Spanyol dan Brasil Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 resmi menorehkan dua nama pertama di fase semifinal. Tim nasional Spanyol memastikan langkah mereka ke empat besar setelah menaklukkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final...

Spanyol dan Brasil Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 resmi menorehkan dua nama pertama di fase semifinal. Tim nasional Spanyol memastikan langkah mereka ke empat besar setelah menaklukkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, Sabtu (11/7) dini hari WIB. La Roja menyusul Brasil yang lebih dahulu mengunci tiket sehari sebelumnya. Kemenangan penuh determinasi ini sekaligus mengukuhkan dominasi permainan kolektif anak asuh Luis de la Fuente.

Babak Pertama: Gol Cepat dan Dominasi Mutlak

Sejak peluit awal, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 andalan De la Fuente mengalir lancar dengan penguasaan bola mencapai 68 persen di 20 menit pertama. Lini tengah yang dikomandoi Pedri dan Gavi sukses memutus aliran bola Belgia. Hasilnya, menit ke-23, umpan terobosan Dani Olmo berhasil diterima Pedri di kotak penalti. Dengan tenang, gelandang Barcelona itu melepaskan tendangan mendatar yang tak mampu dihalau Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk Spanyol.

Belgia mencoba bangkit. Kevin De Bruyne beberapa kali mengirim umpan kunci, namun duet bek tengah Spanyol, Pau Cubarsí dan Robin Le Normand, tampil solid. Statistik mencatat shots on target Spanyol 4 berbanding 1 bagi Belgia sepanjang paruh pertama. Hingga turun minum, Spanyol tetap memimpin.

Babak Kedua: Gol Balasan dan Penentu Kemenangan

Memasuki babak kedua, Belgia meningkatkan intensitas. Pelatih Domenico Tedesco memasukkan Jérémy Doku dan Romelu Lukaku. Strategi itu berbuah hasil cepat. Menit ke-55, serangan balik cepat Belgia diakhiri umpan Doku yang disambar Lukaku, tetapi bola membentur tiang. Hanya berselang tiga menit, giliran Doku yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima sodoran De Bruyne dan menaklukkan Unai Simón. Skor 1-1 membuat tensi pertandingan semakin tinggi.

Spanyol tidak panik. De la Fuente merespons dengan memasukkan Ferran Torres dan Álex Baena. Momentum berubah saat laga memasuki menit ke-67. Sebuah skema sepak pojok cepat dieksekusi Baena kepada Torres yang berdiri bebas di sisi kanan. Torres melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di sudut gawang Belgia tanpa bisa dijangkau Courtois. Gol penentu, 2-1 untuk Spanyol. Petugas VAR sempat memeriksa dugaan offside, namun tayangan ulang mengonfirmasi posisi Torres sah. Selebrasi Tim Matador pun pecah.

Belgia berusaha memaksakan gol penyama, tetapi sisa waktu tak cukup. Hingga wasit meniup peluit panjang, Spanyol mengamankan kemenangan dengan statistik akhir: penguasaan bola 58% - 42%, tembakan tepat sasaran 7 - 4, dan total tendangan 15 - 10.

"Kami menunjukkan mentalitas juara malam ini. Setelah gol balasan, tim tetap tenang dan menemukan jalan keluar. Ini kemenangan kolektif," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers pasca laga.

Brasil Lebih Dulu Melaju Lewat Drama Enam Gol

Sementara itu, satu tiket semifinal sudah lebih dulu direbut Brasil. Dini hari sebelumnya, Seleção menumbangkan Argentina 4-2 dalam laga bertajuk Superclásico de las Américas di Stadion AT&T, Arlington. Pertandingan berlangsung sengit dengan rekor enam gol tercipta. Brasil unggul cepat lewat Vinícius Júnior dan Endrick, namun Argentina menyamakan skor melalui Julián Álvarez dan Alejandro Garnacho. Di babak kedua, Brasil kembali memimpin via gol Rodrygo dan penalti Bruno Guimarães setelah pelanggaran terhadap Vinícius. Kiper Alisson Becker tampil heroik dengan sejumlah penyelamatan krusial. Brasil pun melenggang dengan statistik tembakan tepat sasaran 9 - 5 dan penguasaan bola 54% - 46%.

Peta Semifinal: Dua Tiket Masih Diperebutkan

Dengan demikian, dua raksasa sepak bola dunia telah memastikan tempat di semifinal. Spanyol akan menanti pemenang antara Jerman melawan Kroasia yang akan bertanding malam ini. Sementara Brasil telah menunggu lawan dari duel Portugal versus Prancis yang dijadwalkan Minggu (12/7) pagi WIB. Kedua laga diprediksi tak kalah panas.

Spanyol mencatat rekor impresif sepanjang turnamen: belum terkalahkan dengan statistik clean sheet terbanyak dan efisiensi umpan di atas 90%. Brasil juga tampil garang dengan produktivitas gol rata-rata 2,5 per pertandingan. Pertemuan potensial antara kedua tim di final—andai lolos—merupakan skenario impian bagi para penggemar.

Statistik menarik lainnya: ini adalah semifinal keempat Spanyol dalam tujuh edisi terakhir, sekaligus semifinal kedelapan Brasil di era modern. Keduanya pernah bertemu di final Piala Dunia 2010 (Spanyol menang) dan menjadi favorit kuat untuk mengangkat trofi di Amerika Utara tahun ini. Dengan dua kursi semifinal sudah terisi, drama Piala Dunia 2026 terus bergulir menuju puncaknya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User