacamata bertahan hingga 90 menit, memaksa laga berlanjut ke extra time.

Aksi Individu Julian Alvarez: Gol Penentu di Menit Kritis

Di babak tambahan, Argentina meningkatkan urgensi. Pada menit ke-112, momen penentu datang dari skema serangan yang dibangun dari lini tengah. Exequiel Palacios melepaskan umpan terobosan vertikal ke kotak penalti, yang disambut Julian Alvarez dengan kontrol dada sempurna. Tanpa ragu, Alvarez mengecoh bek Swiss Manuel Akanji dengan gerakan tipu sebelum melepaskan tendangan voli kaki kanan melengkung ke pojok kiri atas gawang yang tak terjangkau Gregor Kobel. Gol tersebut sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang 120 menit pertandingan.

Statistik mencatat Alvarez hanya membutuhkan 0,28 expected goals (xG) dari peluang itu, sebuah bukti kualitas penyelesaian kelas dunia. Gol tersebut juga mengantarkan sang striker mengoleksi empat gol sepanjang turnamen, menyamai torehan Kylian Mbappe di papan pencetak gol sementara.

Statistik dan Analisis: Dominasi Argentina yang Belum Sepenuhnya Efektif

Argentina membukukan total 16 tembakan (8 tepat sasaran) berbanding 5 tembakan Swiss (2 tepat sasaran). Penguasaan bola 63% milik Argentina hanya menghasilkan 0,9 expected goals secara keseluruhan, menunjukkan betapa rapatnya pertahanan Swiss. Tim asuhan Yakin menorehkan 32 tekel sukses dan 18 intersepsi, angka tertinggi dari semua tim perempat final. Kartu kuning diterima oleh Leandro Paredes (menit ke-55) dan Silvan Widmer (menit ke-72) dalam duel fisik yang keras.

Dari sisi taktikal, pelatih Lionel Scaloni melakukan perubahan krusial dengan memasukkan Palacios pada menit ke-91 untuk menambah kreativitas di lini tengah. Keputusan itu terbukti tepat ketika assist Palacios melahirkan gol kemenangan. Sementara itu, Swiss gagal memanfaatkan tiga peluang dari situasi bola mati, salah satu kekuatan utama mereka di fase grup.

Kemenangan ini mengantarkan Argentina menantang pemenang laga Belanda vs Brasil di semifinal. Dengan performa Alvarez yang kian tajam dan solidnya lini belakang yang kembali mencatat clean sheet, La Albiceleste kian percaya diri menatap mimpi mempertahankan gelar juara dunia.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User