Skor akhir 3-2 untuk Manchester City atas Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Tim tamu bangkit dari ketertinggalan dua gol, dengan Erling Haaland mencetak gol kemenangan pada menit ke-88. Laga berjalan panas sejak awal, menyajikan duel taktik antara formasi 4-3-3 milik Liverpool dan 4-2-3-1 dari Manchester City.
Babak Pertama: Liverpool Mendominasi
Sejak menit awal, Liverpool tampil agresif. Penguasaan bola babak pertama mencapai 58 persen untuk tuan rumah, dengan 6 shots on target berbanding 2 milik City. Menit ke-12, Mohamed Salah membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Dominik Szoboszlai. Gol itu membuat Anfield bergemuruh. Liverpool menggandakan skor pada menit ke-34 melalui sundulan Darwin Nunez, memanfaatkan sepak pojok dari Alexis Mac Allister. City terlihat kesulitan menembus lini tengah Liverpool yang dikawal Szoboszlai dan Ryan Gravenberch.
Babak Kedua: Perubahan Taktik Manchester City
Memasuki babak kedua, pelatih Manchester City mengubah pendekatan. Ia menarik satu gelandang bertahan dan memasukkan penyerang cepat untuk menambah daya gedor. Perubahan itu mengubah jalannya pertandingan. City meningkatkan penguasaan bola menjadi 62 persen di babak kedua. Menit ke-57, Phil Foden memperkecil kedudukan dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Gol itu memicu momentum. Menit ke-72, Kevin De Bruyne menyamakan skor lewat tendangan bebas yang menembus sudut kanan gawang Liverpool. VAR sempat memeriksa potensi offside, namun gol disahkan.
Haaland Menjadi Penentu
Menit ke-88, momen krusial terjadi. Erling Haaland menerima bola di kotak penalti, melewati satu bek Liverpool, lalu melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dijangkau kiper. Gol itu membuat skor menjadi 3-2 untuk Manchester City. Haaland mencatatkan 1 gol, 1 assist, dan 4 shots on target sepanjang laga. Ia juga terlibat dalam insiden tarik-menarik baju dengan Dominik Szoboszlai pada menit ke-75, yang berujung kartu kuning untuk pemain Liverpool tersebut. Wasit mengeluarkan total 5 kartu kuning dan 1 kartu merah di menit ke-90+3 untuk pemain Liverpool setelah pelanggaran keras.
"Kami tidak pernah kehilangan kepercayaan. Para pemain menunjukkan mentalitas juara. Haaland adalah pembeda, tetapi seluruh tim bekerja luar biasa," ujar pelatih Manchester City dalam konferensi pers usai laga.
Statistik dan Dampak di Klasemen
Secara keseluruhan, Manchester City mencatatkan 14 shots on target berbanding 9 milik Liverpool, dengan penguasaan bola akhir 54 persen. Liverpool unggul dalam tekel (18 berbanding 12) dan sepak pojok (7 berbanding 4), tetapi gagal mempertahankan keunggulan. Kemenangan ini membuat Manchester City mengoleksi 3 poin penuh dan menempel ketat pemuncak klasemen. Sementara Liverpool harus menerima kekalahan pertama di kandang musim ini. Kombinasi kecepatan Haaland dan kreativitas De Bruyne terbukti menjadi kunci comeback. Laga berikutnya, Manchester City akan menjamu tim papan tengah, sedangkan Liverpool akan bertandang ke markas rival sekota. Anfield yang biasanya menjadi benteng kokoh harus mengakui keunggulan taktik dan ketajaman lini serang Manchester City pada laga ini.
Comments (0)