Messi Tak Sabar Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Bintang Argentina Lionel Messi menyambut penuh semangat partai semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Pertemuan pertama kedua tim di fase empat besar turnamen ini dinilai sangat spesial oleh kapt...
Bintang Argentina Lionel Messi menyambut penuh semangat partai semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Pertemuan pertama kedua tim di fase empat besar turnamen ini dinilai sangat spesial oleh kapten Albiceleste tersebut. Messi menegaskan bahwa duel kontra Tiga Singa adalah momen yang sudah lama dinanti sepanjang kariernya.
Bentrokan Argentina versus Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey. Kedua tim lolos setelah melalui perjalanan dramatis di perempat final. Argentina menumbangkan Belanda lewat adu penalti, sementara Inggris mengatasi Prancis dengan skor tipis 2-1. Messi sendiri tampil gemilang dengan satu gol dan satu assist pada laga kontra Belanda, membuktikan ketajamannya di usia 38 tahun masih sangat berbahaya.
Sejarah Panas yang Mengakar
Rivalitas Argentina dan Inggris selalu menyimpan kisah emosional, mulai dari Perang Falkland, gol kontroversial Tangan Tuhan Maradona pada 1986, hingga kartu merah David Beckham di Piala Dunia 1998. Kini, babak baru siap tercipta di semifinal 2026. Messi mengakui atmosfer pertandingan akan sangat berbeda dibanding laga biasa. Ia menyebut Inggris sebagai tim raksasa yang layak dihormati, namun juga lawan yang membuat motivasi bertanding semakin berlipat.
Data pertemuan kedua tim di Piala Dunia menunjukkan Inggris unggul dengan dua kemenangan dari tiga laga. Pertemuan terakhir di fase grup 2002 dimenangkan Inggris 1-0 lewat penalti Beckham. Namun Messi tidak peduli dengan statistik masa lalu. “Ini era baru, tim kami punya karakter juara,” tegas pemain Inter Miami itu dalam konferensi pers menjelang laga.
Misi Terakhir Sang Maestro
Piala Dunia 2026 hampir pasti menjadi edisi terakhir bagi Messi. Setelah sukses mempersembahkan trofi di Qatar 2022, motivasinya tetap menyala untuk mengulang prestasi serupa. “Saya masih lapar, apalagi menghadapi Inggris di semifinal—itu menambah energi luar biasa,” ujarnya. Messi menjadi pusat perhatian setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dengan torehan 4 gol dan 3 assist dalam lima laga.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menyatakan bahwa kehadiran Messi memberi ketenangan bagi seluruh tim. Formasi 4-3-3 yang kerap diterapkan akan kembali mengandalkan trio Messi, Julian Alvarez, dan Nico Gonzalez untuk membongkar pertahanan Inggris yang solid. Penguasaan bola akan menjadi kunci Argentina yang rata-rata mencatatkan 58 persen sepanjang turnamen ini. Scaloni meminta anak asuhnya tetap tenang dan disiplin, mengingat Inggris sangat mematikan dalam skema serangan balik cepat.
Garangnya Lini Serang Inggris
Di kubu lawan, Inggris tampil mengesankan di bawah asuhan manajer baru Eddie Howe. Skuad muda yang dihuni Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan striker tajam Liam Delap menjadi momok bagi setiap lawan. Inggris mencatat rata-rata 6,2 tembakan tepat sasaran per pertandingan, jumlah tertinggi di antara semifinalis lainnya. Fabian Schar dan John Stones akan diduetkan di jantung pertahanan untuk meredam Messi.
Argentina harus ekstra waspada terhadap pergerakan Bellingham yang sudah mengemas 3 gol dan 5 assist di turnamen ini. Gelandang Real Madrid itu disebut sebagai pemain paling berpengaruh di lini tengah Inggris. Duelnya melawan Enzo Fernandez di sektor gelandang diprediksi akan jadi penentu ritme pertandingan.
Antusiasme yang Menular
Semangat Messi ternyata menular ke seluruh anggota skuat Argentina. Bek sayap Nahuel Molina mengatakan bahwa melihat kapten begitu bersemangat membuat semua pemain ingin memberikan segalanya. “Kami siap mati-matian di lapangan demi Messi dan seluruh rakyat Argentina,” ujarnya. Striker Julian Alvarez menambahkan, partai kontra Inggris adalah laga impian bagi setiap pemain Amerika Selatan.
Angka statistik menunjukkan Argentina sedikit lebih difavoritkan dengan persentase kemenangan 41 persen berdasarkan simulasi data analis, sedangkan Inggris 34 persen, dan sisanya kemungkinan adu penalti. Namun Messi menepis segala prediksi. “Di atas kertas tidak menjamin apa-apa. Kami akan buktikan di lapangan,” ucapnya penuh percaya diri.
Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris akan digelar pada Rabu dini hari waktu Indonesia. Seluruh mata tertuju pada Messi, sang legenda hidup, yang ingin menutup karier internasionalnya dengan satu lagi kenangan manis di panggung paling megah.
Baca juga:
Comments (0)