Mantan Ketua MK Apresiasi Peluncuran Kitab KH Zulfa Mustofa di Sunda Kelapa
Jakarta – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada acara peluncuran empat kitab karya Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul
Jakarta – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada acara peluncuran empat kitab karya Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa. Kehadiran Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang turut memberikan apresiasi langsung menambah bobot penting acara tersebut. Peluncuran ini menjadi momentum berharga bagi dunia intelektual Islam di Indonesia, khususnya terkait pengembangan kajian fikih dan tasawuf yang moderat.
Rangkaian Acara di Masjid Bersejarah
Bertempat di Masjid Sunda Kelapa yang memiliki nilai historis sebagai saksi penyebaran Islam di pesisir Jakarta, acara dimulai pada pukul 13.30 WIB. Hadir dalam kesempatan itu para ulama, akademisi, santri, serta jemaah masjid yang antusias mengikuti setiap sesi. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, panitia memperkenalkan keempat kitab yang secara resmi diperkenalkan ke publik.
Empat Kitab Monumental yang Diluncurkan
KH Zulfa Mustofa, yang dikenal sebagai intelektual NU produktif, mempersembahkan empat karya terbarunya. Keempat kitab tersebut mencakup berbagai bidang keilmuan Islam:
- Ithafu Ummati Al-Muqtafa – Kitab tasawuf yang mengulas perjalanan spiritual umat berdasarkan ajaran para wali.
- Syarh al-Hikam al-‘Athaiyyah – Penjelasan mendalam atas untaian hikmah Ibnu Athaillah as-Sakandari.
- Al-Fawaid al-Mukhtarah – Kumpulan faedah fikih dan ushul fikih yang relevan dengan tantangan zaman.
- Risalah fi Adab al-Murid – Bimbingan etika bagi pencari ilmu dalam tradisi pesantren.
Masing-masing kitab mendapatkan sambutan hangat dari peserta yang hadir. Banyak yang menilai karya-karya ini lahir dari kedalaman ilmu dan pengalaman panjang KH Zulfa Mustofa di dunia pesantren dan organisasi Islam.
Apresiasi dari Mantan Ketua MK
Momen paling dinanti terjadi ketika Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi menyampaikan sambutannya. Sosok yang enggan disebut namanya itu hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kontribusi ulama dalam membangun karakter bangsa. Ia menekankan bahwa kitab-kitab semacam Ithafu Ummati Al-Muqtafa sangat relevan di tengah krisis spiritual yang dihadapi masyarakat modern.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya upaya KH Zulfa Mustofa yang telah menulis kitab-kitab ini. Ini bukan hanya warisan intelektual untuk NU, melainkan untuk umat Islam Indonesia secara keseluruhan. Di saat banyak orang sibuk dengan hal-hal material, kehadiran kitab tasawuf seperti Ithafu Ummati Al-Muqtafa mampu mengembalikan kita pada esensi penghambaan,”
ungkapnya di hadapan hadirin.
Lebih lanjut, ia berharap kitab-kitab tersebut dapat segera disebarluaskan ke berbagai pesantren dan perguruan tinggi Islam agar manfaatnya tidak terbatas di kalangan tertentu saja.
Respon Penulis dan Harapan ke Depan
Pada sesi dialog, KH Zulfa Mustofa menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme yang luar biasa. Ia bercerita bahwa proses penulisan Ithafu Ummati Al-Muqtafa memakan waktu hampir tiga tahun dengan riset yang melibatkan banyak manuskrip klasik. “Saya ingin menghadirkan kembali ruh tasawuf yang bisa membumi, bukan yang melangit tanpa sentuhan realitas,” ujarnya.
Pihak panitia menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi keislaman yang akan terus berlanjut. Mereka merencanakan bedah kitab keliling di berbagai kota untuk memperkenalkan lebih luas karya-karya tersebut.
Relevansi Kitab untuk Generasi Muda
Salah satu poin menarik dari peluncuran ini adalah penekanan pada pentingnya generasi muda mengkaji kitab klasik. KH Zulfa Mustofa menulis dengan gaya bahasa yang dinilai komunikatif meskipun tetap menjaga bobot keilmuan tinggi. Hal ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara tradisi pesantren dan anak muda milenial yang kerap merasa asing dengan kitab kuning.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh penulis dan sesi foto bersama. Tampak Mantan Ketua MK dan beberapa tokoh lainnya berfoto di depan backdrop peluncuran sebagai simbol dukungan penuh terhadap literasi keislaman.
[SOCIAL_TWEET]: Mantan Ketua MK hadir dan apresiasi peluncuran kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa karya KH Zulfa Mustofa di Masjid Sunda Kelapa. Karya monumental ini diharapkan jadi warisan intelektual umat. #KitabNusantara #PBNU #TasawufModern[SOCIAL_TG]: 📚 Mantan Ketua MK apresiasi peluncuran 4 kitab KH Zulfa Mustofa di Masjid Sunda Kelapa, termasuk kitab tasawuf Ithafu Ummati Al-Muqtafa. Langka! Cek detailnya.
Comments (0)