Ricuh Derbi Merseyside Berakhir Imbang, Arne Slot Diganjar Kartu Merah

Skor akhir 2-2. Derbi Merseyside terakhir yang akan dihelat di Goodison Park ditutup dengan cara paling panas dalam sejarah rivalitas kedua klub. Liverpool dua kali unggul melalui Alexis Mac Allister ...

Ricuh Derbi Merseyside Berakhir Imbang, Arne Slot Diganjar Kartu Merah

Skor akhir 2-2. Derbi Merseyside terakhir yang akan dihelat di Goodison Park ditutup dengan cara paling panas dalam sejarah rivalitas kedua klub. Liverpool dua kali unggul melalui Alexis Mac Allister dan Mohamed Salah, tetapi Everton memaksa hasil imbang lewat sundulan James Tarkowski pada menit ke-90+8. Begitu peluit panjang berbunyi, lapangan justru berubah menjadi panggung perseteruan: Curtis Jones dan Abdoulaye Doucoure nyaris terlibat baku hantam, keduanya diganjar kartu merah, dan manajer Liverpool, Arne Slot, ikut diusir wasit Michael Oliver. Derbi penuh gengsi ini berakhir dengan drama yang tak akan dilupakan siapa pun.

Atmosfer Goodison Park sudah mendidih sejak sebelum kick-off. Everton butuh poin untuk menjauh dari zona degradasi, sementara Liverpool tengah mengejar puncak klasemen. Starting XI tuan rumah turun dengan formasi 4-5-1 yang rapat dan disiplin, sedangkan Liverpool memakai formasi 4-3-3 dengan lini tengah penuh energi. Ekspektasi begitu tinggi, dan babak pertama langsung membayar lunas.

Babak Pertama: Duel Fisik dan Dua Gol Cepat

Menit ke-11, Everton mengejutkan Liverpool. Abdoulaye Doucoure melepaskan assist terobosan yang membelah lini belakang tamu, dan Beto menuntaskannya dengan tenang di kotak penalti. Goodison Park meledak dalam euforia. Namun Liverpool tidak panik. Penguasaan bola mereka mencapai 63 persen sepanjang 45 menit pertama, dan tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16. Alexis Mac Allister memanfaatkan bola rebound di kotak penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol penyama, pertandingan berubah menjadi duel fisik yang ketat. Kartu kuning mulai beterbangan, pelanggaran demi pelanggaran menghiasi lini tengah, dan offside kerap memutus serangan kedua tim. Wasit Michael Oliver beberapa kali harus menenangkan pemain yang saling beradu mulut. Babak pertama ditutup dengan skor 1-1, dengan shots on target Liverpool unggul tipis 3-2.

Babak Kedua: Giliran Liverpool dan Drama di Menit Terakhir

Menit ke-73, Mohamed Salah menunjukkan kelasnya. Mendapat ruang di sisi kanan kotak penalti, pemain asal Mesir itu melepaskan tembakan terarah yang tak mampu dijangkau kiper Everton. Liverpool unggul 2-1, dan untuk sesaat tampak seperti malam yang sempurna bagi Arne Slot. Namun Everton yang ditangani David Moyes tidak menyerah. Alih-alih bertahan, tuan rumah justru menggempur dengan rentetan umpan silang dan bola mati.

Penguasaan bola di 20 menit terakhir berpihak penuh kepada Everton, dan sinyal bahaya terus berdatangan ke kotak penalti Liverpool. Puncaknya terjadi pada menit ke-90+8. Dari skema sepak pojok, James Tarkowski meloncat lebih tinggi dari semua pemain bertahan Liverpool dan menyundul bola ke sudut gawang. VAR sempat memeriksa potensi offside, tetapi gol dinyatakan sah. Skor berubah menjadi 2-2, dan mimpi clean sheet Liverpool pupus di menit paling akhir pertandingan.

Ricuh Pasca-Laga: Jones vs Doucoure dan Kartu Merah Arne Slot

Begitu peluit panjang berbunyi, Doucoure berlari ke arah tribun pendukung Liverpool dan merayakan dengan penuh emosi, tangan mengepal di depan wajah para suporter tamu. Provokasi itu memicu amarah Curtis Jones. Kedua pemain saling berhadapan, adu mulut berubah menjadi dorong-mendorong, dan hanya dalam hitungan detik sejumlah pemain dari kedua tim turun melerai. Wasit Oliver kemudian mengeluarkan kartu merah untuk keduanya. Bukan malam untuk hat-trick, melainkan malam kartu merah beruntun.

Belum selesai. Arne Slot, yang sepanjang laga kerap memprotes keputusan wasit, mendatangi Oliver setelah pertandingan usai. Manajer asal Belanda itu diganjar kartu merah pertamanya di Liga Inggris, sebuah momen yang langsung menjadi perbincangan hangat.

"Saya lebih memilih tidak berkomentar soal kartu merah itu," jawab Slot singkat kala ditanya awak media, "yang jelas, tim saya menunjukkan karakter luar biasa di laga yang sangat sulit."

Konsekuensi pun datang. Slot dipastikan absen mendampingi tim di pertandingan berikutnya akibat skorsing, sementara Jones dan Doucoure terancam hukuman tambahan jika protokol disiplin menilai tindakan mereka melampaui batas. Everton mendapat satu poin emas yang menjaga jarak dari zona merah, sedangkan Liverpool kehilangan dua poin dalam perburuan gelar juara.

Skor akhir 2-2, tetapi angka itu tidak menceritakan separuh dari emosi malam itu. Derbi terakhir di Goodison Park berakhir ricuh, penuh kartu merah, dan meninggalkan satu catatan: rivalitas Merseyside tetap menjadi salah satu laga paling tidak terduga di Liga Inggris.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User