Oct 21, 2026
Olahraga

Safety Car Mandalika Menggunakan Pertamax Turbo di MotoGP Indonesia

MANDALIKA — Mobil safety car yang beroperasi di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika dipastikan menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo. Keputusan ini menjadi salah satu sorot...

Safety Car Mandalika Menggunakan Pertamax Turbo di MotoGP Indonesia

MANDALIKA — Mobil safety car yang beroperasi di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika dipastikan menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo. Keputusan ini menjadi salah satu sorotan teknis menjelang bergulirnya balapan di sirkuit berkarakter street circuit tersebut, mengingat performa kendaraan pengawal sangat menentukan kelancaran jalannya race.

Spesifikasi Teknis dan Peran Safety Car

Safety car bukan sekadar kendaraan biasa di lintasan. Ketika terjadi insiden, hujan deras, atau kondisi trek yang dinilai tidak aman, safety car akan masuk dan memimpin rombongan pembalap dengan kecepatan terkendali. Pada momen seperti itu, penguasaan bola tidak relevan, tetapi ada statistik lain yang lebih penting: kecepatan konstan, akselerasi responsif, serta daya tahan mesin selama berada di lintasan.

Pemilihan Pertamax Turbo, bahan bakar dengan angka oktan tinggi, memberi keuntungan pada aspek pembakaran. Mesin mobil pengawal dituntut mampu berakselerasi cepat saat keluar dari pit lane, lalu menjaga kecepatan stabil di depan para pembalap MotoGP. Tanpa bahan bakar berperforma tinggi, risiko keterlambatan respons saat terjadi insiden bisa meningkat.

Menariknya, sirkuit Mandalika memiliki karakter unik. Beberapa tikungan bertipe blind spot, seperti Tikungan 16 dan 17, serta trek lurus panjang di sektor ketiga. Kondisi ini membuat safety car harus siap dalam berbagai skenario, mulai dari offside posisi pembalap di grup depan hingga potensi VAR atau investigasi insiden oleh race direction.

Kesiapan Mandalika Menuju Balapan

Mandalika bukan sirkuit baru bagi para tim, tetapi setiap tahun selalu ada pembaruan. Panjang lintasan mencapai 4,3 kilometer dengan 17 tikungan. Rekor waktu putaran terus menjadi patokan, dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Kehadiran mobil safety car dengan bahan bakar beroktan tinggi menunjukkan standar operasional yang tidak main-main.

Pada sesi latihan bebas, safety car turun ke lintasan untuk mengecek kondisi aspal bersama marshall. Ini bagian dari prosedur wajib. Jika trek masih memiliki kerikil atau oli, safety car akan menilai apakah perlu dilakukan pembersihan sebelum sesi dilanjutkan. Dalam situasi inilah performa mesin dan konsumsi bahan bakar teruji secara langsung.

Penggunaan Pertamax Turbo juga sejalan dengan komitmen penyelenggara terhadap efisiensi energi. Bahan bakar ini memiliki formula yang mendukung pembakaran lebih sempurna, sehingga emisi lebih rendah. Untuk ajang sekelas MotoGP, aspek lingkungan mulai menjadi perhatian, tanpa mengorbankan performa.

Dampak pada Jalannya Balapan

Ketika safety car masuk lintasan, seluruh pembalap wajib menjaga jarak. Tidak ada hat-trick atau clean sheet yang bisa diraih selama periode ini. Justru momen safety car sering menjadi titik balik strategi. Tim bisa memanfaatkan waktu untuk pit stop tambahan, mengganti ban, atau mengubah mapping mesin.

Di sinilah keandalan mobil pengawal diuji. Jika safety car bergerak terlalu lambat, ban pembalap bisa mendingin dan kehilangan grip. Sebaliknya, jika kecepatan tidak konsisten, rombongan bisa terpecah dan memicu bahaya. Karena itu, bahan bakar dengan kualitas pembakaran stabil menjadi faktor kecil tetapi krusial.

Menjelang balapan, cuaca di Mandalika masih menjadi variabel. Hujan sore hari kerap mengguyur kawasan Lombok bagian selatan. Jika hujan turun saat balapan, safety car hampir pasti diturunkan. Pada kondisi basah, cengkeraman ban menjadi kritis, dan kecepatan safety car harus disesuaikan. Mesin yang responsif membantu pengemudi mengontrol laju rombongan di tikungan licin.

"Semua aspek teknis kami siapkan, termasuk kendaraan pendukung. Fokus utama kami adalah keselamatan pembalap dan kelancaran balapan," ujar perwakilan penyelenggara.

Statistik dan Catatan Penting

Sepanjang sejarah MotoGP di Mandalika, safety car tercatat beberapa kali masuk lintasan. Pada musim lalu, periode safety car memakan waktu rata-rata tiga hingga empat putaran. Setiap putaran tambahan di bawah safety car berarti pengurangan jarak tempuh balapan yang sesungguhnya. Pembalap yang mampu menjaga suhu ban selama periode ini biasanya lebih siap saat restart.

Dari sisi performa, mobil safety car yang menggunakan Pertamax Turbo memiliki keunggulan dalam hal respons throttle. Pembakaran yang lebih efisien menghasilkan tenaga lebih instan. Ini penting saat pengemudi harus tiba-tiba mempercepat untuk menjauh dari rombongan pembalap yang baru keluar dari pit.

Penggunaan bahan bakar ini juga menjadi bagian dari identitas Pertamina sebagai sponsor utama. Konsistensi merek di lintasan maupun di kendaraan pendukung memperkuat posisi Mandalika sebagai tuan rumah kelas dunia.

Ke depannya, standar ini bisa menjadi acuan bagi sirkuit lain di Indonesia. Keselamatan, performa, dan efisiensi energi dapat berjalan seiring. Balapan MotoGP di Mandalika bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi juga tentang bagaimana seluruh ekosistem bekerja. Safety car dengan bahan bakar beroktan tinggi adalah salah satu bukti bahwa detail kecil pun diperhitungkan.

Dengan persiapan matang, Pertamina Grand Prix of Indonesia diharapkan berjalan lancar. Para pembalap siap memberikan aksi terbaik, sementara tim pendukung memastikan setiap elemen berfungsi optimal. Sirkuit Mandalika kembali menjadi panggung bagi kecepatan, strategi, dan teknologi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User