Persib Bandung Juara Piala Presiden 2026 Usai Tekuk Persebaya 3-2

Laga puncak Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), berakhir dengan drama luar biasa. Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya dala...

Persib Bandung Juara Piala Presiden 2026 Usai Tekuk Persebaya 3-2

Laga puncak Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), berakhir dengan drama luar biasa. Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya dalam final yang penuh dengan perubahan momentum. Ribuan Bobotoh yang memenuhi tribun timur menyaksikan langsung bagaimana anak asuh Bojan Hodak meraih trofi pertama mereka di musim ini setelah perjuangan selama 90 menit plus injury time yang menegangkan.

Kejuaraan ini tak datang dengan mudah. Persebaya yang tampil dengan formasi 4-2-3-1 langsung memberikan tekanan tinggi sejak wasit meniup peluit panjang. Namun, Persib dengan starting XI andalannya menggunakan formasi 4-3-3 mampu mengimbangi ritme permainan Bajul Ijo. Pertarungan taktis di lini tengah menjadi sorotan utama, dengan kedua tim saling jual beli serangan dalam tempo tinggi.

Babak Pertama: Tendangan Bebas dan Balasan Cepat

Menit ke-12, Persebaya membuka keran gol. Paulo Victor yang berdiri bebas di depan gawang meneruskan umpan silang dari Alwi Slamat dengan sundulan keras ke sudut kiri kiper. Gol tersebut memaksa Persib untuk segera naikkan intensitas serangan. Penguasaan bola yang sempat didominasi Persebaya di 15 menit awal perlahan-lahan berbalik setelah Marc Klok dan Dedi Kusnandar mulai mengontrol distribusi dari lini tengah.

Tekanan bertubi-tubi membuahkan hasil di menit ke-34. Ciro Alves yang mendapat kesempatan tendangan bebas dari jarak 25 meter melepaskan tembakan melengkung yang mengecoh barikade pemain dan kiper Persebaya. Bola bersarang di pojok atas gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan mengubah suasana di Stadion I Wayan Dipta menjadi semakin panas.

Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-41, Persib membalikkan keadaan. David da Silva berhasil menerjemahkan umpan terukur dari Marc Klok menjadi gol dengan sepakan voli setengah badan di dalam kotak penalti. Meski sempat diperiksa VAR karena dugaan offside, wasit akhirnya memvalidasi gol tersebut. Persebaya harus turun ke ruang ganti dengan keadaan tertinggal 2-1 meski mereka mencatatkan tiga shots on target berbahaya di separuh pertama.

Babak Kedua: Perburuan Gol dan Kontroversi VAR

Masuk ke babak kedua, Pelatih Persebaya melakukan substitusi taktis dengan memasukkan Flavio Silva untuk memperkuat sayap kanan. Langkah ini terbukti efektif. Di menit ke-67, Flavio Silva menyamakan skor menjadi 2-2 setelah menerima assist dari Paulo Victor yang melepaskan umpan terobosan membelah pertahanan Persib. Kiper Persib yang sebelumnya tampil gemilang harus mengakui kebobolan kedua dan gagal meraih clean sheet di laga final.

Pertandingan semakin keras. Di menit ke-74, wasit mengeluarkan kartu kuning kepada bek tengah Persebaya usai melakukan pelanggaran keras terhadap Ciro Alves di area transisi. Beberapa menit berselang, giliran pemain Persib yang mendapat peringatan sama setelah tekel dari belakang menghentikan serangan balik cepat. Total ada lima kartu kuning dan satu kartu merah simulasi yang akhirnya dianulir setelah intervensi VAR.

Momen penentuan datang di menit ke-84. Beckham Putra yang masuk sebagai supersub mengambil bola di luar kotak penalti, menggiring satu sentuhan, lalu melepaskan tendangan kaki kanan yang meluncur kencang ke gawang. Umpan manis dari Febri Hariyadi menjadi assist terakhir yang mengunci kemenangan 3-2 bagi Persib. Persebaya sempat melakukan protes karena dugaan handball di awal serangan, namun wasit kembali memeriksa VAR dan memutuskan gol sah.

"Ini adalah pertarungan mental. Kami tahu Persebaya akan datang dengan agresivitas tinggi, tetapi para pemain menunjukkan karakter juara. Meski kami tidak bisa menjaga clean sheet, respons setiap kali kebobolan menunjukkan mentalitas yang tepat," ujar Bojan Hodak usai laga.

Statistik dan Analisis Performa Starting XI

Dari sisi data, Persib menguasai permainan dengan penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen milik Persebaya. Namun, yang lebih krusial adalah efisiensi serangan. Persib berhasil mencatatkan delapan shots on target dari total 14 percobaan, sementara Persebaya hanya mengemas lima shots on target dari 11 tembakan. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana formasi 4-3-3 Persib mampu membuka ruang di sayap melalui kecepatan full-back yang sering overlap.

David da Silva tampil sebagai salah satu kunci dengan mencetak satu gol dan hampir menyempurnakan hat-trick jika sundulannya di menit ke-55 tak tepat membentur mistar gawang. Di kubu Persebaya, Paulo Victor menjadi motor serangan dengan satu gol dan satu assist, meski pada akhirnya ia harus menerima kartu kuning di injury time karena protes berlebihan.

Kemenangan ini menutup rangkaian Piala Presiden 2026 dengan catatan gemilang bagi Persib Bandung. Dari susunan starting XI yang tak berubah dari semifinal, hingga keputusan taktis menurunkan Beckham Putra di babak kedua, semua berjalan sesuai rencana. Sementara itu, Persebaya harus puas menjadi runner-up meski mereka telah memberikan perlawanan sengit dalam laga pamungkas di Bali tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User