Prancis Dipermalukan Inggris 4-6, Deschamps Pamit
Malam yang pahit bagi Didier Deschamps. Dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Les Bleus harus mengakui keunggulan The Three Lions dengan skor akhir 4-6 di Stadion Nasional, Jakarta. ...
Malam yang pahit bagi Didier Deschamps. Dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Les Bleus harus mengakui keunggulan The Three Lions dengan skor akhir 4-6 di Stadion Nasional, Jakarta. Ini menjadi pertandingan terakhir Deschamps sebagai pelatih kepala Prancis setelah delapan tahun penuh prestasi, namun berakhir dengan kekalahan telak yang menyisakan duka mendalam.
Babak Pertama: Prancis Unggul, Inggris Membalas
Pertandingan baru berjalan 4 menit ketika Prancis membuka keunggulan. Kylian Mbappe memanfaatkan umpan terobosan Antoine Griezmann, melepaskan tendangan keras ke sudut kiri gawang Jordan Pickford. Skor 1-0. Enam menit kemudian, Randal Kolo Muani menggandakan keunggulan setelah menerima assist dari Ousmane Dembele. Prancis unggul 2-0 dengan penguasaan bola 58% di 15 menit pertama.
Namun, Inggris tidak tinggal diam. Menit ke-23, Harry Kane memulai comeback dengan sundulan memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka. Skor 2-1. Dua menit berselang, Kane kembali mencetak gol melalui tendangan bebas langsung yang melengkung melewati pagar betis dan masuk ke gawang. Skor berubah 2-2. Menit ke-34, giliran Jude Bellingham yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Inggris berbalik unggul 3-2. Prancis sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-42 melalui gol bunuh diri John Stones, namun wasit menganulirnya setelah VAR mendeteksi offside pada Aurélien Tchouaméni. Babak pertama berakhir dengan skor 3-2 untuk Inggris.
Babak Kedua: Hujan Gol, Hat-trick Kane dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Prancis mencoba menekan. Menit ke-51, Mbappe mencetak gol keduanya setelah menerima umpan silang Theo Hernandez. Skor 3-3. Namun, Inggris kembali unggul pada menit ke-63 melalui eksekusi penalti Harry Kane setelah pelanggaran Eduardo Camavinga terhadap Phil Foden. Skor 4-3. Kane pun mencatatkan hat-trick pertamanya di Piala Dunia.
Menit ke-70, Prancis harus bermain dengan 10 orang setelah Randal Kolo Muani mendapat kartu merah langsung karena tekel keras kepada Declan Rice. Kuasa Inggris semakin dominan. Menit ke-78, Marcus Rashford memanfaatkan umpan Kane untuk memperlebar jarak menjadi 5-3. Empat menit kemudian, Bellingham mencetak gol keduanya lewat tendangan voli. Skor 6-3. Prancis hanya bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-88 melalui gol Olivier Giroud, hasil assist Mbappe. Skor akhir 6-4.
Statistik Pertandingan: Dominasi Inggris di Semua Lini
Penguasaan bola: Inggris 55% - Prancis 45%. Shots on target: Inggris 12 (9 gol, 3 penyelamatan) - Prancis 10 (4 gol, 6 penyelamatan). Kartu kuning: Inggris 2 (Stones, Walker) - Prancis 3 (Tchouaméni, Koundé, Camavinga). Kartu merah: Prancis 1 (Kolo Muani). Pelanggaran: Inggris 14 - Prancis 18. Offside: Inggris 1 - Prancis 2. Tendangan sudut: Inggris 7 - Prancis 5. Statistik ini menunjukkan bahwa Inggris lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama melalui transisi cepat dan bola mati.
Performa Pemain Kunci: Kane Bintang, Mbappe Gigih
Harry Kane menjadi bintang lapangan dengan hat-trick dan satu assist. Pergerakannya tanpa bola dan penyelesaian akhir yang klinis menjadi momok bagi pertahanan Prancis. Jude Bellingham juga tampil gemilang dengan dua gol, menunjukkan kematangan di lini tengah. Di kubu Prancis, Kylian Mbappe mencetak dua gol dan satu assist, namun kurang mendapat dukungan dari rekan-rekannya setelah kartu merah. Antoine Griezmann tampil kurang maksimal dengan hanya satu assist dan sering kehilangan bola di area berbahaya.
Kutipan Pelatih: Air Mata di Ruang Ganti
"Ini bukan cara yang saya inginkan untuk pamit. Kami sudah berjuang keras, namun kesalahan individu dan keputusan VAR menjadi titik balik. Saya bangga dengan skuad ini, tapi malam ini milik Inggris. Selamat untuk Gareth dan timnya." — Didier Deschamps, pelatih kepala Prancis.
"Tim kami menunjukkan karakter luar biasa. Tertinggal dua gol lalu bangkit, itu mentalitas juara. Harry (Kane) layak mendapat semua pujian. Kami pulang dengan perunggu, tapi ini awal yang baik untuk masa depan." — Gareth Southgate, pelatih kepala Inggris.
Pertandingan ini menjadi momen perpisahan yang emosional bagi Deschamps, yang sebelumnya membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 dan runner-up 2022. Kini, Les Bleus harus memulai era baru tanpa sosok legendaris itu. Inggris, di sisi lain, meraih medali perunggu untuk pertama kalinya sejak 1990 — sebuah pencapaian yang patut dibanggakan.
Comments (0)