Oct 13, 2026
Olahraga

Mbappe Hat-trick Hancurkan Man City di Santiago Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Manchester City pada leg kedua babak play-off Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Kylian Mbappe menjadi bintang utama ...

Mbappe Hat-trick Hancurkan Man City di Santiago Bernabeu

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Manchester City pada leg kedua babak play-off Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Kylian Mbappe menjadi bintang utama dengan hat-trick yang ia cetak pada menit ke-4, menit ke-33, dan menit ke-61. Hasil ini memastikan Los Blancos melaju ke babak 16 besar dengan agregat 6-3, setelah pada leg pertama di Etihad Stadium kedua tim bermain imbang 3-3.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti memberi ruang bagi Mbappe di sisi kiri untuk menusuk pertahanan City yang malam itu tampil tanpa bek tengah utama mereka. Menit ke-4, assist dari Jude Bellingham melalui umpan terobosan pendek berhasil dikonversi Mbappe menjadi gol pembuka. Tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti tidak mampu dijangkau Ederson. Penguasaan bola Madrid di babak pertama tercatat 47 persen, namun efektivitas serangan mereka jauh lebih tinggi dengan 5 shots on target dari total 8 percobaan.

Dominasi Madrid dan Kesalahan Lini Belakang City

Manchester City mencoba merespons melalui formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Kevin De Bruyne sebagai kreator utama. Namun, lini belakang City yang dikawal Ruben Dias dan Nathan Ake beberapa kali kehilangan konsentrasi. Menit ke-33, kesalahan umpan Ake di area tengah dimanfaatkan Vinicius Junior yang langsung melepaskan through ball kepada Mbappe. Berhadapan satu lawan satu dengan Ederson, penyerang asal Prancis itu melepaskan chip elegan yang membuat skor menjadi 2-0. Estadio Santiago Bernabeu bergemuruh.

Statistik babak pertama menunjukkan Madrid unggul dalam expected goals (xG) dengan 1,87 berbanding 0,74 milik City. Meski City mencatatkan 53 persen penguasaan bola, mereka hanya menciptakan 2 shots on target. Rodri dan Bernardo Silva kesulitan menembus blok tengah yang dibentuk Eduardo Camavinga dan Federico Valverde. Formasi 4-3-3 Madrid berubah menjadi 4-4-2 saat bertahan, dengan Bellingham dan Vinicius turun membantu lini tengah.

"Kami tahu City akan menguasai bola, tapi kami fokus pada transisi cepat. Kylian menunjukkan penyelesaian kelas dunia malam ini," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Mbappe Ukir Sejarah, City Bangkit Terlambat

Memasuki babak kedua, Ancelotti menarik Mbappe keluar pada menit ke-68 untuk memberi standing ovation dari seluruh penonton. Sebelumnya, pada menit ke-61, Mbappe mencetak gol ketiganya memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah tendangan sudut Valverde. Bola liar di kaki Mbappe disambar dengan kaki kiri dari jarak dekat. Hat-trick ini menjadikannya pemain pertama Real Madrid yang mencetak tiga gol ke gawang Manchester City di kompetisi Eropa sejak Cristiano Ronaldo pada 2016.

City baru mencetak gol hiburan pada menit ke-78 melalui Erling Haaland. Penyerang Norwegia itu menyundul umpan silang De Bruyne dari sisi kanan. Meski demikian, gol tersebut tidak cukup mengubah agregat. Kartu kuning dikeluarkan wasit kepada Bernardo Silva pada menit ke-55 akibat protes berlebihan, dan kepada Camavinga pada menit ke-70 karena pelanggaran taktis. VAR sempat mengecek potensi penalti untuk City pada menit ke-82 setelah bola mengenai tangan Antonio Rudiger, namun wasit menilai tidak ada pelanggaran.

Secara keseluruhan, Madrid mencatatkan 13 shots dengan 7 on target, sementara City memiliki 11 shots dengan 4 on target. Clean sheet tidak tercipta bagi Thibaut Courtois, tetapi penjaga gawang Belgia itu tetap tampil impresif dengan 3 penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan Phil Foden pada menit ke-51. Offside tercatat tiga kali untuk Madrid dan dua kali untuk City.

Implikasi dan Langkah Selanjutnya

Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City yang harus tersingkir lebih awal dari Liga Champions. Pep Guardiola mengakui timnya kalah dalam duel individu dan transisi. "Kami memberi terlalu banyak ruang kepada Mbappe. Di level ini, kesalahan sekecil apa pun akan dihukum," kata Guardiola. Real Madrid selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Bayer Leverkusen dan Atletico Madrid di babak 16 besar. Dengan performa Mbappe yang semakin tajam, Los Blancos kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat juara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User