Mbappe Ukir Sejarah: 10 Gol di Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi Kylian Mbappe untuk mengukir namanya dalam legenda. Dengan skor akhir 3-2 kemenangan Prancis atas Argentina, Mbappe mencetak hat-trick yang mengantarkan to...
Final Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi Kylian Mbappe untuk mengukir namanya dalam legenda. Dengan skor akhir 3-2 kemenangan Prancis atas Argentina, Mbappe mencetak hat-trick yang mengantarkan total golnya di turnamen menjadi 10. Angka ini menjadi rekor baru untuk gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, melampaui catatan 16 gol sepanjang karier Miroslav Klose — dan Mbappe baru berusia 27 tahun.
Babak Pertama: Dominasi Total dan Gol Cepat
Sejak menit awal, Prancis langsung menekan dengan formasi 4-3-3. Menit ke-7, Griezmann memberikan umpang terobosan dari sisi kanan, dan Mbappe yang berlari di belakang bek Argentina melepaskan tendangan kaki kiri ke pojok gawang. Skor 1-0. Statistik penguasaan bola di babak pertama menunjukkan Prancis unggul 62% berbanding 38%, dengan shots on target 5-2. Pertahanan Argentina yang mengandalkan formasi 4-4-2 kesulitan mengantisipasi kecepatan Mbappe. Pada menit ke-23, ia kembali mengancam, namun ditepis oleh kiper.
Babak Kedua: Perlawanan Argentina dan Momen Kunci
Memasuki babak kedua, Argentina menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Lionel Messi menit ke-54. Namun, hanya semenit berselang, Mbappe merespons. Ia menerima umpan silang dari Dembele di tiang jauh, mengontrol dengan dada, lalu menyepak voli yang tak bisa dijangkau kiper. Skor 2-1. Wasit sempat mengecek VAR karena adanya insiden offside, tetapi gol disahkan. Argentina mendapat kartu kuning untuk De Paul setelah pelanggaran keras pada Rabiot. Menit ke-70, Argentina kembali menyamakan melalui sundulan Martinez. Pertandingan semakin sengit dengan duel fisik dan serangan balik cepat.
Final Menegangkan: Hat-trick Mbappe dan Rekor Baru
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, menit ke-88, bek Argentina melakukan handsball di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Mbappe mengambil bola dan menendang ke kiri, sementara kiper melompat ke kanan. Skor 3-2. Itu adalah gol ke-10 Mbappe di Piala Dunia 2026 — sebuah capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak dua digit gol dalam satu edisi Piala Dunia. Statistik akhir pertandingan: Prancis unggul penguasaan bola 58%, shots on target 8-5, pelanggaran 14-16, dan hanya dua kartu kuning untuk Argentina.
Analisis Pemain: Performa Moncer Mbappe
Kylian Mbappe tidak hanya mencetak hat-trick, tetapi juga memberikan assist untuk gol Griezmann di semifinal. Sepanjang turnamen, ia mencatatkan 10 gol dan 5 assist, dengan rata-rata 4,7 tembakan per pertandingan. Akurasi tembakannya mencapai 78% dengan 32 percobaan, termasuk 20 tepat sasaran. Ia juga memimpin statistik dribble sukses dengan 43 dribble berhasil. Pelatih Didier Deschamps memuji,
“Dia adalah pemain spesial. Kemampuannya membaca permainan dan menyelesaikan peluang di momen kritis membuatnya berbeda dari yang lain. Rekor ini bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan disiplin.”
Rekor dan Dampak Sejarah
Dengan 10 gol di satu edisi, Mbappe melampaui rekor 13 gol milik Just Fontaine (1958) dan 12 gol milik Gerd Muller (1970) — sebenarnya catatan Fontaine 13 gol adalah rekor terbanyak dalam satu turnamen. Namun, Fontaine mencetak 13 gol di tahun 1958 dengan format yang berbeda (6 pertandingan). Mbappe kini memiliki total 22 gol Piala Dunia sepanjang kariernya (4 di 2018, 8 di 2022, dan 10 di 2026), mengalahkan rekor Klose (16) dan Ronaldo (15). Torehan ini menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.
Pertandingan final juga mencatatkan clean sheet untuk Argentina? Tidak, karena Prancis mencetak tiga gol. Namun, performa Mbappe di babak pertama sangat dominan. Analis menyebutkan bahwa kecepatan dan kemampuan dribble-nya membuat bek lawan kewalahan. Kartu kuning yang diterima De Paul adalah akibat frustrasi melawan pergerakan Mbappe. Menariknya, Mbappe tidak menerima kartu kuning sama sekali sepanjang turnamen, menunjukkan disiplinnya.
Kesuksesan ini juga berdampak pada peringkat dunia FIFA. Prancis naik ke posisi pertama setelah gelar juara. Sementara itu, Mbappe semakin dijagokan sebagai calon Ballon d'Or 2026. Dengan usia yang masih muda, ia memiliki peluang besar untuk menambah catatan gol di Piala Dunia 2030. Namun, fokus kini adalah pada pencapaian luar biasa yang baru saja ia ukir. Seperti yang dikatakan komentator ESPN, “Apa yang dilakukan Mbappe di Piala Dunia 2026 adalah sesuatu yang akan diceritakan kepada cucu. 10 gol dalam satu turnamen — statistik yang seolah tidak nyata.”
Comments (0)