Liverpool Tekuk Chelsea 2-1 di Stamford Bridge Berkat Brace Salah
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Liverpool atas Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (4/10/2025), menutup laga pekan ketujuh Liga Inggris dengan dramatis. Mohamed Salah menjadi bintang pertunjukan lewat ...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Liverpool atas Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (4/10/2025), menutup laga pekan ketujuh Liga Inggris dengan dramatis. Mohamed Salah menjadi bintang pertunjukan lewat brace-nya, sementara The Blues harus takluk di hadapan para pendukung sendiri meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang 90 menit plus injury time.
Pertandingan yang mempertemukan dua starting XI penuh bintang ini langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak wasit meniup peluit panjang. Manajer Chelsea, Enzo Maresca, menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Nicolas Jackson sebagai ujung tombak, sementara Arne Slot membalas dengan formasi 4-3-3 andalan Liverpool yang membuat lini tengah The Reds selalu lebih padat dalam setiap transisi serangan balik.
Dominasi The Reds di Babak Pertama
Menit ke-23, Liverpool berhasil membuka skor melalui Mohamed Salah yang meneruskan umpan tarik Luis Diaz dari sisi kiri. Reece James yang seharusnya mengawal pergerakan Cody Gakpo di sayap, harus sedikit melorot ke tengah membantu pertahanan Chelsea yang kewalahan oleh tekanan high press Liverpool. Ruang itu dimanfaatkan Diaz untuk melepaskan assist mendatar yang disambut Salah dengan tendangan first time ke sudut bawah gawang Robert Sanchez. Penguasaan bola di 15 menit awal menyentuh angka 58% untuk Liverpool dengan tiga shots on target berbahaya.
Chelsea tak tinggal diam. Menit ke-41, Nicolas Jackson menyamakan kedudukan 1-1 setelah menerima umpan manis Cole Palmer dari belakang lini pertahanan Liverpool. Jackson yang berhasil lolos dari jebakan offside — setelah dicek VAR selama dua menit — melepaskan tendangan kaki kanan yang tak bisa dihalau Alisson Becker. Skor imbang bertahan hingga jeda, meski Liverpool sempat mengancam lewat tendangan jarak jauh Trent Alexander-Arnold di menit ke-45 yang masih membentur mistar gawang.
Taktik Slot dan Maresca Bersinggungan di Babak Kedua
Masuk babak kedua, Maresca melakukan penyesuaian taktis dengan memasukkan Romeo Lavia untuk mempertebal lini tengah guna mengurangi dominasi passing Liverpool. Namun, justru tim tamu yang kembali unggul di menit ke-67. Alexander-Arnold mengirimkan crossing akurat dari sisi kanan yang ditanduk Salah untuk brace-nya di laga ini. Bek Chelsea, Levi Colwill, kalah duel udara dalam situasi set piece tersebut, memperlihatkan kelemahan pertahanan bola mati tuan rumah yang belum teratasi secara taktis.
Chelsea kemudian menaikkan intensitas serangan. Menit ke-74, Noni Madueke yang masuk sebagai pemain pengganti melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti, namun Alisson melakukan penyelamatan spektakuler. Dua menit berselang, Jackson kembali mendapat peluang emas usai menerobos pertahanan Liverpool, tetapi tendangannya dari sudut sempit masih melambung di atas mistar. Penguasaan bola di babak kedua lebih seimbang, namun shots on target Chelsea hanya tercatat empat kali sepanjang pertandingan, kontras dengan enam percobaan akurat milik Liverpool.
Kartu kuning keluar untuk Reece James di menit ke-82 setelah melakukan tackle keras terhadap Gakpo yang berhasil melewatinya dalam sebuah serangan balik cepat. Wasit juga sempat memeriksa monitor VAR pada menit ke-88 terkait dugaan handball Alexis Mac Allister di kotak penalti, namun keputusan akhirnya tidak ada penalti karena bola terlebih dahulu mengenai dada sang pemain sebelum menyentuh lengan.
Statistik dan Analisis Individual
Dari data akhir pertandingan, penguasaan bola Liverpool sedikit lebih unggul di angka 53% berbanding 47% milik Chelsea. The Reds juga lebih tajam dengan enam shots on target dari total 14 tembakan, sementara The Blues mengemas empat shots on target dari 11 percobaan. Clean sheet kembali lolos dari tangan Alisson Becker, namun kontribusi brace Salah plus satu assist Alexander-Arnold menjadi pembeda krusial dalam perebutan tiga poin ini.
"Kami mengontrol ritme di babak pertama, tapi Chelsea punya kualitas untuk membuat comeback. Yang penting adalah bagaimana tim merespons tekanan setelah mereka menyamakan skor, dan anak-anak menunjukkan karakter juara," ujar Arne Slot dalam konferensi pers pasca laga.
Di sisi lain, Enzo Maresca terlihat frustrasi meski tetap memberikan apresiasi pada performa para pemainnya. "Kami kebobolan dari situasi set piece yang seharusnya bisa diantisipasi lebih baik. Di level ini, satu momen kecil bisa menghukummu, dan itulah yang terjadi malam ini," tutur pelatih asal Italia tersebut.
Laga ini sekaligus mempertegas rekor buruk Chelsea di kandang sendiri melawan tim papan atas musim ini. Sementara Liverpool, dengan kemenangan 2-1 ini, memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga Inggris. Duel antara James dan Gakpo yang sempat menjadi sorotan di awal pertandingan akhirnya dimenangi oleh bek senior Chelsea dalam beberapa adu fisik, namun kontribusi final Gakpo dalam membuka ruang untuk Salah membuktikan bahwa taktik Slot lebih efektif secara kolektif di malam yang dingin di London barat.
Comments (0)