Rodri Kembali Jadi Starter, Manchester City Hancurkan Juventus 5-2

Skor akhir Manchester City 5-2 Juventus di Camping World Stadium, Orlando, Jumat (27/6/2025), menutup fase Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 dengan pesta gol. Namun di balik lima gol The Citizens, sat...

Rodri Kembali Jadi Starter, Manchester City Hancurkan Juventus 5-2

Skor akhir Manchester City 5-2 Juventus di Camping World Stadium, Orlando, Jumat (27/6/2025), menutup fase Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 dengan pesta gol. Namun di balik lima gol The Citizens, satu momen mencuri perhatian: Rodri, sang gelandang jangkar, kembali masuk starting XI untuk pertama kalinya sejak cedera ACL pada September 2024 — dan usai peluit panjang, ia berjalan ke arah tribun untuk memberi salam kepada para penggemar yang menyambutnya bak pahlawan yang pulang dari perang.

Gol-gol City dicetak oleh Jérémy Doku (menit ke-9), bunuh diri Pierre Kalulu (26'), Erling Haaland (52'), Phil Foden (69'), dan Savinho (75'). Juventus hanya mampu membalas lewat Teun Koopmeiners (11') dan Dušan Vlahović (84'). Hasil ini memastikan City lolos ke 16 besar sebagai juara Grup G dengan rekor sempurna: sembilan poin, 13 gol, hanya dua kali kebobolan.

Babak Pertama: Drama Tiga Gol dalam 26 Menit

Pep Guardiola menurunkan formasi 4-1-4-1 dengan Rodri sebagai pivot tunggal di depan empat bek. Hanya butuh sembilan menit bagi City untuk membuka skor: menit ke-9, Doku menerima umpan terobosan di sisi kiri, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang Michele Di Gregorio. 1-0.

Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit. Menit ke-11, Koopmeiners memanfaatkan kesalahan distribusi Ederson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 — gol pertama yang diterima City di turnamen ini. City merespons dengan tenang. Menit ke-26, umpan silang Matheus Nunes dari sisi kanan salah diantisipasi Kalulu dan bola justru bergulir ke gawang sendiri. Skor 2-1 untuk City bertahan hingga turun minum, dengan penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen untuk tim asal Manchester.

Babak Kedua: Haaland, Foden, dan Savinho Pesta Gol

Masuknya Erling Haaland di babak kedua mengubah segalanya menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Bianconeri. Menit ke-52, striker Norwegia itu menyambar umpan silang Matheus Nunes dari jarak dekat — 3-1. Menit ke-69, giliran Phil Foden yang masuk dari bangku cadangan mencatatkan nama di papan skor lewat penyelesaian dingin memanfaatkan assist Haaland. 4-1.

Pesta ditutup menit ke-75 lewat aksi individu Savinho: pemain Brasil itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang. 5-1. Vlahović sempat memperkecil skor menit ke-84 lewat serangan balik cepat, namun itu tak lebih dari gol hiburan. Statistik babak kedua mencerminkan dominasi mutlak: City melepaskan 14 attempts, tujuh di antaranya shots on target, sementara Juventus hanya dua kali benar-benar mengancam gawang Ederson.

Rodri: Sang Metronom Kembali ke Starting XI

Inilah cerita sesungguhnya dari Orlando. Untuk pertama kalinya sejak September 2024 — ketika lututnya bermasalah dalam duel melawan Arsenal — Rodri kembali bermain sejak menit pertama. Peraih Ballon d'Or 2024 itu tampil sekitar satu jam, mencatatkan lebih dari 90 sentuhan dengan akurasi umpan 95 persen, sebelum ditarik keluar demi manajemen menit bermain.

Kehadirannya mengubah geometri permainan City. Dengan Rodri sebagai jangkar, para gelandang City berani naik lebih tinggi, pressing lebih agresif, dan transisi bertahan jauh lebih rapi. Tak heran jika sambutan penonton saat ia ditarik keluar terasa seperti untuk pencetak gol kemenangan. Usai laga, ia menyempatkan diri menghampiri tribun, melambaikan tangan kepada fans yang sejak menit awal meneriakkan namanya.

"Rodri adalah pemain terbaik di dunia dan kami merindukannya setiap menit ia absen. Hari ini ia kembali, dan kalian bisa melihat perbedaannya. Tapi kami harus sabar — ia baru saja melewati cedera terberat dalam kariernya," ujar Pep Guardiola usai pertandingan.

Angka Tak Berbohong: Dominasi Total The Citizens

Statistik akhir laga ini berbicara lantang. City unggul penguasaan bola 66-34 persen, melepaskan 24 tembakan dengan 11 shots on target, berbanding hanya tujuh tembakan dan tiga tepat sasaran milik Juventus. Akurasi umpan City menyentuh 92 persen, dengan delapan tendangan sudut berbanding dua. Satu-satunya noda: dua kartu kuning dan satu momen lengah di lini belakang yang berujung gol Koopmeiners.

Dengan status juara grup, City kini menatap babak 16 besar dengan modal mengerikan: tiga kemenangan beruntun, 13 gol, dan kembalinya sang jenderal lini tengah. Pesan untuk seluruh kontestan Piala Dunia Antarklub 2025 sudah jelas — The Citizens bukan hanya lolos, mereka datang untuk menang. Dan dengan Rodri kembali memimpin orkestra di lini tengah, siapa berani bertaruh melawan mereka?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User