Persib dan Persebaya Pesta Gol di Matchday Pertama Piala Presiden
Piala Presiden 2026 akhirnya resmi bergulir. Matchday perdana yang digelar di dua kota, Bandung dan Surabaya, langsung menyajikan drama, statistik mencengangkan, dan aksi individu kelas wahid. Skor ak...
Piala Presiden 2026 akhirnya resmi bergulir. Matchday perdana yang digelar di dua kota, Bandung dan Surabaya, langsung menyajikan drama, statistik mencengangkan, dan aksi individu kelas wahid. Skor akhir di Bandung: Persib Bandung 2 – 1 Dewa United. Sementara di Surabaya, Persebaya Surabaya 3 – 0 Borneo FC. Dua laga ini tak hanya memanaskan persaingan Grup Barat dan Timur, tetapi juga memunculkan kandidat pencetak gol terbanyak.
Gelora Bandung Lautan Api Bergetar: Dominasi Tuan Rumah Berbuah Tiga Poin
Di bawah sorot lampu Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib langsung tampil menekan dengan formasi 4-3-3 andalan. Menit ke-8, sepak pojok yang dilepaskan Rizky Ramadhani nyaris disundul masuk oleh Victor Igbonefo, namun masih membentur mistar. Tekanan terus berlanjut hingga menit ke-23, giliran Fajar Kurniawan yang melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti setelah menerima umpan satu-dua dengan Febri Harianto. Bola bersarang di sudut kanan gawang Dewa United tanpa bisa dijangkau kiper. Asis untuk Febri, gol pembuka bagi Fajar.
Statistik babak pertama menunjukkan dominasi tuan rumah: penguasaan bola 62% - 38%, shots on target 5(4) – 1(0). Namun Dewa United bukan tanpa perlawanan. Menit ke-43, serangan balik cepat yang dibangun Egy Maulana Vikri dari sisi kanan hampir berbuah gol andai tendangan Alex Martins tidak diblok bek Nick Kuipers. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Dewa United mengejutkan publik Bandung. Menit ke-55, Egy kembali menjadi kreator serangan. Lewat skema serangan balik, ia memberikan umpan terobosan kepada Brian Fatari yang berlari dari lini kedua. Dengan tenang, Brian menaklukkan kiper Persib melalui sepakan mendatar. Skor imbang 1-1. Namun, kegembiraan tim tamu hanya bertahan 12 menit. Menit ke-67, wasit menunjuk titik putih setelah handsball bek Dewa United di kotak penalti usai meninjau VAR. David Silva yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan, mengirim bola ke sisi kiri bawah. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persib.
“Kami menunjukkan determinasi tinggi. Mereka sempat menyamakan, tapi reaksi anak-anak luar biasa,” ujar pelatih kepala Persib. “Dominasi penguasaan bola adalah kunci, tapi kami harus lebih klinis di laga berikutnya.”
Dewa United harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81 setelah Risto Mitrevski menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap penyerang Persib. Meski begitu, skor tidak berubah. Kemenangan ini menempatkan Persib di puncak sementara Grup B dengan tiga poin.
Surabaya Bergemuruh: Hat-trick Ilham Armaiyn Lumat Borneo
Di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya tampil bak mesin gol yang terkalibrasi sempurna. Formasi 4-2-3-1 racikan pelatih membuat lini tengah Borneo FC tak berkutik. Sejak menit awal, kombinasi umpan pendek cepat antara gelandang serang Marselino Ferdinan dan penyerang sayap Bruno Moreira merusak struktur pertahanan Borneo yang memakai formasi 5-4-1 ultra-defensif.
Gol pembuka lahir pada menit ke-12. Berawal dari overlap bek kanan, umpan silang mendatar diteruskan Marselino dengan sentuhan tumit kepada Ilham Armaiyn yang berdiri bebas di tiang jauh. Sepakan first-time Ilham menghujam gawang. 1-0. Penonton Surabaya bergemuruh. Gol kedua terjadi menit ke-34 melalui skema yang hampir identik, kali ini umpan dari sisi kiri oleh Sho Yamamoto, Ilham menyambar bola di dalam kotak kecil. Statistik mencengangkan: penguasaan bola Persebaya 68% - 32%, shots on target 11(7) – 3(1) hanya dalam satu babak.
Babak kedua, Borneo FC mencoba keluar menyerang, namun rapatnya lini belakang Persebaya yang dikomando Alie Sesay membuat upaya mereka mentah. Menit ke-60, malapetaka bagi tim tamu: bek tengah Borneo melakukan pelanggaran profesional sebagai pemain terakhir terhadap Ilham yang sudah lolos. Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persebaya.
Menit ke-78, hat-trick Ilham Armaiyn tercipta. Sebuah serangan balik cepat tiga lawan dua berakhir dengan umpan tarik Bruno yang diselesaikan Ilham dengan sontekan mudah. Skor 3-0. Ilham menjadi pemain pertama yang mencetak hat-trick di Piala Presiden 2026. Ia kini memimpin daftar pencetak gol sementara dengan tiga gol. Kiper Persebaya, Ernando Ari, mencatatkan clean sheet berkat tiga penyelamatan krusial sepanjang laga.
“Ini baru awal. Ilham menunjukkan ketajamannya, tapi kerja sama tim adalah yang paling penting,” ujar pelatih Persebaya. “Kami akan evaluasi lagi kesalahan kecil di transisi pertahanan.”
Kekalahan telak ini langsung mendorong evaluasi besar di kubu Borneo. Pelatih mereka mengakui bahwa rencana bermain bertahan ambruk setelah kartu merah. “Kami kehilangan struktur. Lawan terlalu tangguh, tapi kami akan bangkit,” katanya singkat.
Statistik Kunci dan Sepintas Pemain Kunci
Matchday pertama ini menegaskan pentingnya efektivitas finishing. Persib dengan 18 tembakan, 9 tepat sasaran, hanya mampu mencetak dua gol. Sementara Persebaya dengan 21 tembakan, 12 tepat sasaran, mengkonversi tiga di antaranya. Ilham Armaiyn memimpin papan skor dengan tiga gol, disusul Fajar Kurniawan dan David Silva masing-masing satu gol. Asis terbanyak sementara dipegang Febri Harianto, Marselino Ferdinan, dan Bruno Moreira yang masing-masing mencatat satu asis.
Disiplin juga jadi sorotan: total empat kartu kuning dan satu kartu merah tercipta di dua laga. VAR di laga Bandung memutuskan penalti krusial yang mengubah jalannya pertandingan. Ini menjadi bukti bahwa teknologi siap mengawal keadilan turnamen.
Selanjutnya, Piala Presiden 2026 akan berlanjut dengan matchday kedua pada Rabu mendatang. Persib akan bertandang ke markas Persis Solo, sementara Persebaya dijamu Madura United dalam derby Jatim yang sudah dinanti. Akankah tren positif tuan rumah berlanjut? Data dan statistik yang tersaji sejauh ini menjanjikan persaingan yang kian panas.
Comments (0)