Adu Penalti Sengit, Inggris Singkirkan Norwegia 4-3

Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan cara paling dramatis: menundukkan Norwegia 4-3 lewat adu penalti setelah 120 menit yang berakhir 2-2 di MetLife Stadium, Senin (13/7) dini hari WIB....

Adu Penalti Sengit, Inggris Singkirkan Norwegia 4-3

Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan cara paling dramatis: menundukkan Norwegia 4-3 lewat adu penalti setelah 120 menit yang berakhir 2-2 di MetLife Stadium, Senin (13/7) dini hari WIB. Gol telat Phil Foden pada menit ke-90+5 memaksa perpanjangan waktu, lalu Jordan Pickford menjadi pahlawan dengan menepis penalti kelima Norwegia.

Babak Pertama: Gol Cepat The Three Lions, Balasan Instan Haaland

Inggris memulai dengan formasi 4-2-3-1 dan langsung mengambil inisiatif. Penguasaan bola 62% dalam 25 menit pertama mencerminkan dominasi mereka. Menit ke-28, Bukayo Saka memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan terobosan Declan Rice, Saka menusuk dari sayap kanan, melewati Fredrik Bjørkan, lalu melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh. Skor 1-0. Itu adalah peluang ketiga Inggris, setelah sebelumnya Harry Kane dan Jude Bellingham menguji kiper Ørjan Nyland. Statistik shots on target babak pertama: Inggris 4, Norwegia 1.

Namun, Norwegia bukan tanpa perlawanan. Menit ke-41, Erling Haaland menunjukkan naluri predatornya. Berawal dari sepak pojok Martin Ødegaard, bola liar jatuh di kaki Julian Ryerson yang langsung mengirim umpan silang mendatar. Haaland, yang dijaga ketat John Stones dan Marc Guehi, mampu memutar badan dan menyontek bola ke gawang dengan kaki kirinya. Gol ke-13 Haaland di turnamen ini menyamakan kedudukan dan membungkam separuh stadion. Babak pertama berakhir 1-1.

Babak Kedua: Drama Penalti, VAR, dan Gol Penyelamat

Selepas jeda, Norwegia tampil lebih berani. Masuknya Antonio Nusa di menit ke-58 menggantikan Alexander Sørloth menambah kecepatan serangan balik. Menit ke-71, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari skema serangan balik cepat, Ødegaard mengirimkan bola terobosan ke Jørgen Strand Larsen (masuk menggantikan Oscar Bobb) yang kemudian menyodorkan bola kepada Haaland di dalam kotak penalti. Dengan satu sentuhan, Haaland melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau Pickford. Norwegia unggul 2-1.

Inggris meningkatkan tekanan. Gareth Southgate memasukkan Cole Palmer dan Ivan Toney untuk menambah daya gedor. Penguasaan bola Inggris naik menjadi 58%, dan mereka terus mengepung pertahanan Norwegia. Peluang emas datang di menit ke-82 lewat sundulan Kane yang menerpa mistar gawang. Statistik total shots on target Inggris menjadi 8 berbanding 5 milik Norwegia hingga menit ke-90.

Drama puncak terjadi pada masa injury time. Menit ke-90+3, wasit menunjuk titik putih setelah Palmer dijatuhkan Leo Østigård di kotak terlarang. Keputusan itu sempat ditinjau VAR selama dua menit, namun tetap dianggap sah. Phil Foden maju sebagai algojo dan dengan dingin menaklukkan Nyland, membawa skor menjadi 2-2 sekaligus memaksa perpanjangan waktu.

Perpanjangan Waktu: Kelelahan, Peluang Emas, dan Clean Sheet yang Gagal Dipertahankan

Kedua tim mulai kehabisan bensin. Tempo menurun, dan lebih banyak terjadi duel di lini tengah. Peluang terbaik di babak extra time justru datang dari Norwegia: tembakan voli Aursnes pada menit ke-104 dari luar kotak penalti masih bisa ditepis Pickford. Inggris balik mengancam lewat sundulan Stones yang melebar tipis di menit ke-112. Hingga 120 menit, skor tetap 2-2. Statistik menunjukkan penguasaan bola total Inggris 54% - 46% Norwegia, dengan shots on target 9-6.

Adu Penalti: Pahlawan Pickford, Penalti Saka Penentu

Lima algojo dari masing-masing tim bersiap. Inggris menang undian dan memilih menendang lebih dulu. Kane, Bellingham, dan Rice sukses menaklukkan Nyland. Sementara itu, tiga eksekutor awal Norwegia—Ødegaard, Haaland, dan Ryerson—juga tidak gentar. Fase sudden death dimulai setelah penendang keempat Inggris, Palmer, dan penendang keempat Norwegia, Larsen, juga sukses. Skor 4-4 pada penalti reguler. Pada kesempatan berikutnya, Saka melepaskan tendangan mendatar ke sudut kanan bawah yang tak mampu dijangkau Nyland. Tekanan kini beralih ke Norwegia. Patrick Berg, yang maju sebagai eksekutor kelima, harus mencetak gol untuk menjaga asa. Tembakannya ke sudut kiri bawah mampu ditebak Pickford. Bola ditepis, dan seluruh kontingen Inggris merayakan kemenangan dramatis 4-3.

“Kami menunjukkan karakter luar biasa malam ini. Tertinggal, lalu menyamakan di menit akhir, dan tetap tenang di adu penalti. Saya bangga dengan seluruh pemain,”
ujar Gareth Southgate dalam konferensi pers usai laga. Sementara itu, Ståle Solbakken memuji ketangguhan timnya:
“Haaland fenomenal, tapi adu penalti memang lotere. Kami menyesali peluang yang terbuang di babak kedua normal. Inggris layak melaju.”

Dengan hasil ini, Inggris menantang pemenang laga Brasil versus Prancis di semifinal. Sementara Norwegia pulang dengan kepala tegak setelah menempatkan dua pemain—Haaland dan Ødegaard—dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen. Total 24 tembakan, 15 di antaranya on target tercipta sepanjang 120 menit pertandingan yang akan dikenang sebagai salah satu laga klasik Piala Dunia 2026.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User