Skor 1-1: Norwegia dan Inggris Dipaksa Bermain Ekstra Time

Skor akhir 1-1 memaksa duel Norwegia melawan Inggris harus berlanjut ke babak tambahan waktu setelah 90 menit penuh tensi di Stadion Miami, Minggu (12/7/2026) WIB. Kedua tim menampilkan permainan terb...

Skor 1-1: Norwegia dan Inggris Dipaksa Bermain Ekstra Time

Skor akhir 1-1 memaksa duel Norwegia melawan Inggris harus berlanjut ke babak tambahan waktu setelah 90 menit penuh tensi di Stadion Miami, Minggu (12/7/2026) WIB. Kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan total 8 shots on target dari gabungan 25 percobaan, namun hanya dua gol yang tercipta untuk mewakili dominasi yang silih berganti.

Babak Pertama: Dominasi dan Gol Cepat Norwegia

Menit ke-17, kombinasi umpan pendek dari lini tengah berujung pada sontekan Erling Haaland yang memanfaatkan celah di antara John Stones dan Marc Guéhi. Assist diberikan oleh Martin Ødegaard yang mengirim bola terobosan sepanjang 18 meter setelah membaca pergerakan Haaland menusuk ke kotak penalti. Proses gol sempat ditinjau ulang oleh VAR karena potensi offside, namun konfirmasi akhir menunjukkan posisi Haaland masih sejajar dengan bek terakhir Inggris. Skor sementara 1-0 untuk Norwegia.

Inggris yang mengusung formasi 4-2-3-1 mencoba merespons lewat penguasaan bola. Sepanjang paruh pertama, The Three Lions mencatatkan 63% penguasaan bola namun hanya menghasilkan dua shots on target. Percobaan Harry Kane dari luar kotak menit ke-31 masih bisa ditepis kiper Ørjan Nyland, sementara sepakan Jude Bellingham di menit ke-41 melambung tipis di atas mistar. Norwegia justru lebih mengancam melalui serangan balik cepat dengan trio Haaland, Alexander Sørloth, dan Ødegaard. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan dengan statistik tembakan tepat sasaran 3-2 untuk Norwegia.

Babak Kedua: Inggris Bangkit dan Paksakan Imbangan

Memasuki babak kedua, pelatih Inggris melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan Bukayo Saka menggantikan Cole Palmer di menit ke-58. Perubahan ini terbukti efektif. Menit ke-67, umpan silang datar dari Declan Rice dari sisi kiri disambut Saka yang berlari menusuk ke tiang dekat. Tendangan first-time kaki kirinya menghujam sudut bawah gawang, tak mampu dijangkau Nyland. Assist Rice menjadi kunci, hasil dari pergerakan tanpa bola yang membongkar pertahanan Norwegia yang mulai kehilangan konsentrasi.

Setelah gol penyama, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-74, Bellingham hampir menggandakan keunggulan lewat sundulan yang membentur tiang gawang. Norwegia juga memiliki peluang emas di menit ke-82 melalui tendangan voli Haaland yang masih bisa diblok kiper Aaron Ramsdale. Statistik menunjukkan Inggris terus mendominasi penguasaan bola hingga 61% secara keseluruhan, namun akurasi umpan kunci Norwegia justru lebih tinggi (84% vs 79%). Jumlah kartu kuning yang dikeluarkan wasit: dua untuk Inggris (Rice, menit ke-54; Kyle Walker, menit ke-79) dan satu untuk Norwegia (Fredrik Aursnes, menit ke-71). Clean sheet kedua tim sirna, dan kedua pelatih terus melakukan rotasi pemain demi menjaga intensitas.

Statistik Pertandingan dan Analisis Taktik

Secara taktik, Norwegia menerapkan formasi 4-4-2 bertahan yang solid dengan transisi cepat. Pressing tinggi yang diterapkan di 30 menit awal berhasil meredam build-up Inggris, namun kelelahan mulai tampak di pertengahan babak kedua. Inggris yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan double pivot Rice dan Kobbie Mainoo, akhirnya menemukan ritme setelah memasukkan Saka di sektor sayap. Whoscored mencatat Bellingham sebagai pemain dengan dribel sukses terbanyak (4 dari 5 percobaan), sedangkan Ødegaard menyumbang 3 key passes. Penguasaan bola akhir: Inggris 61% - 39% Norwegia, dengan total tembakan 15-10 untuk Inggris dan shots on target masing-masing 5-3.

Kutipan Pelatih

“Kami menyesuaikan formasi di babak kedua dan menunjukkan karakter luar biasa. Norwegia sangat berbahaya lewat serangan balik, tapi kami tetap sabar dan layak menyamakan skor,” ujar pelatih Inggris.

Sementara itu, pelatih Norwegia menyoroti efisiensi timnya: “Kami tampil sesuai rencana, mencetak gol lebih dulu dan membuat mereka frustrasi. Extra time akan menjadi ujian mental bagi kedua tim.”

Dengan hasil imbang 1-1 di waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit. Statistik menyebutkan Norwegia belum pernah memenangi laga knockout Piala Dunia yang berlanjut ke extra time, sementara Inggris memiliki rekor 3 kali menang dari 6 laga serupa. Akankah laga ini berujung adu penalti? Kedua tim kini bersiap menguras sisa energi di Miami.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User