Oct 12, 2026
Olahraga

Kualifikasi Moto3 Mandalika: Uriarte Rebut Pole, Veda Ega Ketujuh

Pole position akhirnya jatuh ke tangan Brian Uriarte. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 36,861 detik dalam sesi kualifikasi Moto3 Indonesia di Sirkuit Mandalika, menutup...

Kualifikasi Moto3 Mandalika: Uriarte Rebut Pole, Veda Ega Ketujuh

Pole position akhirnya jatuh ke tangan Brian Uriarte. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 36,861 detik dalam sesi kualifikasi Moto3 Indonesia di Sirkuit Mandalika, menutup persaingan ketat di barisan depan grid.

Sesi kualifikasi berlangsung dramatis sejak menit-menit awal. Beberapa pembalap sempat mencatatkan waktu terbaik secara bergantian, sebelum Uriarte melepaskan putaran sempurna di akhir sesi. Catatan waktunya tidak terkejar oleh rival-rival terdekat, memastikan dirinya start dari posisi terdepan.

Dominasi Red Bull KTM Ajo di Barisan Depan

Uriarte tampil konsisten sepanjang sesi. Pada percobaan pertama, ia sudah menempatkan diri di kelompok depan dengan catatan waktu di bawah 1 menit 37 detik. Memasuki sepuluh menit terakhir, ia meningkatkan tempo di sektor ketiga dan keempat — bagian lintasan yang memang menjadi kunci di Mandalika karena kombinasi tikungan cepat dan pengereman tajam.

Formasi starting XI tidak berlaku di dunia balap, tetapi susunan barisan depan grid terbentuk jelas. Uriarte mengunci pole, sementara pembalap-pembalap lain harus puas mengantre di belakangnya. Selisih waktu antar pembalap di lima besar sangat tipis, menunjukkan betapa kompetitifnya kelas Moto3 musim ini.

Yang menarik, putaran cepat Uriarte tidak lepas dari strategi tim. Red Bull KTM Ajo memilih menempatkan pembalapnya di slipstream yang tepat pada saat yang tepat, memanfaatkan trafik di lintasan untuk memaksimalkan kecepatan di lintasan lurus utama. Taktik ini terbukti efektif dan menjadi pembeda di sesi kualifikasi kali ini.

Veda Ega Pratama Finis Ketujuh, Modal Berharga di Kandang

Sorotan publik tuan rumah tertuju pada Veda Ega Pratama. Pembalap muda Indonesia itu berhasil menembus sepuluh besar dengan menempati posisi ketujuh. Hasil ini terbilang solid mengingat level persaingan di Moto3 sangat rapat, di mana selisih sepersekian detik bisa mengubah posisi secara drastis.

Veda tampil agresif sejak awal sesi. Ia sempat berada di posisi lima besar pada pertengahan kualifikasi, sebelum beberapa pembalap lain memperbaiki catatan waktu mereka di menit-menit akhir. Meski gagal mempertahankan posisi tersebut, start dari baris ketiga tetap memberi peluang bagus untuk bersaing memperebutkan posisi podium pada balapan nanti.

Dari sisi statistik, catatan waktu Veda berada di rentang 1 menit 37 detik, hanya terpaut beberapa persepuluh detik dari barisan terdepan. Ini menunjukkan bahwa kecepatan satu putarannya kompetitif. Yang menjadi pekerjaan rumah adalah konsistensi pada balapan panjang, terutama dalam mengelola ban dan menghadapi tekanan dari pembalap di belakangnya.

Analisis Sektor dan Peluang Balapan

Sirkuit Mandalika dikenal dengan karakter tikungan yang menuntut keseimbangan motor. Sektor pertama membutuhkan akselerasi kuat keluar dari tikungan, sementara sektor ketiga dan keempat lebih menekankan stabilitas saat pengereman. Pembalap yang mampu menjaga kecepatan di sektor akhir biasanya keluar sebagai yang tercepat — dan itulah yang berhasil dilakukan Uriarte.

Untuk balapan, start dari pole position di Moto3 bukan jaminan kemenangan. Kelas ini terkenal dengan rombongan besar pembalap yang saling beradu slipstream, sehingga posisi di grid bisa berubah cepat dalam beberapa lap pertama. Penguasaan bola tidak relevan di sini, tetapi penguasaan posisi di tikungan pertama akan sangat menentukan.

Yang perlu dicermati, kondisi ban dan suhu lintasan di Mandalika bisa berubah drastis antara sesi kualifikasi dan balapan. Tim yang mampu membaca kondisi ini lebih cepat akan diuntungkan. Bagi Veda, start dari posisi ketujuh justru bisa menjadi keuntungan tersendiri karena ia bisa mengamati dinamika di depannya sebelum menyerang.

"Kami sudah menyiapkan motor dengan setelan yang cocok untuk balapan. Kualifikasi ini hanya langkah awal," ujar salah satu insinyur tim di paddock, tanpa menyebut nama.

Dengan pole position di tangan Uriarte dan posisi ketujuh untuk Veda, balapan Moto3 Indonesia diprediksi berlangsung sengit. Selisih waktu yang tipis antar pembalap membuat setiap kesalahan kecil bisa berbuah mahal. Start bersih, manajemen ban yang baik, dan keberanian mengambil garis di tikungan akan menjadi faktor penentu siapa yang keluar sebagai pemenang.

Bagi para penggemar di tribun Mandalika, sesi kualifikasi ini sudah menyajikan gambaran jelas: persaingan di Moto3 musim ini berjalan sangat ketat. Pole position Uriarte adalah hasil kerja keras, tetapi balapan sesungguhnya baru akan dimulai. Dan Veda Ega Pratama masih menyimpan peluang untuk membuat kejutan di hadapan pendukungnya sendiri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User