Menkeu Purbaya Bahas Sinergi Anggaran Pembangunan Manusia di Kantor PMK

Jakarta — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday

Menkeu Purbaya Bahas Sinergi Anggaran Pembangunan Manusia di Kantor PMK

Jakarta — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pertemuan strategis ini membahas sinergi anggaran lintas kementerian untuk memperkuat program pembangunan manusia dan kebudayaan nasional.

Kedatangan Menkeu Purbaya disambut langsung oleh Menteri Koordinator PMK beserta jajaran pejabat eselon I di lingkungan kemenko. Agenda utama pertemuan tertutup ini adalah membahas alokasi dan efektivitas belanja negara pada klaster pembangunan manusia yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan kebudayaan.

Penguatan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Dalam pemaparannya, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya efisiensi belanja tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. Pemerintah, menurutnya, terus berkomitmen menjaga porsi anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN sesuai amanat konstitusi. Selain itu, alokasi kesehatan juga diperkuat untuk mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

"Kita perlu memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara Kemenkeu dan Kemenko PMK menjadi kunci agar program pembangunan manusia berjalan efektif dan tepat sasaran," ujar Purbaya.

Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa dalam RAPBN 2027, klaster pembangunan manusia mendapat alokasi sekitar Rp 780 triliun, meningkat 6,2 persen dibandingkan outlook tahun sebelumnya. Dana tersebut tersebar di berbagai kementerian dan lembaga teknis di bawah koordinasi Kemenko PMK.

Program Prioritas yang Disorot

Sejumlah program prioritas menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut, antara lain:

  • Percepatan penurunan stunting dengan target prevalensi di bawah 10 persen pada akhir 2027
  • Program Indonesia Pintar yang menyasar 20,3 juta siswa dari keluarga prasejahtera
  • Bantuan sosial tunai untuk 18,7 juta keluarga penerima manfaat
  • Revitalisasi cagar budaya di 34 provinsi sebagai bagian dari diplomasi budaya
  • Penguatan pelayanan kesehatan primer di 10 ribu puskesmas se-Indonesia

Menkeu Purbaya juga menyoroti pentingnya digitalisasi penyaluran bantuan sosial guna meminimalkan kebocoran anggaran. Ia meminta Kemenko PMK memperkuat basis data terpadu sebagai acuan tunggal dalam penetapan penerima manfaat.

Konteks Ekonomi Global dan Dampaknya

Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian. Perlambatan ekonomi di sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia turut memengaruhi ruang fiskal domestik. Meski demikian, Purbaya optimistis target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2027 dapat tercapai bila program pembangunan manusia berjalan optimal.

"Investasi pada manusia adalah fondasi pertumbuhan jangka panjang. Negara yang sumber daya manusianya berkualitas akan lebih resilien menghadapi guncangan global," tegasnya.

Kemenko PMK dalam kesempatan ini juga memaparkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nasional yang telah mencapai 76,8 poin pada triwulan pertama 2026, naik 0,5 poin dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka harapan lama sekolah dan usia harapan hidup menjadi kontributor utama kenaikan IPM tersebut.

Komitmen Bersama Tindak Lanjut

Di akhir pertemuan, kedua pihak menyepakati pembentukan satuan tugas bersama yang akan melakukan reviu menyeluruh atas pelaksanaan anggaran program prioritas setiap triwulan. Satgas ini bertugas mengidentifikasi hambatan penyerapan dan merekomendasikan langkah koreksi secara cepat.

"Dengan kolaborasi yang semakin erat, kami yakin target-target pembangunan manusia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dapat kita capai tepat waktu," tutup Purbaya.

[SOCIAL_TWEET]: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa kunjungi Kantor Kemenko PMK bahas sinergi anggaran pembangunan manusia. Alokasi klaster PMK di RAPBN 2027 capai Rp780 triliun, naik 6,2%. Satgas bersama akan dibentuk untuk awasi efektivitas program prioritas. #APBN2027 #PembangunanManusia #MenkeuRI[SOCIAL_TG]: 🏛️ Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkunjung ke Kantor Kemenko PMK, bahas sinergi anggaran pembangunan manusia. Alokasi RAPBN 2027 untuk klaster PMK: Rp780 triliun (naik 6,2%). Satgas bersama segera dibentuk untuk kawal efektivitas program. Simak detailnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User