Barcelona Hancurkan Real Madrid 3-1, Joao Cancelo Rayakan Gelar La Liga
Skor akhir: Barcelona 3-1 Real Madrid. Spotify Camp Nou meledak pada Minggu (10/5/2026) malam waktu setempat ketika wasit meniup peluit panjang, menandai Barcelona resmi mengunci gelar juara La Liga m...
Skor akhir: Barcelona 3-1 Real Madrid. Spotify Camp Nou meledak pada Minggu (10/5/2026) malam waktu setempat ketika wasit meniup peluit panjang, menandai Barcelona resmi mengunci gelar juara La Liga musim 2025/2026 usai menaklukkan musuh bebuyutan mereka dalam El Clásico yang penuh drama. Joao Cancelo, bek sayap asal Portugal, menjadi salah satu aktor utama lewat assist krusial yang membuka jalan kemenangan, sebelum larut dalam perayaan bersama puluhan ribu suporter yang memadati stadion.
Babak Pertama: Duel Intensitas Tinggi Sejak Menit Awal
Hansi Flick menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI terbaiknya: Marc-André ter Stegen di bawah mistar; Joao Cancelo, Pau Cubarsí, Ronald Araujo, dan Alejandro Balde di lini belakang; trio Pedri, Frenkie de Jong, dan Dani Olmo mengendalikan lini tengah; sementara trisula Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha menjadi tumpuan di lini depan. Real Madrid asuhan Xabi Alonso menjawab dengan skema 4-2-3-1 yang mengandalkan kecepatan Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior di sektor sayap.
Menit ke-18, Camp Nou bergemuruh. Lamine Yamal menusuk dari sisi kanan, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan umpan silang mendatar yang disambut Lewandowski dengan sontekan first-time ke sudut bawah gawang Thibaut Courtois. 1-0 untuk Barcelona. Namun Madrid membalas pada menit ke-34: Jude Bellingham memenangkan duel udara di tengah lapangan, mengirim umpan terobosan presisi kepada Mbappé yang berlari membelah pertahanan sebelum menaklukkan ter Stegen dalam situasi satu lawan satu. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda, dengan Antonio Rüdiger menerima kartu kuning menit ke-44 karena pelanggaran keras terhadap Pedri.
Babak Kedua: Assist Emas Cancelo dan Penutup Manis Yamal
Interval tidak menurunkan tempo pertandingan. Menit ke-57, momen yang ditunggu akhirnya tiba. Joao Cancelo menerima bola di half-space kanan, melakukan overlap melewati Ferland Mendy, kemudian melepaskan umpan tarik akurat ke titik penalti. Raphinha menyambar dengan tendangan kaki kiri yang menghujam pojok atas gawang. 2-1, Barcelona memimpin kembali. Assist itu merupakan assist kesembilan Cancelo di La Liga musim ini — catatan luar biasa untuk seorang full-back.
Madrid nyaris menyamakan kedudukan menit ke-70 ketika Mbappé dijatuhkan di kotak penalti, tetapi tinjauan VAR membatalkan penalti karena sang penyerang lebih dulu terjebak offside — offside ketiganya pada malam itu. Aurélien Tchouaméni diganjar kartu kuning menit ke-66, sementara Frenkie de Jong menyusul menit ke-74. Petaka bagi Madrid tiba menit ke-81: Pedri mengirim umpan diagonal membelah lini belakang, Lamine Yamal berlari bebas dan dengan dingin mengecoh Courtois sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. 3-1. Gelar juara resmi menjadi milik Barcelona.
Statistik Menceritakan Dominasi Total Blaugrana
Angka tidak berbohong. Barcelona mencatatkan penguasaan bola 62 persen berbanding 38 persen, dengan 8 shots on target dari 17 percobaan, sementara Madrid hanya mampu melepaskan 3 tembakan tepat sasaran dari 9 usaha. Blaugrana juga unggul sepak pojok 7-2, akurasi umpan 91 persen, dan expected goals (xG) 2,8 berbanding 1,1. Cancelo sendiri membukukan 4 umpan kunci, 3 tekel sukses, dan 87 sentuhan bola — performa lengkap di kedua sisi lapangan yang membuatnya layak masuk nominasi pemain terbaik laga ini.
Malam Perayaan Sang Juara
Selepas peluit akhir, Cancelo terlihat emosional merayakan di depan tribun, memeluk rekan setim sambil mengangkat syal Barcelona ke udara. Ini merupakan gelar La Liga pertamanya bersama klub Catalan, melengkapi koleksi trofi domestik yang sudah ia raih di Inggris, Italia, dan Jerman sepanjang kariernya.
"Kami bermain dengan identitas kami malam ini. Para pemain menunjukkan keberanian, intensitas, dan kualitas. Gelar ini milik seluruh tim dan suporter yang luar biasa sepanjang musim," ujar Hansi Flick dalam konferensi pers pascalaga.
Dengan kemenangan ini, Barcelona mengoleksi 91 poin dan secara matematis tak mungkin lagi dikejar di sisa musim. Bagi Madrid, kekalahan ini memastikan mereka menutup musim tanpa trofi liga. Malam di Barcelona sepenuhnya menjadi milik Blaugrana — dan Joao Cancelo merayakannya dengan gaya seorang juara.
Comments (0)