Oct 13, 2026
Olahraga

Kartu Merah Vinicius Junior Guncang Bernabeu di Laga Real Madrid vs Villarreal

Skor akhir 1-1 antara Real Madrid dan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (11/10/2026) dini hari WIB, ternodai insiden kartu merah yang diterima pen...

Kartu Merah Vinicius Junior Guncang Bernabeu di Laga Real Madrid vs Villarreal

Skor akhir 1-1 antara Real Madrid dan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (11/10/2026) dini hari WIB, ternodai insiden kartu merah yang diterima penyerang sayap Real Madrid, Vinicius Junior. Wasit Isidro Escuderos tidak ragu mengacungkan kartu merah langsung kepada pemain asal Brasil tersebut, memaksa Los Blancos bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-64. Insiden ini langsung menjadi momen kunci pertandingan yang sebelumnya berjalan sengit dengan tempo tinggi.

Jalannya Pertandingan: Duel Tak Seimbang Sejak Awal

Sejak peluit kick-off, Real Madrid yang dilatih Carlo Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3. Vinicius Junior diplot sebagai penyerang sayap kiri, mendampingi Kylian Mbappe dan Rodrygo di lini depan. Di kubu Villarreal, pelatih Marcelino Garcia Toral memilih formasi 4-4-2 dengan mengandalkan disiplin blok pertahanan menengah dan serangan balik cepat.

Menit ke-12, Villarreal mengejutkan publik tuan rumah. Umpan terobosan Alexander Sorloth diselesaikan Gerard Moreno dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Bola sempat membentur tiang gawang sebelum masuk. Skor 0-1. Statistik mencatat Villarreal hanya memiliki penguasaan bola 38 persen pada babak pertama, tetapi efektif dengan dua shots on target dari tiga percobaan.

Menit ke-23, Real Madrid merespons. Mbappe melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Diego Conde. Vinicius Junior beberapa kali melakukan dribel menusuk dari sisi kiri, memaksa bek kanan Villarreal, Kiko Femenia, melakukan pelanggaran. Kartu kuning pertama laga ini keluar pada menit ke-31 untuk Femenia.

Gol penyama kedudukan akhirnya hadir menit ke-45+2. Umpan silang Jude Bellingham dari sisi kanan disundul Vinicius Junior, tetapi bola mengenai tangan bek Villarreal di dalam kotak penalti. Wasit Escuderos menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR. Mbappe sebagai eksekutor tidak melakukan kesalahan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Penguasaan bola babak pertama: Real Madrid 62 persen, Villarreal 38 persen.

Momen Kontroversial Menit ke-64

Babak kedua berjalan lebih keras. Menit ke-58, Vinicius melakukan pelanggaran terhadap Dani Parejo di tengah lapangan dan menerima kartu kuning. Hanya enam menit berselang, ia kembali terlibat duel dengan Femenia. Wasit menilai Vinicius melakukan tindakan tidak sportif berupa dorongan terbuka di luar permainan bola.

Menit ke-64, kartu merah kedua langsung dikeluarkan Escuderos. Vinicius sempat memprotes keras, menunjuk layar VAR, namun wasit tetap pada keputusannya. Real Madrid harus bermain dengan sepuluh pemain selama 26 menit tersisa plus injury time. Statistik menunjukkan sebelum kartu merah, Vinicius mencatat dua shots on target, empat dribel sukses, dan satu assist. Setelah pengusiran, Real Madrid hanya mampu melepaskan satu shots on target tambahan, sementara Villarreal meningkat menjadi 40 persen penguasaan bola dan tiga peluang emas.

Ancelotti melakukan rotasi darurat: Luka Modric masuk menggantikan Rodrygo untuk menambah keseimbangan lini tengah. Namun, Villarreal nyaris mencuri kemenangan lewat sundulan Raul Albiol menit ke-89 yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang Thibaut Courtois. Hingga peluit panjang, skor tetap 1-1.

Analisis Statistik dan Reaksi Pasca Laga

Data akhir pertandingan: Real Madrid mencatat penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen milik Villarreal. Shots on target tuan rumah lima, tamu empat. Kartu kuning tercipta tujuh kali (Real Madrid empat, Villarreal tiga), ditambah satu kartu merah untuk Vinicius. Clean sheet gagal diraih kedua tim.

“Kartu merah selalu mengubah pertandingan. Kami kehilangan pemain penting, tetapi tim menunjukkan karakter. Kami harus menerima keputusan wasit dan fokus ke laga berikutnya,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Sementara itu, pelatih Villarreal, Marcelino, menilai hasil imbang ini sebagai modal berharga. “Bermain di Bernabeu dengan tekanan seperti ini dan membawa pulang satu poin adalah pencapaian besar. Kami tahu mereka akan kehilangan disiplin, dan kami memanfaatkannya,” katanya.

Kartu merah ini menambah catatan disiplin buruk Vinicius musim ini. Dalam beberapa pertandingan terakhir, ia kerap terlibat konfrontasi dengan bek lawan. Real Madrid dipastikan kehilangan jasanya pada laga lanjutan Liga Spanyol pekan depan. Pertanyaan besar kini muncul: apakah Ancelotti akan mengubah formasi 4-3-3 menjadi 4-4-2 tanpa Vinicius, atau memberi kesempatan kepada pemain muda? Yang jelas, insiden menit ke-64 di Bernabeu akan menjadi bahan analisis panjang bagi staf pelatih dan penggemar. Skor akhir 1-1, tetapi sorotan utama malam itu bukan gol penyama, melainkan kartu merah yang mengubah peta pertandingan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User