Oct 21, 2026
Olahraga

Resky Yusuf dan Bintang Pranata Siap Gaspol di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi panggung persaingan para pembalap muda Asia. Pada gelaran Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat, dua pembalap binaan Astra Honda M...

Resky Yusuf dan Bintang Pranata Siap Gaspol di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi panggung persaingan para pembalap muda Asia. Pada gelaran Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat, dua pembalap binaan Astra Honda Motor, Resky Yusuf dengan nomor start #22 dan Bintang Pranata Sukma dengan nomor start #3, dipastikan turun berlaga. Balapan akan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026 di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer yang terletak di Nusa Tenggara Barat tersebut.

Dua Nama, Satu Misi: Memburu Poin di Seri Keempat

Menit ke-0 belum juga dimulai, atmosfer kompetisi sudah terasa. Resky Yusuf dan Bintang Pranata Sukma bukan sekadar peserta biasa. Keduanya merupakan produk pembinaan Astra Honda Motor, sebuah program kaderisasi yang secara konsisten memasok pembalap ke ajang balap kelas Asia. Nomor start #22 milik Resky dan #3 milik Bintang menjadi identitas mereka di grid IM4AC, kelas balap yang menggunakan motor Moto4 sebagai arena penggemblengan pembalap usia muda sebelum melangkah ke level lebih tinggi.

Seri keempat IM4AC 2026 menjadi titik krusial dalam kalender balap. Setiap poin yang dikumpulkan akan menentukan posisi akhir musim. Bagi Resky, konsistensi menjadi kunci. Bagi Bintang, pembalap dengan nomor start rendah #3, tantangannya adalah mengubah catatan latihan menjadi hasil balapan nyata. Formasi starting XI tidak berlaku di dunia balap, tetapi konsep starting grid sangat menentukan bagaimana keduanya mengelola tikungan demi tikungan di Mandalika.

Karakter Sirkuit Mandalika dan Tuntutan Teknis

Pertamina Mandalika International Circuit dikenal memiliki karakter sirkuit jalanan yang menuntut presisi. Kombinasi tikungan cepat seperti Tikungan 1 yang melebar, lalu brake zone tajam di sektor kedua, serta tikungan lambat yang membutuhkan traksi sempurna membuat pengaturan motor dan gaya berkendara menjadi faktor penentu. Pembalap harus mampu menjaga kecepatan di apex, bukan hanya mengandalkan power di lintasan lurus.

Dalam konteks IM4AC, penguasaan bola dalam sepak bola tidak relevan, tetapi ada angka yang setara: konsistensi lap time. Jika seorang pembalap mampu mencatatkan lap time stabil tanpa keluar garis balap, maka peluang finis di zona poin terbuka lebar. Sebaliknya, satu kesalahan kecil di tikungan bisa berujung pada kehilangan posisi atau bahkan crash. Karena itu, sesi latihan bebas pada Jumat, 9 Oktober 2026, akan menjadi ajang bagi Resky dan Bintang untuk menyusun strategi. Kualifikasi keesokan harinya akan menentukan barisan grid, sementara balapan utama digelar pada 10 dan 11 Oktober 2026.

Pembinaan Astra Honda Motor Sebagai Fondasi

Kehadiran dua pembalap binaan Astra Honda Motor di IM4AC bukan kebetulan. Sejak beberapa tahun terakhir, program pembinaan ini menjadi jalur karier sistematis bagi talenta muda Indonesia. Pembalap tidak hanya dilatih soal kecepatan, tetapi juga pemahaman taktik balap, manajemen ban, dan psikologi kompetisi. Resky Yusuf dengan nomor #22 menunjukkan progres stabil, sedangkan Bintang Pranata Sukma dengan nomor #3 memiliki catatan kualifikasi yang kompetitif.

Analisis per pembalap:

Resky Yusuf (#22) cenderung agresif di tikungan pertama. Karakternya cocok dengan sektor awal Mandalika yang lebar. Jika ia bisa menjaga ban belakang tetap segar hingga sepuluh lap terakhir, peluang menembus lima besar sangat besar.

Bintang Pranata Sukma (#3) lebih mengandalkan kehalusan dalam mengatur laju motor. Gaya bersihnya minim risiko, tetapi terkadang kurang berani saat duel jarak dekat. Di sirkuit yang memiliki banyak titik pengereman keras, keberanian mengambil garis dalam bisa jadi pembeda.

“Balapan di Mandalika selalu memberi tekanan berbeda. Pembalap muda harus belajar membaca trek dan lawan. Dua pembalap kami sudah menyiapkan diri secara fisik dan mental,” demikian gambaran filosofi pembinaan yang menekankan proses, bukan hasil instan.

Statistik menjadi cerminan persiapan. Dalam tiga seri sebelumnya, catatan finis dan posisi grid kedua pembalap menjadi bahan evaluasi internal. Seri keempat menjadi kesempatan mengonversi kerja keras menjadi podium. Tidak ada klik clickbait soal “pasti menang”, karena balapan selalu menyisakan variabel: cuaca, suhu aspal, dan insiden di lap pertama. Jika hujan turun, clean sheet dalam arti finis tanpa insiden menjadi target realistis.

Yang pasti, putaran IM4AC 2026 di Mandalika akan menjadi ujian kemampuan adaptasi. Resky Yusuf dan Bintang Pranata Sukma membawa nama pembinaan Astra Honda Motor, dan semua mata akan tertuju pada nomor start #22 dan #3 di grid. Dari sesi latihan bebas hingga bendera finis dikibarkan, setiap detik akan menentukan posisi mereka di klasemen. Balapan tidak memberi ruang bagi keraguan. Sekali gaspol dibuka, tidak ada jalan kembali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User