Oct 15, 2026
Olahraga

Persib Hadapi Jadwal Padat, Igor Tolic Fokus Laga Demi Laga

Jadwal padat kembali menghantui Persib Bandung. Menjelang pertandingan lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) melawan The Cong Viettel FC, pelatih Igor Tolic memilih tidak mengeluh soal tumpukan ag...

Persib Hadapi Jadwal Padat, Igor Tolic Fokus Laga Demi Laga

Jadwal padat kembali menghantui Persib Bandung. Menjelang pertandingan lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) melawan The Cong Viettel FC, pelatih Igor Tolic memilih tidak mengeluh soal tumpukan agenda. Ia justru menegaskan satu hal: fokus hanya pada pertandingan yang ada di depan mata.

Pernyataan itu keluar setelah Maung Bandung menjalani rangkaian laga melelahkan di kompetisi domestik dan Asia. Alih-alih mengeluh soal pemulihan pemain yang sempit, Tolic memilih pendekatan pragmatis. Ia menyebut rotasi akan tetap dilakukan, tetapi target utama tetap hasil maksimal di setiap laga.

Rotasi Jadi Kunci di Tengah Tumpukan Agenda

Data menunjukkan beban pertandingan Persib dalam beberapa pekan terakhir cukup berat. Dengan jarak antar laga yang kadang hanya tiga hingga empat hari, penguasaan bola dan intensitas pressing menjadi dua aspek yang paling rawan turun. Tolic sadar betul kondisi itu.

“Kami tidak bisa selalu menurunkan starting XI yang sama. Setiap pemain harus siap, karena jadwal tidak memberi ruang untuk berhenti,” ujar Tolic dalam sesi konferensi pers, dikutip dari pernyataannya kepada media.

Pendekatan itu sejalan dengan kebutuhan fisik skuad. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persib tercatat masih mampu menjaga penguasaan bola di atas 50 persen. Namun, jumlah shots on target mereka sempat menurun, terutama di babak kedua. Indikasi kelelahan mulai terlihat dari menurunnya akurasi umpan di sepertiga akhir lapangan.

Viettel FC Bukan Lawan Mudah

The Cong Viettel FC datang dengan modal kompetitif di ACL 2. Tim asal Vietnam itu dikenal disiplin dalam bertahan dan cepat melakukan transisi. Formasi 4-2-3-1 yang mereka pakai sering membuat lawan kesulitan menembus blok tengah.

Bagi Persib, kunci menghadapi Viettel ada pada efektivitas serangan sayap dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang. Jika umpan silang terus ditekan, opsi penetrasi lewat tengah perlu ditingkatkan. Pemain seperti Beckham Putra dan Ciro Alves akan menjadi tumpuan untuk membuka ruang.

“Kami sudah menganalisis Viettel. Mereka kuat dalam bertahan dan berbahaya saat counter-attack. Fokus kami adalah disiplin posisi dan efisiensi penyelesaian akhir,” lanjut Tolic.

Pelajaran dari Laga Sebelumnya

Persib sebenarnya punya modal berharga dari pertandingan sebelumnya. Kemampuan mencetak gol lewat bola mati menjadi salah satu senjata. Namun, catatan clean sheet masih menjadi pekerjaan rumah. Dalam beberapa laga terakhir, gawang Persib beberapa kali kebobolan akibat kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.

Statistik memperlihatkan rata-rata kebobolan Persib di 15 menit terakhir pertandingan lebih tinggi dibanding paruh awal. Ini menjadi perhatian khusus tim pelatih. Tolic menekankan pentingnya komunikasi antar lini dan pengelolaan energi di akhir laga.

“Kami harus lebih pintar mengatur tempo. Tidak perlu terburu-buru menyerang jika posisi belum aman,” tegasnya.

Dengan jadwal yang padat, pilihan Tolic untuk berpikir laga demi laga adalah langkah realistis. Persib tidak bisa mengontrol jarak pertandingan, tetapi mereka masih bisa mengontrol fokus, disiplin, dan eksekusi di lapangan. Melawan Viettel FC, tiga poin akan menjadi obat terbaik di tengah padatnya agenda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User