Mitoma Gemilang, Brighton Bungkam Liverpool di Laga Pamungkas
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Brighton & Hove Albion atas Liverpool terpampang jelas di papan skor American Express Stadium, Senin (19/5/2025) malam. Kaoru Mitoma menjadi aktor utama dalam drama pek...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Brighton & Hove Albion atas Liverpool terpampang jelas di papan skor American Express Stadium, Senin (19/5/2025) malam. Kaoru Mitoma menjadi aktor utama dalam drama pekan terakhir Premier League ini, memborong satu gol dan satu assist yang memastikan The Seagulls mengakhiri musim dengan pesta kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal, dengan kedua tim sama-sama ngotot mengamankan posisi di klasemen akhir.
Menit ke-14, Brighton langsung menggebrak lewat skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas racikan Roberto De Zerbi. Kaoru Mitoma, yang menempati posisi sayap kiri dalam formasi 4-2-3-1, menerima umpan terobosan dari Pascal Gross. Dengan cekatan ia mengecoh Conor Bradley, menusuk ke kotak penalti, dan melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa ditepis kiper Alisson Becker. Bola muntah jatuh ke kaki Joao Pedro, sayang sontekannya masih membentur tiang gawang. Brighton mendominasi penguasaan bola 58% sepanjang babak pertama, meskipun Liverpool mencatatkan shots on target lebih banyak: 4 berbanding 3.
Babak Pertama: Serangan Balik Mematikan Brighton
Liverpool yang turun dengan starting XI terbaiknya—termasuk Mohamed Salah, Darwin Nunez, dan Dominik Szoboszlai—justru beberapa kali terjebak jebakan offside. Koordinasi lini belakang Brighton yang dikomandoi Lewis Dunk tampil disiplin, membuat Nunez dua kali dinyatakan offside sebelum sempat melepaskan tembakan. Menit ke-28, petaka bagi Liverpool terjadi. Berawal dari skema sepak pojok, bola dihalau lini pertahanan Brighton dan dengan cepat dialirkan ke Mitoma yang bergerak bebas di sisi kiri. Pemain internasional Jepang itu kemudian mengirim umpan silang mendatar ke tiang jauh yang disambar Julio Enciso menjadi gol. Skor berubah 1-0, assist kelima Mitoma di liga musim ini. Gol ini memaksa Juergen Klopp merespons dengan menginstruksikan Trent Alexander-Arnold naik lebih tinggi membantu serangan.
Babak Kedua: VAR dan Drama hingga Menit Akhir
Selepas jeda, Liverpool meningkatkan intensitas. Dominasi mereka terlihat dari statistik penguasaan bola yang naik menjadi 63% dalam 20 menit pertama babak kedua. Tendangan melengkung Salah dari luar kotak penalti di menit ke-52 memaksa kiper Bart Verbruggen melakukan penyelamatan gemilang. Namun, petaka lain menghampiri The Reds saat VAR mengonfirmasi keputusan wasit Michael Oliver yang memberikan penalti untuk Brighton di menit ke-61. Alexis Mac Allister—mantan pemain Brighton—dinilai melanggar Encisco di kotak terlarang. Kaoru Mitoma maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menyarangkan bola ke sudut kiri bawah gawang Alisson. Skor menjadi 2-0.
Liverpool tidak menyerah. Menit ke-74, umpan terobosan Szoboszlai menemui Cody Gakpo yang lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan yang mengenai tiang. Bola muntah kemudian disambar Nunez untuk memperkecil ketertinggalan. Gol ini sempat memicu harapan, namun Brighton berhasil mempertahankan keunggulan. Dua kartu kuning dikeluarkan wasit untuk pemain Brighton—Pervis Estupinan dan Joel Veltman—akibat pelanggaran taktis guna memutus serangan cepat Liverpool. Hingga peluit panjang berbunyi, Brighton mencatatkan clean sheet di babak kedua meski kebobolan satu gol, berkat solidnya penjagaan area dan disiplinnya blok pertahanan tengah.
Mitoma: Bintang di Balik Kemenangan Bersejarah
Sulit untuk tidak menempatkan Kaoru Mitoma sebagai man of the match. Selain mencetak gol dan assist, pemain bernomor punggung 22 itu mencatatkan 4 dribel sukses, 3 operan kunci, dan akurasi umpan 87% sepanjang 90 menit penampilannya. Duetnya dengan Encisco di lini serang menyulitkan pertahanan Liverpool yang kehilangan Virgil van Dijk karena akumulasi kartu. Statistik total shots on target Brighton adalah 6 dari 12 percobaan, sementara Liverpool memiliki 8 dari 17 tembakan. Brighton juga menang dalam jumlah tekel sukses, menegaskan superioritas transisi bertahan ke menyerang.
"Kaoru menunjukkan kualitasnya malam ini. Ia bukan hanya pemain cepat, tapi juga cerdas membaca ruang. Umpannya untuk gol Julio dan eksekusi penaltinya menunjukkan ketenangan luar biasa. Saya sangat bahagia para pemain bisa menutup musim dengan cara seperti ini," ujar Roberto De Zerbi dalam konferensi pers usai laga.
Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin pamungkas, tetapi juga memastikan Brighton finis di posisi keenam klasemen akhir—hasil terbaik kedua mereka di era Premier League. Bagi Liverpool, kekalahan ini harus diterima sebagai penutup musim yang penuh drama. Tak ada hat-trick malam itu, namun performa Mitoma layak dicatat sebagai salah satu penampilan individu terbaik di pekan terakhir liga. American Express Stadium pun bergemuruh, merayakan malam di mana bintang mereka bersinar paling terang.
Baca juga:
Comments (0)