Lo Celso Unjuk Spanduk Politik Usai Laga Semifinal Piala Dunia 2026
Menit ke-90+3 wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026. Namun, sorotan tidak berhenti pada hasil pertandingan. Gelandang Argentina, ...
Menit ke-90+3 wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 2-1 untuk Argentina atas Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026. Namun, sorotan tidak berhenti pada hasil pertandingan. Gelandang Argentina, Giovani Lo Celso, menjadi pusat perhatian setelah terlihat membawa spanduk bernuansa politik di tengah selebrasi kemenangan.
Jalannya Pertandingan: Duel Ketat di Lini Tengah
Sejak menit awal, Lo Celso ditempatkan sebagai gelandang serang dalam formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Argentina. Ia berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan trio penyerang. Statistik menunjukkan penguasaan bola Argentina mencapai 58 persen, dengan Lo Celso menjadi penyumbang 87 umpan sukses dari total 94 percobaan. Akurasi umpannya mencapai 92 persen, tertinggi di antara gelandang lainnya.
Inggris bukan tanpa perlawanan. Formasi 4-2-3-1 mereka beberapa kali merepotkan pertahanan Argentina melalui serangan balik cepat. Shots on target Inggris tercatat empat kali, sementara Argentina melepaskan enam tendangan tepat sasaran. Menit ke-23, Lo Celso sempat melepaskan tendangan jarak jauh yang masih bisa ditepis kiper Inggris. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Momen Kunci dan Kontribusi Lo Celso
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Menit ke-58, Argentina membuka keunggulan melalui sundulan striker mereka memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Lo Celso terlibat dalam proses terciptanya gol tersebut setelah merebut bola di lini tengah dan mengalirkannya ke sayap. Inggris menyamakan kedudukan pada menit ke-71 lewat eksekusi penalti setelah wasit meninjau VAR untuk insiden handsball.
Gol kemenangan Argentina lahir pada menit ke-84 melalui serangan balik cepat. Lo Celso kembali menjadi motor serangan dengan melepaskan assist terukur kepada penyerang yang berlari di belakang garis pertahanan Inggris. Hingga peluit akhir, Lo Celso mencatatkan dua key pass, tiga dribel sukses, dan satu tekel bersih tanpa melakukan pelanggaran berarti. Ia juga tidak menerima kartu kuning sepanjang pertandingan.
Spanduk Politik dan Reaksi Publik
Usai pertandingan, saat para pemain Argentina merayakan kemenangan di tengah lapangan, Lo Celso terlihat mengangkat spanduk bertuliskan pesan politik. Aksi ini sontak menjadi perbincangan. Federasi Sepak Bola Argentina belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Sejumlah pengamat menilai aksi itu berpotensi melanggar regulasi FIFA yang melarang pesan politik di area pertandingan.
"Kami fokus pada pertandingan. Segala hal di luar itu akan kami bicarakan internal," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers tanpa menyebut detail.
Lo Celso sendiri tidak memberikan komentar saat meninggalkan stadion. Ia hanya melambaikan tangan kepada suporter yang memadati tribun. Sepanjang turnamen, pemain berusia 30 tahun itu telah tampil dalam enam laga dengan total menit bermain mencapai 512 menit, menyumbang dua gol dan tiga assist.
Dampak ke Final dan Sorotan Regulasi
Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Brasil. Lo Celso diprediksi tetap menjadi pilihan utama di lini tengah. Namun, insiden spanduk politik bisa menjadi distraksi menjelang laga puncak. FIFA dijadwalkan menggelar rapat disiplin untuk memeriksa apakah aksi tersebut melanggar kode etik.
Dari sisi statistik, Argentina menunjukkan performa solid dengan clean sheet hanya sekali dalam lima laga terakhir. Lini tengah yang digalang Lo Celso menjadi kekuatan utama dengan rata-rata 55 persen penguasaan bola per pertandingan. Menjelang final, fokus tim harus tetap terjaga. Sepak bola memang tentang hasil di lapangan, tetapi aksi di luar lapangan bisa menjadi cerita tersendiri yang tak kalah panas.
Comments (0)