Oct 13, 2026
Olahraga

Pankov Ban Kapten, Persija Hancurkan PSIM 4-0 di Pati

Skor akhir 4-0. Persija Jakarta berpesta gol saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1, dan sorotan utama justru datang dari sosok yang memakai ban kapten: Radovan Pankov. Bek ...

Pankov Ban Kapten, Persija Hancurkan PSIM 4-0 di Pati

Skor akhir 4-0. Persija Jakarta berpesta gol saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1, dan sorotan utama justru datang dari sosok yang memakai ban kapten: Radovan Pankov. Bek tengah asal Serbia itu dipercaya Shin Tae Yong memimpin starting XI Macan Kemayoran, keputusan yang sebelumnya sempat menimbulkan tanda tanya mengingat ia bukan kapten utama tim.

Menit ke-12, Persija sudah membuka keunggulan lewat skema bola mati yang diawali umpan panjang dari lini belakang. Penguasaan bola Persija sepanjang babak pertama menyentuh angka 61 persen dengan 6 shots on target, sementara PSIM hanya mencatat satu peluang tepat sasaran. Formasi 4-2-3-1 yang diusung Shin Tae Yong membuat lini tengah PSIM kewalahan menghadapi pressing ketat anak-anak Jakarta.

Alasan STY Serahkan Ban Kapten ke Pankov

Shin Tae Yong secara terbuka membeberkan pertimbangannya menunjuk Pankov sebagai kapten. Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, keputusan tersebut bukan sekadar soal senioritas, melainkan soal kepemimpinan di lapangan dan kemampuan membaca situasi pertandingan.

"Pankov punya karakter yang saya butuhkan. Dia tenang, bisa mengatur pemain belakang, dan komunikasinya bagus. Itu alasan saya beri dia ban kapten," ujar Shin Tae Yong dalam sesi jumpa pers usai laga.

Pilihan itu terbukti tepat. Sepanjang 90 menit, Pankov mencatat 4 clearance, 3 intersep, dan 2 duel udara yang dimenangkan. Ia juga menjadi titik awal serangan lewat umpan-umpan diagonal yang akurat, dengan akurasi umpan mencapai 89 persen. Catatan clean sheet pun menjadi bukti kokohnya tembok pertahanan Persija di laga ini.

Babak Kedua: PSIM Remuk, Persija Tambah Tiga Gol

Jika babak pertama menjadi pemanasan, babak kedua berubah menjadi pesta gol. Menit ke-52, Persija menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang dimulai dari sisi kanan. Tiga menit berselang, PSIM nyaris memperkecil kedudukan, tetapi tendangan keras dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang.

Menit ke-68, gol ketiga lahir melalui skema serupa: pressing tinggi, rebut bola di area tengah, lalu eksekusi dingin di depan gawang. PSIM yang bermain dengan formasi 4-3-3 terlihat kesulitan menutup ruang di antara lini tengah dan belakang. Pelatih PSIM sempat melakukan dua pergantian pemain sekaligus pada menit ke-60, namun perubahan tersebut belum mampu membendung gelombang serangan Persija.

Gol keempat datang pada menit ke-84, mengunci kemenangan 4-0. Statistik akhir menunjukkan Persija unggul jauh: penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen, 12 shots on target berbanding hanya 2 shots on target milik PSIM, serta 8 tendangan sudut berbanding 3. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, hanya tiga kartu kuning yang dikeluarkan wasit, dua untuk pemain PSIM.

Dampak Kemenangan bagi Peta Persaingan

Kemenangan ini menjadi sinyal serius bagi tim-tim lain di papan atas. Persija tidak hanya menang, tetapi mendominasi hampir setiap aspek permainan. Rotasi pemain yang dilakukan Shin Tae Yong juga berjalan mulus, dengan pemain pengganti yang masuk mampu mempertahankan intensitas serangan hingga peluit panjang berbunyi.

Bagi PSIM Yogyakarta, kekalahan ini menjadi catatan buruk dalam perjalanan mereka. Lini belakang yang kerap lengah menghadapi umpan terobosan menjadi celah yang terus dieksploitasi. Kiper PSIM tercatat harus bekerja keras dengan 8 penyelamatan, angka yang menunjukkan betapa besarnya tekanan yang mereka terima sepanjang pertandingan.

Sementara itu, keputusan Shin Tae Yong memberi ban kapten kepada Pankov membuka diskusi baru tentang dinamika kepemimpinan di dalam skuad Persija. Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Pankov akan terus dipercaya sebagai pemimpin di lapangan pada laga-laga berikutnya.

Pertanyaan besarnya kini: apakah konsistensi ini bisa dijaga saat Persija menghadapi lawan-lawan yang lebih berat? Jika ya, Macan Kemayoran layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat di puncak klasemen musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User