Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda

Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak 31 Desember 2024, menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Utara. P

Imam Sugianto: Profil dan Kinerja Kapolda

Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak 31 Desember 2024, menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Utara. Putra kelahiran Magetan, 17 Juni 1971 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1993. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di institusi Polri, ia dipercaya memimpin salah satu polda tipe A terbesar di Indonesia yang membawahi 38 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 41 juta jiwa.

Profil dan Latar Belakang

Imam Sugianto mengawali karier kepolisian sebagai perwira pertama di lingkungan Polres Kepulauan Riau. Jenjang pangkat terus menanjak seiring penempatannya di berbagai posisi strategis, terutama di bidang reserse dan humas. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat. Kemampuan reserse yang mumpuni membawanya ke kursi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2018.

Puncak karier mulai terlihat ketika Imam Sugianto dilantik menjadi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri pada 2019, posisi yang menuntut ketanggapan dalam mengelola komunikasi publik institusi. Selanjutnya, ia didapuk sebagai Wakapolda Metro Jaya (2020–2021) sebelum mendapat kepercayaan memimpin Polda Riau sebagai Kapolda pada September 2021. Di Riau, ia menunjukkan ketegasan dalam memberantas kejahatan lintas negara, pembalakan liar, dan kebakaran hutan yang kerap menghantui provinsi tersebut.

Kinerja dan Kasus Besar

Selama menjabat Kapolda Riau, Imam Sugianto mengungkap sejumlah kasus besar, di antaranya penyelundupan narkotika jaringan internasional sebanyak 120 kilogram sabu, pembongkaran praktik penambangan pasir timah ilegal di perairan Bengkalis, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kabut asap lintas negara. Ia juga menginisiasi Operasi Bina Kusuma untuk menekan angka kriminalitas di wilayah perbatasan Riau-Sumatera Utara.

Di Jawa Timur, masa awal kepemimpinannya diuji dengan pengamanan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung aman di 38 kabupaten/kota. Imam Sugianto menerapkan strategi pengamanan partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda. Salah satu gebrakan pertamanya adalah membentuk Satgas Khusus Pemberantasan Kejahatan Jalanan yang berhasil menurunkan angka kejahatan jalanan di Surabaya dan sekitarnya sebesar 17 persen dalam dua bulan pertama. Ia juga melanjutkan penguatan program “Jatim Berintegritas” untuk mengawal pelayanan publik berbasis digital di jajaran polres.

Tantangan dan Kontroversi

Menahkodai Polda Jawa Timur yang pernah diguncang kasus narkoba bekas Kapolda Teddy Minahasa menjadi tantangan tersendiri. Imam Sugianto dihadapkan pada pekerjaan rumah memulihkan kepercayaan publik. Ia merespons dengan memperketat pengawasan internal melalui Inspektorat Pengawasan Daerah dan membuka kanal pengaduan masyarakat secara masif. Langkah ini mendapat apresiasi meski sebagian kalangan menilai masih butuh waktu untuk menilai konsistensinya.

Selain itu, potensi gesekan dengan ormas besar dan dinamika politik lokal di Jawa Timur menuntut pendekatan yang seimbang antara penegakan hukum tanpa pandang bulu dan pemeliharaan keamanan. Sejauh ini, Imam Sugianto belum mencatat kontroversi pribadi yang signifikan; hanya kritik minor terkait lambannya proses hukum beberapa laporan pencemaran nama baik yang melibatkan figur publik. Publik Jawa Timur menantikan gebrakan lanjutan dari perwira tinggi yang dikenal rendah hati namun tegas ini dalam menjawab kompleksitas keamanan regional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User