Kebangkitan Terlambat, Prancis Takluk 4-2 dari Inggris
Pertandingan persahabatan bertajuk 'Clash of Titans' antara Prancis dan Inggris di Stade de France berakhir dengan skor mencolok 4-2 untuk kemenangan tim tamu. Meskipun Prancis memperkecil ketertingga...
Pertandingan persahabatan bertajuk 'Clash of Titans' antara Prancis dan Inggris di Stade de France berakhir dengan skor mencolok 4-2 untuk kemenangan tim tamu. Meskipun Prancis memperkecil ketertinggalan melalui gol Kylian Mbappe (50') dan Bradley Barcola (54'), dominasi Inggris di babak pertama sudah terlalu dalam untuk dikejar. Skor akhir 4-2 mencerminkan efisiensi serangan balik Inggris dan solidnya lini belakang yang dipimpin John Stones.
Babak Pertama: Hujan Gol dari Inggris
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Inggris langsung tampil agresif dengan formasi 4-3-3 yang menekan tinggi. Menit ke-12, Jude Bellingham memotong umpan Adrien Rabiot dan melepaskan assist terukur ke Harry Kane yang dengan tenang menaklukkan Mike Maignan. Skor 1-0 untuk Inggris. Penguasaan bola Inggris mencapai 58% di 20 menit awal, dengan lima shots on target dibandingkan nol milik Prancis. Menit ke-28, Bukayo Saka menggandakan keunggulan melalui tembakan keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan kemelut sepak pojok. Menit ke-37, giliran James Maddison yang mencetak gol debut internasionalnya dengan tendangan bebas melengkung masuk ke sudut atas. Skor menjadi 3-0. Menit ke-45+2, Harry Kane mencetak gol keduanya lewat sundulan hasil umpan silang Kyle Walker, mengakhiri babak pertama dengan skor 4-0.
Babak Kedua: Perlawanan Les Bleus
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Eduardo Camavinga untuk menambah kreativitas di lini tengah. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-50, Kylian Mbappe menerima umpan terobosan dari Antoine Griezmann, melewati bek Lewis Dunk, dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang Jordan Pickford. Skor 4-1. Empat menit kemudian, Bradley Barcola yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-46, berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Mbappe yang membentur tiang. Dengan sepakan cepat, Barcola memperkecil kedudukan menjadi 4-2. Tekanan Prancis terus berlanjut. Menit ke-60, tembakan keras Rabiot dari jarak dekat hanya membentur mistar gawang. Inggris terpaksa bertahan dalam formasi 4-5-1 untuk menjaga keunggulan. Penguasaan bola Prancis di babak kedua mencapai 65%, dengan 8 shots on target, namun penyelamatan gemilang Pickford dan blok krusial Harry Maguire menggagalkan usaha penyamaan kedudukan.
Analisis Pemain Kunci
Harry Kane menjadi bintang dengan dua gol dan satu assist, sekaligus mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris dengan 62 gol. Kylian Mbappe menunjukkan kelasnya dengan satu gol dan satu assist, meskipun minim dukungan dari lini tengah Prancis di babak pertama. Bradley Barcola menjadi kejutan positif untuk Prancis dengan gol keduanya di level internasional. Sementara itu, Jordan Pickford layak mendapat pujian berkat 5 penyelamatan penting, termasuk dua dari jarak dekat yang menghalangi hat-trick Mbappe.
Komentar Pelatih
“Kami kehilangan konsentrasi di babak pertama dan membayar mahal. Namun kebangkitan di babak kedua menunjukkan mentalitas tim ini. Sayangnya, kami terlalu dalam,” ujar Didier Deschamps dalam sesi wawancara usai pertandingan. Sementara itu, Gareth Southgate memuji kedalaman skuadnya: “Kami tampil klinis di babak pertama. Pemain pengganti juga berkontribusi menjaga hasil. Ini kemenangan yang penting untuk kepercayaan diri tim.”
Statistik Pertandingan
Secara keseluruhan, Inggris mencatatkan 12 shots on target dari 18 percobaan, sementara Prancis memiliki 15 shots on target dari 22 percobaan. Penguasaan bola akhir: Inggris 48% - Prancis 52%. Kartu kuning: Inggris 2 (Kane, Rice), Prancis 3 (Tchouaméni, Koundé, Rabiot). Tidak ada kartu merah. VAR digunakan sekali untuk memvalidasi gol kedua Inggris yang sempat dianggap offside. Catatan bersih: Inggris tidak mencatat clean sheet, tetapi berhasil menahan gempuran Prancis khususnya di 30 menit terakhir. Kedua tim sama-sama melakukan 12 pelanggaran, menunjukkan intensitas laga yang tinggi. Starting XI Prancis (4-3-3): Maignan; Koundé, Upamecano, Saliba, T. Hernández; Tchouaméni, Rabiot, Griezmann; Dembélé, Mbappé, Coman. Inggris (4-3-3): Pickford; Walker, Stones, Maguire, Chilwell; Rice, Bellingham, Maddison; Saka, Kane, Rashford.
Comments (0)