Skor akhir 3-1 untuk Barcelona atas Sevilla pada lanjutan La Liga, Minggu (20/9/2026), menjadi panggung bagi Raphinha yang tampil sebagai motor serangan sekaligus penentu arah permainan. Pertandingan di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan ini berlangsung sengit sejak menit awal, tetapi kualitas individu pemain asal Brasil itu membuat perbedaan besar di babak kedua.
Barcelona tampil dengan formasi 4-3-3, menempatkan Raphinha di sayap kanan dengan kebebasan bergerak ke tengah. Sevilla merespons dengan 4-2-3-1 yang berusaha menutup jalur umpan pendek melalui lini tengah. Penguasaan bola akhirnya dikuasai Barcelona dengan 58 persen berbanding 42 persen, sementara shots on target tercatat 7-4 untuk keunggulan tim tamu.
Menit ke-23: Pembuka Jalan Barcelona
Gol pertama lahir dari skema yang sudah dibaca Raphinha sejak awal. Menit ke-23, ia menerima bola di ruang sempit, melewati satu pemain dengan kontrol pertama yang rapi, lalu melepaskan tendangan kaki kiri dari sudut sempit. Bola meluncur deras ke tiang jauh, tidak mampu dijangkau kiper Sevilla. Skor berubah 1-0 untuk Barcelona.
Sevilla tidak tinggal diam. Mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-38 melalui serangan balik cepat. Umpan terobosan dari lini tengah diselesaikan dengan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Babak pertama ditutup dengan catatan 6 pelanggaran dari Sevilla dan 2 kartu kuning untuk pemain bertahan mereka, tanda bahwa Raphinha terus merepotkan sisi kiri pertahanan lawan.
Analisis babak pertama menunjukkan Raphinha bukan hanya penyerang, tetapi juga pengatur tempo. Ia turun lebih dalam untuk mengambil bola, membuka ruang bagi bek sayap, dan menciptakan 3 peluang sebelum jeda. Starting XI Barcelona sendiri menyisakan satu pemain muda di lini tengah, yang kerap kesulitan menghadapi pressing agresif Sevilla di 15 menit awal.
Menit ke-58 dan 71: Ketajaman di Momen Krusial
Babak kedua menjadi milik Barcelona. Menit ke-58, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 22 meter. Bola melewati pagar betis, memantul tipis sebelum masuk ke gawang. Skor menjadi 2-1, dan tekan ke Sevilla mulai terlihat.
Menit ke-71, ia beralih peran menjadi pemberi assist. Umpan silang rendahnya dari sisi kanan disambut striker Barcelona dengan penyelesaian pertama kali dari dalam kotak enam yard. Skor 3-1 menutup perlombaan. Raphinha menyelesaikan laga dengan kontribusi 2 gol dan 1 assist, ditambah 5 peluang tercipta serta 4 umpan kunci.
Statistik individu itu menegaskan perannya sebagai pemain paling berpengaruh di lapangan. Ia juga terlibat dalam 11 duel, memenangkan mayoritas di antaranya, dan tidak pernah kehilangan bola di area berbahaya. Clean sheet tidak tercipta, tetapi lini belakang Barcelona tampil disiplin menghadapi 4 shots on target Sevilla.
Respons Pelatih dan Catatan Taktik
"Raphinha memberikan ancaman dari dua sisi sekaligus. Ketika lawan menutup satu jalur, dia selalu menemukan jalur lain. Gol kedua mengubah momentum pertandingan," ujar pelatih Barcelona dalam konferensi pers usai laga.
Dari kubu Sevilla, pelatih tuan rumah menyoroti efektivitas penyelesaian akhir. "Kami bermain seimbang selama satu jam, tetapi dua momen individu membuat perbedaan. Itu kualitas pemain kelas dunia," katanya.
Kemenangan ini memperkuat posisi Barcelona di papan atas klasemen, sementara Sevilla harus mengevaluasi disiplin lini belakang. Wasit mengeluarkan total 4 kartu kuning dalam laga ini, dengan satu keputusan sempat ditinjau VAR terkait potensi offside pada gol kedua Barcelona. Setelah pemeriksaan, gol tetap disahkan karena Raphinha berada dalam posisi onside.
Yang Perlu Dicatat dari Pertandingan Ini
Sevilla sempat menekan di 20 menit terakhir, tetapi hanya mampu menciptakan satu peluang berbahaya. Penguasaan bola mereka meningkat menjadi 46 persen di babak kedua, namun realisasi tetap menjadi kendala utama. Barcelona sendiri memilih menurunkan tempo setelah unggul dua gol, mengunci lini tengah, dan menjaga keunggulan hingga peluit panjang.
Bagi Barcelona, performa Raphinha menjadi sinyal penting dalam menjalani jadwal padat. Kombinasi teknik, kecepatan, dan keputusan akhirnya membuat Sevilla tidak punya jawaban. Menit ke-23, 58, dan 71 akan tercatat sebagai momen momen kunci laga ini, sekaligus penanda bahwa sayap kanan Barcelona tengah dalam performa terbaiknya musim ini.
Comments (0)